Syam dan Persia sebelum Kekuasaan Islam: Kisah Romawi Membayar Upeti kepada Al-Munzir
Minggu, 07 Januari 2024 - 18:13 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kisah Umar bin Khattab Ditikam Abu Lu'lu'ah Orang Kafir Persia
Sementara perang antara keduanya masih berkecamuk, suatu hari ia mengirim pasukan sebagai utusan yang terdiri dari 100 orang bersama putrinya yang masih gadis Halimah untuk bertemu dengan raja Hirah itu dan melaporkan bahwa raja Gassan bersedia tunduk kepadanya.
Salah seorang dari mereka menggunakan kesempatan ini dengan menyergap Munzir dan membunuhnya. Ketika itu tentara Irak jadi panik. Tetapi pasukan Haris segera menyerang dan membuat mereka porak-poranda. Peristiwa itulah yang kemudian disebut "Peristiwa Halimah".
Orang-orang Arab yang tinggal di pedalaman Syam dan sekitarnya yang berdekatan dengan Irak dan Syam waktu itu sedang berada di puncak kejayaannya. Kejayaan demikian dengan segala keagungannya itu tampak dalam sastra jahiliah.
Nama Munzir inilah yang dihubungkan dengan "hari bahagia dan hari sial". Dialah yang membunuh Ubaid al-Abras pada hari sialnya, dan dia pula yang ada hubungannya dengan cerita Syarik bin Amr.
Banyak penyair Semenanjung yang mengunjunginya. Haris ini sezaman dengan penyair an-Nabigah az-Zubyani dan Alqamah al- Fahl.
Baca juga: Kisah Penolakan Ali Bin Abu Thalib Tatkala Abu Bakar Dilantik Jadi Khalifah
Sementara perang antara keduanya masih berkecamuk, suatu hari ia mengirim pasukan sebagai utusan yang terdiri dari 100 orang bersama putrinya yang masih gadis Halimah untuk bertemu dengan raja Hirah itu dan melaporkan bahwa raja Gassan bersedia tunduk kepadanya.
Salah seorang dari mereka menggunakan kesempatan ini dengan menyergap Munzir dan membunuhnya. Ketika itu tentara Irak jadi panik. Tetapi pasukan Haris segera menyerang dan membuat mereka porak-poranda. Peristiwa itulah yang kemudian disebut "Peristiwa Halimah".
Orang-orang Arab yang tinggal di pedalaman Syam dan sekitarnya yang berdekatan dengan Irak dan Syam waktu itu sedang berada di puncak kejayaannya. Kejayaan demikian dengan segala keagungannya itu tampak dalam sastra jahiliah.
Nama Munzir inilah yang dihubungkan dengan "hari bahagia dan hari sial". Dialah yang membunuh Ubaid al-Abras pada hari sialnya, dan dia pula yang ada hubungannya dengan cerita Syarik bin Amr.
Banyak penyair Semenanjung yang mengunjunginya. Haris ini sezaman dengan penyair an-Nabigah az-Zubyani dan Alqamah al- Fahl.
Baca juga: Kisah Penolakan Ali Bin Abu Thalib Tatkala Abu Bakar Dilantik Jadi Khalifah
(mhy)
Lihat Juga :