Pembebasan Irak: Kisah Daerah-Daerah di Dekat Hirah di Bawah Pemerintahan Islam

Jum'at, 19 Januari 2024 - 17:56 WIB
loading...
Pembebasan Irak: Kisah...
Kekuasan Khalid sampai ke pantai Tigris, dan petugas-petugasnya memungut jizyah di daerah-daerah yang berada di antara Teluk Persia. Ilustrasi: Ist
A A A
Pemerintahan Islam yang dipimpin Khalid bin Walid di Hirah, Irak, sangat melindungi petani dan rakyatnya. Jauh lebih baik dibanding berada di bawah Persia . Hal ini membuat daerag-daerah Persia yang berdekatan dengan Hiran memilih di bawah Khalid.

Muhammad Husain Haekal dalam bukunya berjudul "Abu Bakr As-Siddiq" yang diterjemahkan dari bahasa Arab oleh Ali Audah (PT Pustaka Litera AntarNusa, 1987) menceritakan yang pertama sekali mengajak damai ialah Suluba bin Nastuna penguasa Quss al-Maqatif di bilangan Banqia dan Basma.

Kemudian dibuat persetujuan mengenai jizyah dan perlindungan dengan pembayaran 10 ribu dinar setiap tahun; yang mampu disesuaikan dengan kemampuann dan yang tak mampu disesuaikan dengan ketidakmampuannya.

Baca juga: Pembebasan Irak: Kisah Penduduk Hirah Setuju dengan Jizyah

Persetujuan ini ditutup dengan kata-kata berikut yang ditujukan kepada Suluba: "Engkau sudah menjadi pemimpin kaummu dan kaummu sudah setuju dengan engkau, dan aku dengan kaum Muslimin pasukanku setuju."

Pejabat-pejabat (dahaqin, para dihkan) lain selain Suluba yang berada di sekitar Falahij dengan Hormuzgerd juga cepat-cepat mengadakan persetujuan dengan Khalid dengan membayar dua ribu (dinar).

Dengan demikian kekuasan Khalid sampai ke pantai Tigris, dan petugas-petugasnya memungut jizyah di daerah-daerah yang berada di antara Teluk Persia di selatan dan Hirah di utara dengan perbatasan negeri Arab di barat sampai ke Tigris di sebelah timur.

Khalid membentuk korps-korps militer dengan perbentengan yang kuat sekali untuk mencegah adanya serangan musuh. Di mana pun mereka berada harus memperlihatkan kewibawaan Islam di mata penduduk.

Pembagian satuan-satuan di daerah-daerah ini pengaruhnya sangat menentukan dalam menumpas setiap rencana pengacauan, dan menanamkan kewibawaan pasukan Muslimin yang benar-benar tangguh.

Baca juga: Al-Musanna Pahlawan Asal Bahrain Pelopor Pembebasan Irak
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Benarkah Islam Agama...
Benarkah Islam Agama Perang? Simak Sejarah Turunnya Perintah Berperang dalam Al-Qur'an
Sejarah Kiswah Kakbah:...
Sejarah Kiswah Kakbah: Dari Beragam Warna hingga Hitam yang Mendunia
Dibangun Lebih dari...
Dibangun Lebih dari Rp1.500 Triliun! 20 Fakta Menakjubkan Masjidil Haram
Jejak Para Singa Allah:...
Jejak Para Singa Allah: Deretan Panglima Perang Terhebat dalam Sejarah Islam
Asbabun Nuzul Surat...
Asbabun Nuzul Surat Ar Rum Ayat 1-2 : Perang Besar Bangsa Romawi vs Bangsa Persia
Kisah Sahabat Nabi dari...
Kisah Sahabat Nabi dari Iran : Salman Al Farisi Sempat Menjadi Penjaga Api Agama Majusi
Rekomendasi
NASA Klaim Sisa-sisa...
NASA Klaim Sisa-sisa Banjir Besar Zaman Nabi Nuh dapat Dilihat dari Antariksa
Cari Tahu Pemicu Musnahnya...
Cari Tahu Pemicu Musnahnya Dinosaurus, Tanda-tanda Kiamat Ditemukan di Dasar Laut
Penemuan Terbesar: Manasik...
Penemuan Terbesar: Manasik Haji
Artikel Terkini
Kisah Qarun dalam Al-Quran:...
Kisah Qarun dalam Al-Qur'an: Dari Orang Saleh Menjadi Binasa karena Harta
7 Ayat Al-Quran tentang...
7 Ayat Al-Quran tentang Kekayaan, Panduan Mencari dan Mengelola Harta Halal
Bahaya Harta : Ketika...
Bahaya Harta : Ketika Kekayaan Membuat Manusia Lalai dan Durhaka
Kapan Harta Menjadi...
Kapan Harta Menjadi Tercela? Ini Sikap yang Menyebabkannya
Pandangan Islam tentang...
Pandangan Islam tentang Harta: Benarkah Kaya Lebih Baik daripada Miskin?
Solusi Pemberantasan...
Solusi Pemberantasan Korupsi Menurut Islam: Dimulai dari Reformasi Individu dan Sosial
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved