Perempuan yang Memiliki Dua Wajah dan Dua Lisan
Rabu, 12 Agustus 2020 - 09:40 WIB
loading...
A
A
A
Masih dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu diriwayatkan bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لاَ يَنْبَغِي لِذِي الْوَجْهَيْنِ أَنْ يَكُونَ أَمِينًا
"Tidak selayaknya orang yang memiliki dua wajah menjadi orang yang dipercaya" (Shahih al-Adab al-Mufrad)
Begitu pula setan akan menggoda dan membujuknya bahwa dia belum berbuat apa-apa kepada mereka kecuali setelah mencela mereka. Sehingga hal ini dijadikan sebagai jalan sepanjang hidupnya. Yaitu dengan dua wajah dan dua lisan. Dia memakan daging-daging manusia dengan celaan dan kedustaan untuk memakan potongan-potongan hidangan dan menjadikannya sebagai kebiasaan.
Dari Mustaurid radhiyallahu'anhu diriwayatkan bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ أَكَلَ بِرَجُلٍ مُسْلِمٍ أَكْلَةً فَإِنَّ اللَّهَ يُطْعِمُهُ مِثْلَهَا مِنْ جَهَنَّمَ وَمَنْ كُسِىَ ثَوْبًا بِرَجُلٍ مُسْلِمٍ فَإِنَّ اللَّهَ يَكْسُوهُ مِثْلَهُ مِنْ جَهَنَّمَ وَمَنْ قَامَ بِرَجُلٍ مَقَامَ سُمْعَةٍ وَرِيَاءٍ فَإِنَّ اللَّهَ يَقُومُ بِهِ مَقَامَ سُمْعَةٍ وَرِيَاءٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
"Barangsiapa memakan satu suap saja hak seorang muslim, maka Allah akan memberinya makan yang semisal dari Neraka Jahanam. Barangsiapa memakai satu pakaian saja milik seorang muslim, maka Allah akan memberinya pakaian dari Neraka Jahanam. Dan barangsiapa berdiri di depan seorang muslim dengan riya’ dan sum’ah (sejenis riya’), maka Allah akan mendirikannya pula dengan riya’ dan sum’ah pada hari Kiamat kelak (Shahih Sunan Abi Dawud) (Baca juga : Pengumbar Aurat, Sangat Disukai Makhluk Gaib )
Wallahu A’lam
لاَ يَنْبَغِي لِذِي الْوَجْهَيْنِ أَنْ يَكُونَ أَمِينًا
"Tidak selayaknya orang yang memiliki dua wajah menjadi orang yang dipercaya" (Shahih al-Adab al-Mufrad)
Begitu pula setan akan menggoda dan membujuknya bahwa dia belum berbuat apa-apa kepada mereka kecuali setelah mencela mereka. Sehingga hal ini dijadikan sebagai jalan sepanjang hidupnya. Yaitu dengan dua wajah dan dua lisan. Dia memakan daging-daging manusia dengan celaan dan kedustaan untuk memakan potongan-potongan hidangan dan menjadikannya sebagai kebiasaan.
Dari Mustaurid radhiyallahu'anhu diriwayatkan bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ أَكَلَ بِرَجُلٍ مُسْلِمٍ أَكْلَةً فَإِنَّ اللَّهَ يُطْعِمُهُ مِثْلَهَا مِنْ جَهَنَّمَ وَمَنْ كُسِىَ ثَوْبًا بِرَجُلٍ مُسْلِمٍ فَإِنَّ اللَّهَ يَكْسُوهُ مِثْلَهُ مِنْ جَهَنَّمَ وَمَنْ قَامَ بِرَجُلٍ مَقَامَ سُمْعَةٍ وَرِيَاءٍ فَإِنَّ اللَّهَ يَقُومُ بِهِ مَقَامَ سُمْعَةٍ وَرِيَاءٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
"Barangsiapa memakan satu suap saja hak seorang muslim, maka Allah akan memberinya makan yang semisal dari Neraka Jahanam. Barangsiapa memakai satu pakaian saja milik seorang muslim, maka Allah akan memberinya pakaian dari Neraka Jahanam. Dan barangsiapa berdiri di depan seorang muslim dengan riya’ dan sum’ah (sejenis riya’), maka Allah akan mendirikannya pula dengan riya’ dan sum’ah pada hari Kiamat kelak (Shahih Sunan Abi Dawud) (Baca juga : Pengumbar Aurat, Sangat Disukai Makhluk Gaib )
Wallahu A’lam
(wid)
Lihat Juga :