Genosida Israel di Gaza: 50.000 Ibu Hamil Menjadi Korban

Kamis, 25 Januari 2024 - 16:06 WIB
loading...
A A A
Tingkat keguguran di kalangan perempuan di Jalur Gaza telah meroket sebesar 300% sejak dimulainya perang dan genosida pada tanggal 7 Oktober, kata Nour Beydoun, penasihat regional CARE untuk perlindungan dan gender dalam keadaan darurat seperti dikutip PressTV.

Beydoun mengatakan bahwa CARE telah mendengar tentang “penurunan berat badan yang signifikan” di kalangan wanita hamil “karena terbatasnya akses terhadap makanan, terhadap nutrisi yang tepat,” yang mengakibatkan “kesehatan pribadi yang buruk dan juga buruknya kesehatan janin dan bayi baru lahir.”

Menurut Beydoun, banyak ibu hamil yang harus berjalan kaki ke rumah sakit atau puskesmas, namun mereka ditolak karena keterbatasan kapasitas.

Badan-badan bantuan PBB juga memperingatkan bahwa dampak psikologis dari perang ini juga mempunyai konsekuensi langsung – dan terkadang mematikan – terhadap kesehatan reproduksi, termasuk peningkatan keguguran, bayi lahir mati, dan kelahiran prematur yang disebabkan oleh stres.

Ammal Awadallah, direktur eksekutif Asosiasi Keluarga Berencana dan Perlindungan Palestina, seperti dikutip oleh Izebel, bahwa banyak perempuan di Gaza berisiko melahirkan dalam “kondisi yang tidak aman” dan ditempatkan dalam situasi di mana mereka melahirkan di tenda, dan shelter.

Baca juga: Genosida Israel: Sinyal Runtuhnya Kekuasaan Presiden Mesir Al-Sisi

Awadallah menjelaskan bahwa banyak operasi caesar dan kelahiran “dilakukan tanpa perlengkapan medis dasar atau anestesi dan tanpa perawatan pascakelahiran,” dan hanya sedikit yang bisa menemui dokter setelah melahirkan.

“Wanita hamil hanya diperbolehkan masuk ketika dilatasi penuh dan dipulangkan dalam beberapa jam setelah melahirkan, karena fasilitas yang penuh sesak dan sumber daya yang sangat terbatas,” kata Awadallah.

Kondisi di tempat penampungan darurat yang terlalu padat jauh dari ideal dan hal ini juga memperparah situasi yang sudah mengerikan, namun menurut Awadallah banyak orang “tidak punya pilihan selain tinggal di tempat penampungan yang penuh sesak,” dan “sangat rentan terhadap infeksi,” yang mana meningkatkan risiko kematian ibu.

Sebelum perang dimulai pada tanggal 7 Oktober, kekurangan gizi sudah tinggi di kalangan perempuan hamil di Gaza, yang berpotensi menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa saat melahirkan, berdampak pada kelangsungan hidup anak dan menyebabkan berat badan lahir rendah, kurus, gagal tumbuh dan keterlambatan perkembangan.

Setelah meletusnya perang dan blokade yang dilakukan oleh rezim Israel, akses terhadap makanan dan air menjadi hampir nol. Wanita hamil di Gaza kini berjuang untuk memberi makan dan merawat janin mereka di tengah meningkatnya kelangkaan pangan, meningkatnya risiko kekurangan gizi, penyakit, dan kematian.

UNFPA, Badan Kesehatan Seksual dan Reproduksi PBB, memperkirakan bahwa 45.000 wanita hamil dan 68.000 wanita menyusui di Gaza tidak memiliki cukup makanan, sehingga menempatkan mereka pada risiko lebih tinggi terkena pre-eklamsia, pendarahan, atau bahkan kematian.

Baca juga: Genosida Israel: Ketika Perlawanan Tumbuh di Bumi yang Hangus
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Tadabur Surat Al Maidah...
Tadabur Surat Al Maidah Ayat 21 : Perintah untuk Membela Palestina
Al-Quran Menegaskan...
Al-Quran Menegaskan Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil
Rekomendasi
Dua Gunung Berapi Besar...
Dua Gunung Berapi Besar Diprediksi Akan Meletus pada 2025
5 Tanda Kiamat dari...
5 Tanda Kiamat dari Bawah Tanah, Nomor 1 dan 3 Sudah Terjadi di Indonesia
Dasar Laut Ambles, Lubang...
Dasar Laut Ambles, Lubang Gravitasi Berdiameter Besar Ditemukan di Samudra Hindia
Artikel Terkini
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Kisah Tobat Nabi Adam...
Kisah Tobat Nabi Adam Diterima Allah pada 10 Muharram, Setelah 300 Tahun Memohon Ampunan
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Infografis
Ibu Emir Qatar Tampar...
Ibu Emir Qatar Tampar Dunia karena Diam Lihat Genosida Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved