Pendapat Ulama terkait Hadis Turunnya Isa bin Maryam Menjelang Kiamat
Jum'at, 26 Januari 2024 - 10:39 WIB
loading...
Ihwal turunnya Nabi ‘Isa Alaihissalamdi akhir zaman merupakan perkara yang disepakati oleh kaum muslimin. Ilustrasi: Ist
A
A
A
Dr Yusuf bin Abdillah bin Yusuf al-Wabil dalam kitab Asyraathus Saa’ah mengungkapkan pendapat sejumlah ulama terkait akan turunnya Isa bin Maryam menjelang akhir zaman.
Salah satunya adalah pendapat Ibnu Jarir ath-Thabari. Setelah mengungkapkan perbedaan pendapat tentang makna wafatnya Isa, ath-Thabari dalam Tafsiir ath-Thabari berkata:
“Dan pendapat yang paling benar menurut kami adalah pendapat yang mengatakan, 'Maknanya bahwa Aku mengambil kamu dari bumi dan mengangkatnya kepada-Ku,' karena mutawatirnya beberapa kabar dari Rasulullah SAW bahwasanya beliau bersabda:
“Isa bin Maryam akan turun, lalu membunuh Dajjal.”
Kemudian setelahnya beliau menyebutkan beberapa hadis yang menjelaskan turunnya Isa as.
Baca juga: 3 Hadis Kisah Turunnya Nabi Isa Jelang Kiamat
Sedangkan Ibnu Katsir dalam Tafsiir Ibni Katsir mengatakan, “Telah diriwayatkan secara mutawatir beberapa hadis dari Rasulullah SAW bahwa beliau mengabarkan tentang turunnya Isa as sebelum hari Kiamat sebagai imam dan hakim yang adil.”
Kemudian beliau menyebutkan lebih dari 18 hadis tentang turunnya Isa as.
Selanjutnya Shiddiq Hasan Khan dalam Al-Idzaa’ah berkata, “Hadis-hadis tentang turunnya Isa as adalah banyak. Imam asy-Syaukani menyebutkan sebagiannya sebanyak 29 hadis, di antaranya ada yang sahih, hasan, dha’if dan munjabir, sebagaimana diungkapkan dalam hadis-hadis tentang Dajjal… dan di antaranya ada yang diungkapkan dalam hadis-hadis tentang al-Mahdi al-Muntazhar, ditambah lagi dengan beberapa atsar dari para Sahabat yang semuanya memiliki hukum marfu’ (dinisbatkan pada Nabi) karena tidak ada ruang ijtihad di dalamnya.”
Kemudian beliau menyebutkannya dan berkata, “Semua yang kami ungkapkan mencapai batasan mutawatir, sebagaimana hal ini tidak samar bagi orang yang dikaruniai pengetahuan yang luas.”
Baca juga: Turun Jelang Kiamat, Nabi Isa Akan Binasakan Babi
Al-Ghimari atau Abul Fadhl ‘Abdullah Muhammad ash-Shiddiq al-Ghimari dalam ‘Aqiidatu Ahlil Islaam fii Nuzuuli ‘Isa Alaihissalam berkata, “Dan telah benar pendapat yang mengatakan bahwa Isa as akan turun. Pendapat ini bukan hanya dari satu orang Sahabat, Tabi’in, Tabi’ut Tabi’in, juga para ulama dari berbagai madzhab sepanjang zaman sampai zaman sekarang ini.”
Beliau juga berkata, “Mutawatirnya hadis dalam masalah ini adalah sesuatu yang tidak diragukan, di mana tidak dibenarkan mengingkarinya kecuali orang-orang bodoh, seperti golongan al-Qadiyaniyyah dan orang yang sejalan dengan mereka. Sebab hadis-hadis tersebut dinukil oleh sejumlah orang dari sejumlah orang (sebelumnya), sehingga telah tetap dalam berbagai kitab Sunnah yang sampai kepada kita secara mutawatir, dari generasi ke generasi.”
Salah satunya adalah pendapat Ibnu Jarir ath-Thabari. Setelah mengungkapkan perbedaan pendapat tentang makna wafatnya Isa, ath-Thabari dalam Tafsiir ath-Thabari berkata:
“Dan pendapat yang paling benar menurut kami adalah pendapat yang mengatakan, 'Maknanya bahwa Aku mengambil kamu dari bumi dan mengangkatnya kepada-Ku,' karena mutawatirnya beberapa kabar dari Rasulullah SAW bahwasanya beliau bersabda:
يَنْزِلُ عِيْسَى بْنُ مَرْيَمَ فَيَقْتُلُ الدَّجَّالَ.
“Isa bin Maryam akan turun, lalu membunuh Dajjal.”
Kemudian setelahnya beliau menyebutkan beberapa hadis yang menjelaskan turunnya Isa as.
Baca juga: 3 Hadis Kisah Turunnya Nabi Isa Jelang Kiamat
Sedangkan Ibnu Katsir dalam Tafsiir Ibni Katsir mengatakan, “Telah diriwayatkan secara mutawatir beberapa hadis dari Rasulullah SAW bahwa beliau mengabarkan tentang turunnya Isa as sebelum hari Kiamat sebagai imam dan hakim yang adil.”
Kemudian beliau menyebutkan lebih dari 18 hadis tentang turunnya Isa as.
Selanjutnya Shiddiq Hasan Khan dalam Al-Idzaa’ah berkata, “Hadis-hadis tentang turunnya Isa as adalah banyak. Imam asy-Syaukani menyebutkan sebagiannya sebanyak 29 hadis, di antaranya ada yang sahih, hasan, dha’if dan munjabir, sebagaimana diungkapkan dalam hadis-hadis tentang Dajjal… dan di antaranya ada yang diungkapkan dalam hadis-hadis tentang al-Mahdi al-Muntazhar, ditambah lagi dengan beberapa atsar dari para Sahabat yang semuanya memiliki hukum marfu’ (dinisbatkan pada Nabi) karena tidak ada ruang ijtihad di dalamnya.”
Kemudian beliau menyebutkannya dan berkata, “Semua yang kami ungkapkan mencapai batasan mutawatir, sebagaimana hal ini tidak samar bagi orang yang dikaruniai pengetahuan yang luas.”
Baca juga: Turun Jelang Kiamat, Nabi Isa Akan Binasakan Babi
Al-Ghimari atau Abul Fadhl ‘Abdullah Muhammad ash-Shiddiq al-Ghimari dalam ‘Aqiidatu Ahlil Islaam fii Nuzuuli ‘Isa Alaihissalam berkata, “Dan telah benar pendapat yang mengatakan bahwa Isa as akan turun. Pendapat ini bukan hanya dari satu orang Sahabat, Tabi’in, Tabi’ut Tabi’in, juga para ulama dari berbagai madzhab sepanjang zaman sampai zaman sekarang ini.”
Beliau juga berkata, “Mutawatirnya hadis dalam masalah ini adalah sesuatu yang tidak diragukan, di mana tidak dibenarkan mengingkarinya kecuali orang-orang bodoh, seperti golongan al-Qadiyaniyyah dan orang yang sejalan dengan mereka. Sebab hadis-hadis tersebut dinukil oleh sejumlah orang dari sejumlah orang (sebelumnya), sehingga telah tetap dalam berbagai kitab Sunnah yang sampai kepada kita secara mutawatir, dari generasi ke generasi.”
Lihat Juga :