Al Ain di UEA, Ibu Kota Pariwisata Teluk: Bunga Mawar di Gurun Sahara
Jum'at, 09 Februari 2024 - 16:53 WIB
loading...
A
A
A
Miniatur Oasis adalah model skala Oasis Al Ain yang menggambarkan bagaimana dan mengapa dibangun. Di sini pengunjung dapat melihat distribusi air dari saluran irigasi aflaj dan benteng yang dibangun untuk perlindungan yang mengelilingi oasis.
Sistem Al Aflaj
![Al Ain di UEA, Ibu Kota Pariwisata Teluk: Bunga Mawar di Gurun Sahara]()
Pasokan air ke oasis berasal dari sumur dan falaj, yang membawa air dari pegunungan ke pertanian melalui sistem saluran bawah tanah dan permukaan yang kompleks.
Sistem irigasi Aflaj adalah fitur unik dari pegunungan dan dataran gurun di bagian timur UEA. Penyebarannya membuat Al Ain mendapat gelar “Kota Tujuh Aflaj”, yaitu Al Aini, Al Dawoodi, Mutaredh, Muwaiji, Jimi, Qattara, dan Hili.
Kota ini menampung jumlah aflaj terbesar di UEA. Al Aini dan Al Dawoodi adalah dua aflaj utama yang melayani Oasis Al Ain, sedangkan sisanya menyuplai oasis dengan nama yang sama.
Baca juga: BTPN Syariah Fokus Bangun Ekosistem Digital Syariah
Sistem aflaj ditemukan dan digunakan untuk keperluan irigasi selama lebih dari 1.000 tahun di mana saluran irigasi utama ditemukan di dekat situs arkeologi dekat Taman Hili yang dibangun pada paruh pertama 1.000 SM pertama.
Ada sekitar 300 aflaj di Al Ain, dimana 27 aflaj terdapat dengan kedalaman berkisar antara 90 hingga 95 kaki dari permukaan tanah. Al Aflaj di Al Ain memberi makan oasis yang terhubung dengannya dengan air yang cukup untuk budidaya pohon palem.
Kotamadya Kota Al Ain mengawasi aflaj dan oasis di dalam kota, menindaklanjuti irigasi, pemeliharaan, dan pembersihan. Hal ini memastikan air didistribusikan secara merata di antara perkebunan kelapa sawit untuk menjaga kelestarian oasis dan menjaga warisan serta kepentingan sejarahnya.
Kebun Binatang Al Ain
![Al Ain di UEA, Ibu Kota Pariwisata Teluk: Bunga Mawar di Gurun Sahara]()
Kebun Binatang Al Ain menawarkan destinasi ideal yang melayani semua segmen masyarakat, khususnya anak-anak, melalui serangkaian kegiatan seperti Taman Penemuan Anak, perkemahan musiman, dan Kebun Binatang Anak.
Taman Eksplorasi Anak memberikan pengalaman interaktif dan mendidik yang melibatkan indera anak-anak, termasuk area fosil, tempat anak-anak menemukan sisa-sisa hewan yang telah punah. Area bermain interaktif menawarkan permainan yang menghibur dan ilmiah.
Baca juga: Arab Saudi Mengadakan KTT Arkeologi Dunia Al Ula
Sistem Al Aflaj

Pasokan air ke oasis berasal dari sumur dan falaj, yang membawa air dari pegunungan ke pertanian melalui sistem saluran bawah tanah dan permukaan yang kompleks.
Sistem irigasi Aflaj adalah fitur unik dari pegunungan dan dataran gurun di bagian timur UEA. Penyebarannya membuat Al Ain mendapat gelar “Kota Tujuh Aflaj”, yaitu Al Aini, Al Dawoodi, Mutaredh, Muwaiji, Jimi, Qattara, dan Hili.
Kota ini menampung jumlah aflaj terbesar di UEA. Al Aini dan Al Dawoodi adalah dua aflaj utama yang melayani Oasis Al Ain, sedangkan sisanya menyuplai oasis dengan nama yang sama.
Baca juga: BTPN Syariah Fokus Bangun Ekosistem Digital Syariah
Sistem aflaj ditemukan dan digunakan untuk keperluan irigasi selama lebih dari 1.000 tahun di mana saluran irigasi utama ditemukan di dekat situs arkeologi dekat Taman Hili yang dibangun pada paruh pertama 1.000 SM pertama.
Ada sekitar 300 aflaj di Al Ain, dimana 27 aflaj terdapat dengan kedalaman berkisar antara 90 hingga 95 kaki dari permukaan tanah. Al Aflaj di Al Ain memberi makan oasis yang terhubung dengannya dengan air yang cukup untuk budidaya pohon palem.
Kotamadya Kota Al Ain mengawasi aflaj dan oasis di dalam kota, menindaklanjuti irigasi, pemeliharaan, dan pembersihan. Hal ini memastikan air didistribusikan secara merata di antara perkebunan kelapa sawit untuk menjaga kelestarian oasis dan menjaga warisan serta kepentingan sejarahnya.
Kebun Binatang Al Ain

Kebun Binatang Al Ain menawarkan destinasi ideal yang melayani semua segmen masyarakat, khususnya anak-anak, melalui serangkaian kegiatan seperti Taman Penemuan Anak, perkemahan musiman, dan Kebun Binatang Anak.
Taman Eksplorasi Anak memberikan pengalaman interaktif dan mendidik yang melibatkan indera anak-anak, termasuk area fosil, tempat anak-anak menemukan sisa-sisa hewan yang telah punah. Area bermain interaktif menawarkan permainan yang menghibur dan ilmiah.
Baca juga: Arab Saudi Mengadakan KTT Arkeologi Dunia Al Ula
Lihat Juga :