Mengapa Rasulullah SAW Banyak Berpuasa di Bulan Syaban?
Senin, 12 Februari 2024 - 15:21 WIB
loading...
A
A
A
"Barangsiapa yang berpuasa pada hari syak maka ia telah berbuat maksiat terhadap Abu Qashim (Rasulullah SAW)".
Syaikh Abdul Aziz bin Baz mengatakan itu semua dimaksudkan supaya ada pembatas antara puasa sunah dan puasa wajib karena kita diperintahkan untuk membedakan antara keduanya, sebagaimana kita juga dilarang untuk berpuasa pada hari raya.
Suatu hari Rasulullah SAW melihat sesorang yang melakukan salat sunah fajar setelah iqamat dikumandangkan lalu beliau menegur:"Apakah salat subuh empat rakaat" (HR Bukhari).
Hadis ini juga dijadikan dalil sebagai larangan untuk melakukan salat sunnah setelah iqamat dikumandangkan kecuali jika ia sudah terlanjur melakukannya maka ia boleh memilih antara meneruskan atau membatalkannya.
Baca juga: Doa-doa di Bulan Syaban, Yuk Amalkan!
Syaikh Abdul Aziz bin Baz mengatakan itu semua dimaksudkan supaya ada pembatas antara puasa sunah dan puasa wajib karena kita diperintahkan untuk membedakan antara keduanya, sebagaimana kita juga dilarang untuk berpuasa pada hari raya.
Suatu hari Rasulullah SAW melihat sesorang yang melakukan salat sunah fajar setelah iqamat dikumandangkan lalu beliau menegur:"Apakah salat subuh empat rakaat" (HR Bukhari).
Hadis ini juga dijadikan dalil sebagai larangan untuk melakukan salat sunnah setelah iqamat dikumandangkan kecuali jika ia sudah terlanjur melakukannya maka ia boleh memilih antara meneruskan atau membatalkannya.
Baca juga: Doa-doa di Bulan Syaban, Yuk Amalkan!
(mhy)
Lihat Juga :