Menyikapi Hasil Pilpres, Ridho Al-Hamdi: Ini Bukan Urusan Surga dan Neraka
Kamis, 15 Februari 2024 - 08:08 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Anies-Muhaimin Temui JK Bahas Hasil Quick Count Pilpres 2024
Artinya: Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk. ( QS An-Nahl : 125).
Menurut Ridho Al-Hamdi, hikmah dalam ayat tersebut bermakna bukan dengan cara-cara preman. Main emosi dengan membuat keonaran di masyarakat. Hikmah bermakna penuh kebijaksanaan. "Artinya adalah kita mengumpulkan data-data dan fakta-fakta untuk kemudian nanti dibawa ke Mahkamah Konstitusi. Dan itu harus dilakukan dengan baik," katanya.
Cara yang cerdas dalam menyikapi itu, dengan kita tetap menggunakan ilmu dan etika. "Bahwa kecewa itu iya. Siapa sih orang hidup yang tidak pernah kecewa?"
Allah adalah maha membuat skenario dan sebaik-baik skenario adalah skenario Allah. Kita harus meyakinkan pada diri kita bahwa pemilu itu seperti pertandingan sepak bola. Kita sedang mengidolakan kesebelasan dalam sepak bola. Bisa saja kalah. Kita harus bersikap legowo. Jangan dipikir bahwa ini masalah surga dan neraka. "Jika begitu, ya sangat berbahaya," ujarnya.
Baca juga: Quick Count Pilpres 2024, Ganjar Pranowo Lebih Percaya Hasil KPU
Artinya: Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk. ( QS An-Nahl : 125).
Menurut Ridho Al-Hamdi, hikmah dalam ayat tersebut bermakna bukan dengan cara-cara preman. Main emosi dengan membuat keonaran di masyarakat. Hikmah bermakna penuh kebijaksanaan. "Artinya adalah kita mengumpulkan data-data dan fakta-fakta untuk kemudian nanti dibawa ke Mahkamah Konstitusi. Dan itu harus dilakukan dengan baik," katanya.
Cara yang cerdas dalam menyikapi itu, dengan kita tetap menggunakan ilmu dan etika. "Bahwa kecewa itu iya. Siapa sih orang hidup yang tidak pernah kecewa?"
Allah adalah maha membuat skenario dan sebaik-baik skenario adalah skenario Allah. Kita harus meyakinkan pada diri kita bahwa pemilu itu seperti pertandingan sepak bola. Kita sedang mengidolakan kesebelasan dalam sepak bola. Bisa saja kalah. Kita harus bersikap legowo. Jangan dipikir bahwa ini masalah surga dan neraka. "Jika begitu, ya sangat berbahaya," ujarnya.
Baca juga: Quick Count Pilpres 2024, Ganjar Pranowo Lebih Percaya Hasil KPU
(mhy)
Lihat Juga :