Shannah: Metode Kuno Menyimpan dan Mengawetkan Kurma di Jazirah Arab
Minggu, 03 Maret 2024 - 09:09 WIB
loading...
A
A
A
Shannah terutama digunakan untuk menyimpan satu jenis kurma tertentu yang dikenal sebagai Al-Helwa Al-Hamra, (kurma merah manis), yang memiliki kandungan molase dan gula rendah, sehingga memberikan warna merah yang berbeda pada kurma.
Proses penyimpanan alami memastikan kurma shannah mempertahankan rasa, aroma, dan aroma aslinya, terutama bila dikonsumsi dengan mentega domba atau ghee alami.
Baca juga: Festival Al-Ula: Menghidupkan Kembali Seni Kuno Peradaban Masa Lalu
Rasa unik dan makna budayanya membuat kurma ini sangat dicari, dan satu shannah kurma bisa mencapai SR1,500 ($400).
“Ada upaya individu yang dilakukan oleh beberapa petani di AlUla untuk mempromosikan shannah sepanjang tahun, namun kita perlu memiliki platform pemasaran yang diadopsi oleh komisi atau entitas mana pun yang tertarik dengan jenis makanan ini,” Suqeer menyimpulkan.
Festival Kurma AlUla
Arab News melaporkan demonstrasi proses shannah merupakan puncak dari Festival Kurma AlUla tahunan, yang memberikan pengunjung pengalaman langsung dalam mengawetkan kurma dengan cara yang unik ini.
Sejalan dengan tujuan Visi Saudi 2030, Komisi Kerajaan untuk AlUla mendukung pengembangan pariwisata di provinsi tersebut. Hal ini termasuk kebangkitan industri kuno seperti shannah, yang melibatkan masyarakat lokal dalam mencapai tujuan komisi tersebut.
Baca juga: Jabal Ikmah Al-Ula Arab Saudi Masuk Daftar Memori Dunia UNESCO
Proses penyimpanan alami memastikan kurma shannah mempertahankan rasa, aroma, dan aroma aslinya, terutama bila dikonsumsi dengan mentega domba atau ghee alami.
Baca juga: Festival Al-Ula: Menghidupkan Kembali Seni Kuno Peradaban Masa Lalu
Rasa unik dan makna budayanya membuat kurma ini sangat dicari, dan satu shannah kurma bisa mencapai SR1,500 ($400).
“Ada upaya individu yang dilakukan oleh beberapa petani di AlUla untuk mempromosikan shannah sepanjang tahun, namun kita perlu memiliki platform pemasaran yang diadopsi oleh komisi atau entitas mana pun yang tertarik dengan jenis makanan ini,” Suqeer menyimpulkan.
Festival Kurma AlUla
Arab News melaporkan demonstrasi proses shannah merupakan puncak dari Festival Kurma AlUla tahunan, yang memberikan pengunjung pengalaman langsung dalam mengawetkan kurma dengan cara yang unik ini.
Sejalan dengan tujuan Visi Saudi 2030, Komisi Kerajaan untuk AlUla mendukung pengembangan pariwisata di provinsi tersebut. Hal ini termasuk kebangkitan industri kuno seperti shannah, yang melibatkan masyarakat lokal dalam mencapai tujuan komisi tersebut.
Baca juga: Jabal Ikmah Al-Ula Arab Saudi Masuk Daftar Memori Dunia UNESCO
(mhy)
Lihat Juga :