Arab Saudi Gelar Perayaan Budaya selama Ramadan
Minggu, 17 Maret 2024 - 12:43 WIB
loading...
Abdul Hameed Shalabi, pemilik Sobia Bar, tempat dia membuat dan menyajikan sobia. (Foto Arab News)
A
A
A
JEDDAH - Arab Saudi menggelar perayaan budaya selama bulan suci Ramadan . Acara ini diselenggaran di distrik bersejarah Al-Balad di Jeddah .
Arab News melaporkan, di Al-Balad, bulan suci ini tidak hanya merayakan puasa dan salat , tetapi juga menyoroti warisan unik kota dan keramahtamahannya.
Diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan Saudi, acara Musim Ramadan tersebar di 30 zona aktivasi, termasuk restoran, kafe, kedai makanan tradisional, pertunjukan tradisional, lokakarya, pasar, pameran budaya, pengalaman interaktif, dan sudut khusus anak-anak.
Di pintu masuk Bab Al-Balad, pengunjung disambut dengan kopi tradisional Saudi dan pertunjukan tari cerita rakyat yang menawan, disertai dengan naik unta untuk anak-anak.
Baca juga: 3 Budaya Barat yang Kini Boleh Dirayakan di Arab Saudi, Terbaru Halloween
Saat berjalan-jalan di distrik ini, pengunjung dapat menyaksikan pembuat sepatu terampil, yang dikenal sebagai kharazon, memamerkan kerajinan mereka secara langsung untuk menyenangkan penonton.
Jalanan dipenuhi dengan stan pameran tradisional, mulai dari pabrik penggilingan yang memajang selimut, sofa, dan bantal hingga pedagang yang menyajikan peralatan kosmetik kuno, seperti kohl dan derm.
Saeed Al-Ghamdi, seorang kolektor mata uang yang memamerkan harta karunnya, berkata: “Saya menghargai suasana Ramadan yang semarak di Al-Balad, di mana masyarakat berkumpul untuk mengapresiasi dan belajar tentang mata uang.”
Dia menambahkan: “Selama lebih dari 55 tahun, saya telah mengabdikan diri pada pengumpulan mata uang, baik kertas maupun koin. Saya memiliki koin yang berumur lebih dari 1.500 tahun.”
Hanan Aljarwani, seorang desainer perhiasan dan seni, memikat pengunjung dengan demonstrasi sulaman langsung dan pameran karya indahnya.
Arab News melaporkan, di Al-Balad, bulan suci ini tidak hanya merayakan puasa dan salat , tetapi juga menyoroti warisan unik kota dan keramahtamahannya.
Diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan Saudi, acara Musim Ramadan tersebar di 30 zona aktivasi, termasuk restoran, kafe, kedai makanan tradisional, pertunjukan tradisional, lokakarya, pasar, pameran budaya, pengalaman interaktif, dan sudut khusus anak-anak.
Di pintu masuk Bab Al-Balad, pengunjung disambut dengan kopi tradisional Saudi dan pertunjukan tari cerita rakyat yang menawan, disertai dengan naik unta untuk anak-anak.
Baca juga: 3 Budaya Barat yang Kini Boleh Dirayakan di Arab Saudi, Terbaru Halloween
Saat berjalan-jalan di distrik ini, pengunjung dapat menyaksikan pembuat sepatu terampil, yang dikenal sebagai kharazon, memamerkan kerajinan mereka secara langsung untuk menyenangkan penonton.
Jalanan dipenuhi dengan stan pameran tradisional, mulai dari pabrik penggilingan yang memajang selimut, sofa, dan bantal hingga pedagang yang menyajikan peralatan kosmetik kuno, seperti kohl dan derm.
Saeed Al-Ghamdi, seorang kolektor mata uang yang memamerkan harta karunnya, berkata: “Saya menghargai suasana Ramadan yang semarak di Al-Balad, di mana masyarakat berkumpul untuk mengapresiasi dan belajar tentang mata uang.”
Dia menambahkan: “Selama lebih dari 55 tahun, saya telah mengabdikan diri pada pengumpulan mata uang, baik kertas maupun koin. Saya memiliki koin yang berumur lebih dari 1.500 tahun.”
Hanan Aljarwani, seorang desainer perhiasan dan seni, memikat pengunjung dengan demonstrasi sulaman langsung dan pameran karya indahnya.
Lihat Juga :