Tradisi Kuliner Ramadan di Libya: Melawan Krisis untuk Menyatukan Warga

Sabtu, 23 Maret 2024 - 13:59 WIB
loading...
Tradisi Kuliner Ramadan...
Hidangan tradisional Libya Bazin, yang terdiri dari adonan yang dibuat dari jelai, air, dan garam di kota pesisir Tajura timur Tripoli untuk dibagikan kepada keluarga yang membutuhkan selama Ramadan. Foto/Ilustrasi: Arab News
A A A
Dengan mengenakan pakaian olahraga dan lengan digulung, sekitar 30 warga di Tajura, pinggiran timur ibu kota Libya , setiap hari menjadi sukarelawan untuk memasak dan membagikan sekitar 300 makanan selama Ramadan .

Laki-laki dari segala usia bergabung dalam upaya membuat Bazin – adonan berbahan dasar jelai Libya yang disajikan dengan sup – sebagai bagian dari kampanye yang menggabungkan solidaritas sosial dengan tradisi kuliner untuk menyediakan makanan gratis bagi orang-orang yang berpuasa selama bulan suci Ramadan.

Mirip dengan polenta Italia atau fufu Afrika Barat, bazin, hidangan asli Berber, adalah hidangan keluarga klasik dari Tripolitania, wilayah bersejarah di barat laut Libya.

Ini juga merupakan simbol berbagi bagi warga Libya, biasanya dimakan dengan tangan dari piring bersama tempat para tamu duduk di tanah.

Baca juga: Muslim Filipina: Berbagi Makanan Membuat Buka Puasa Istimewa

“Di masa lalu, hidangan ini hanya tersedia di rumah-rumah” yang disiapkan oleh perempuan dan disajikan “kepada kerabat dan tetangga,” kata Salem Omrane, seorang koki di inisiatif yang terbentuk setelah pemberontakan tahun 2011 yang menggulingkan Muammar Qaddafi.

“Kami menawarkan makanan ini kepada semua orang yang datang,” kata pria berusia 60 tahun itu kepada AFP sebagaimana dikutip Arab News.

Di sebelahnya, laki-laki dalam kelompok yang terdiri dari tiga orang berputar mengelilingi panci besar dengan tongkat panjang di tangan, mencampurkan tepung jelai ke dalam air asin mendidih.

Setelah matang, setidaknya selama satu jam, adonan panas mengepul tersebut diuleni dan dibagi menjadi potongan-potongan kecil, kemudian dibentuk seperti kubah, kemudian dimasukkan ke dalam mangkuk berisi rebusan kacang-kacangan, tomat, dan bumbu.

Daging, yang tadinya penting, kini tidak ada lagi karena harganya yang melambung tinggi. Namun para relawan berhasil melakukannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mengapa Zulhijjah Termasuk...
Mengapa Zulhijjah Termasuk Bulan Haram? Begini Penjelasannya
Puasa Itu, Rahasia antara...
Puasa Itu, Rahasia antara Kita dan Allah SWT Saja!
Sidang Isbat Jadi Penentu...
Sidang Isbat Jadi Penentu Awal Puasa 1447 H, Begini Penjelasan Kemenag
Hasil Falakiyah Ponpes...
Hasil Falakiyah Ponpes di Jatim Tetapkan Awal Ramadan 2026 Jatuh pada Kamis 19 Februari
Hari Ini Kemenag Gelar...
Hari Ini Kemenag Gelar Pemantauan Hilal dan Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadan 2026
10 Dalil Tentang Puasa...
10 Dalil Tentang Puasa yang Wajib Diketahui Umat Muslim
Rekomendasi
Cuaca Panas Ekstrem...
Cuaca Panas Ekstrem Panggang Jerman, Sungai Rhine Terancam Jadi Daratan
Anomali Gravitasi Berdampak...
Anomali Gravitasi Berdampak pada Bumi dengan Iklim yang Tak Biasa
Simpan Ratusan Jimat,...
Simpan Ratusan Jimat, Inilah Sosok Naas Istri Firaun
Artikel Terkini
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Jangan Libatkan Anak...
Jangan Libatkan Anak dalam Konflik Perceraian, Ini Pesan Buya Yahya untuk Orang Tua
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
Infografis
Bacaan Niat untuk Buka...
Bacaan Niat untuk Buka Puasa di Bulan Suci Ramadan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved