Ustaz Saeful Huda Ajarkan Cara Mengatasi Anak Nakal
Sabtu, 15 Agustus 2020 - 21:19 WIB
loading...
A
A
A
Berat? iya, maka nilai kemuliaannya sangat tinggi. Bagaimana caranya kita sebagai orangtua/guru bisa ridho ketika anak kita nakal?
Berikut kuncinya:
*َإِنْ تَعْفُوا وَتَصْفَحُوا وَتَغْفِرُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ*
"Bila kalian memaafkannya, menemuinya dan melupakan kesalahannya. Maka ketahuilah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang". (QS At-Taghabun: Ayat 14).
Caranya, orangtua ridho menerima anak tersebut, memaafkan dan mengajaknya dialog, rangkul dengan sepenuh hati, terakhir lupakan kesalahannya. Kemudian sebagai pengingat selanjutnya, kami menguncinya dengan pesan dari Sayyidina Umar bin Khattab RA : "Jika kalian melihat anakmu/anak didik mu berbuat baik, maka puji dan catatlah. Apabila anakmu/anak didikmu berbuat buruk, tegur dan jangan pernah engkau mencatatnya".
Selanjutnya doakan anak dengan kalimat seperti ini, "Ya Allah, aku bersaksi bahwa aku ridho kepada anakku (dengan menyebutkan nama anak) dengan ridho yang paripurna, ridho yang sempurna dan ridho yang paling komplit. Maka turunkanlah ya Allah keridhoan-Mu kepadanya demi ridhoku kepadanya."
Tidak ada anak nakal, yang ada hanyalah anak belum tau. Tidak ada anak nakal, yang ada hanyalah orang tua yang tak sabar. Tak ada anak nakal, yang ada hanyalah pendidik yang terburu-buru melihat hasil. (Baca Juga: Mengajarkan Anak tentang Agama di Rumah, Ini Panduannya )
Semoga Bermanfaat
Ponpes Sultan Fatah Semarang
Berikut kuncinya:
*َإِنْ تَعْفُوا وَتَصْفَحُوا وَتَغْفِرُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ*
"Bila kalian memaafkannya, menemuinya dan melupakan kesalahannya. Maka ketahuilah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang". (QS At-Taghabun: Ayat 14).
Caranya, orangtua ridho menerima anak tersebut, memaafkan dan mengajaknya dialog, rangkul dengan sepenuh hati, terakhir lupakan kesalahannya. Kemudian sebagai pengingat selanjutnya, kami menguncinya dengan pesan dari Sayyidina Umar bin Khattab RA : "Jika kalian melihat anakmu/anak didik mu berbuat baik, maka puji dan catatlah. Apabila anakmu/anak didikmu berbuat buruk, tegur dan jangan pernah engkau mencatatnya".
Selanjutnya doakan anak dengan kalimat seperti ini, "Ya Allah, aku bersaksi bahwa aku ridho kepada anakku (dengan menyebutkan nama anak) dengan ridho yang paripurna, ridho yang sempurna dan ridho yang paling komplit. Maka turunkanlah ya Allah keridhoan-Mu kepadanya demi ridhoku kepadanya."
Tidak ada anak nakal, yang ada hanyalah anak belum tau. Tidak ada anak nakal, yang ada hanyalah orang tua yang tak sabar. Tak ada anak nakal, yang ada hanyalah pendidik yang terburu-buru melihat hasil. (Baca Juga: Mengajarkan Anak tentang Agama di Rumah, Ini Panduannya )
Semoga Bermanfaat
Ponpes Sultan Fatah Semarang
(rhs)
Lihat Juga :