Arab Saudi Bergulat Hadapi Lonjakan Kasus Demam Berdarah

Rabu, 24 April 2024 - 20:27 WIB
loading...
A A A
Demam berdarah – meskipun lazim terjadi di Arab Saudi selama 20 tahun – kini menyebar lebih jauh ke wilayah pedalaman hingga ke ibu kota.

“Saat saya melakukan penelitian, tidak ada Aedes aegypti di Riyadh dan tidak ada Aedes aegypti di luar Wilayah Barat. Pada tahun 2021, Arab Saudi menerbitkan makalah yang menyatakan bahwa untuk pertama kalinya ada Aedes aegypti di Riyadh,” katanya.

Tahun ini, Arab Saudi mencatat adanya kasus-kasus tanpa riwayat perjalanan ke daerah endemis, yang mengindikasikan penularan lokal dan “hal ini merupakan hal baru,” kata Altassan.

Cuaca panas dan lembap merupakan tempat berkembang biak yang ideal bagi nyamuk pembawa penyakit seperti Aedes aegypti. Suhu yang lebih hangat telah memperluas habitat mereka, memungkinkan mereka menyebar ke wilayah yang sebelumnya tidak terkena dampak.

Curah Hujan

Meningkatnya kejadian cuaca ekstrem, seperti banjir, juga menyebabkan genangan air tempat nyamuk berkembang biak. Arab Saudi mengalami curah hujan yang sangat deras dalam beberapa tahun terakhir, sehingga memicu perkembangbiakan nyamuk.

Menurut studi tahun 2023 berjudul 'Pengetahuan, sikap, dan praktik terhadap demam berdarah di kalangan masyarakat: Sebuah studi cross-sectional di wilayah Barat Arab Saudi,' yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers, penulis Munerah Hamed mencatat bahwa wilayah Barat Arab Saudi mengalami serangkaian kejadian curah hujan besar antara tahun 2017 dan 2023, yang mengakibatkan epidemi demam berdarah berkembang pesat di wilayah tersebut.

“Curah hujan di musim dingin menciptakan lingkungan perkembangbiakan yang kondusif bagi vektor nyamuk demam berdarah, sehingga meningkatkan tingkat penularan. Di sisi lain, panasnya musim panas mempercepat siklus hidup nyamuk dan meningkatkan replikasi virus, sehingga meningkatkan risiko penularan demam berdarah,” kata Hamed.

Baca juga: Berikut Alasan Pangeran Arab Saudi Alwaleed bin Talal Dijuluki Warren Buffet Arab Saudi

Organisasi Kesehatan Dunia telah mencatat dalam peringatan penyakit menular terbarunya bahwa kasus demam berdarah meningkat.

“Setelah terjadi sedikit penurunan kasus antara tahun 2020-2022 akibat pandemi COVID-19 dan tingkat pelaporan yang lebih rendah, pada tahun 2023, terjadi peningkatan kasus demam berdarah secara global, yang ditandai dengan peningkatan signifikan dalam jumlah, skala, dan kejadian secara simultan. dari beberapa wabah, menyebar ke wilayah yang sebelumnya tidak terkena demam berdarah. Wabah juga dilaporkan terjadi di negara-negara berpenghasilan menengah dan tinggi seperti Mesir dan Arab Saudi karena perubahan iklim yang menyebabkan curah hujan yang tidak biasa.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Rekor! Adahi Bagikan...
Rekor! Adahi Bagikan 600 Juta Porsi Daging Dam Haji ke 25 Negara Islam
Letjen Al Bassami: Seluruh...
Letjen Al Bassami: Seluruh Sistem Siap Amankan Haji 2026
Pengamanan Haji 2026...
Pengamanan Haji 2026 di Arab Saudi Gunakan Teknologi Modern hingga AI
Menjejak Tanah Suci...
Menjejak Tanah Suci Jelang Puncak Haji 2026, Merasakan Layanan Optimal Pemerintah Saudi
Iduladha 1447 H di Indonesia...
Iduladha 1447 H di Indonesia dan Arab Saudi Berpotensi Serentak pada 27 Mei 2026
Diduga Langgar Hukum...
Diduga Langgar Hukum Haji, 19 WNI Diperiksa Otoritas Saudi
Rekomendasi
Eropa Dilanda Kemarau...
Eropa Dilanda Kemarau Terburuk dalam Sejarah
Beragama Yahudi, Garis...
Beragama Yahudi, Garis Keturunan Christopher Columbus Terkuak
Perhitungan Isaac Newton...
Perhitungan Isaac Newton Tentang Kiamat pada Tahun 2060
Artikel Terkini
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Perilaku Manusia Modern...
Perilaku Manusia Modern dan Tanda Dekatnya Fitnah Dajjal
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
29.344 Jemaah Haji Indonesia...
29.344 Jemaah Haji Indonesia dari 75 Kloter Telah Kembali ke Tanah Air
Infografis
Salju Turun di Arab...
Salju Turun di Arab Saudi, Benarkah Fenomena Langka?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved