Eric Saade: Didiskriminasi karena Mengenakan Kaffiyeh di Kontes Lagu Eurovision
Jum'at, 10 Mei 2024 - 12:44 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 3+ Penyanyi yang Pakai Atribut Palestina di Grammy 2024
Mengingat Asal Usul
Menanggapi, EBU melalui story di akun Instagram pribadinya, bintang pop tersebut menjelaskan bahwa keffiyeh adalah hadiah dari ayahnya, sebagai cara untuk mengingat asal usulnya, dan mengkritik larangan Eurovision terhadap bendera dan simbol Palestina.
"Saya tidak tahu bahwa suatu hari nanti akan disebut 'simbol politik'. Ini seperti menyebut kuda Dala [patung kuda tradisional Swedia] sebagai simbol politik," tulis penyanyi yang mewakili Swedia pada kompetisi iterasi tahun 2011 itu. .
“Di mata saya, itu hanya rasisme. Saya hanya ingin menjadi inklusif dan mengenakan sesuatu yang nyata bagi saya, namun EBU tampaknya menganggap etnis saya kontroversial.
"Tidak disebutkan apa pun tentang saya, tetapi segalanya tentang mereka."
Protes dan kinerja
Kontes lagu Eropa edisi tahun 2024 ini diwarnai kontroversi karena di tengah genosida Israel di Jalur Gaza yang menewaskan 35.000 warga Palestina, sebagian besar adalah warga sipil.
Ribuan lainnya berada di bawah reruntuhan, diyakini tewas.
Hal yang lebih menyakitkan lagi, Israel ikut dalam kontes ini. Ada seruan untuk memboikot kontes. Sejumlah penggemar dan artis sempat memprotes terhadap partisipasi Israel itu.
Baca juga: Penyanyi Keturunan Palestina Elyanna Beri Pesan Emosional saat Pose di Piramida
Mengingat Asal Usul
Menanggapi, EBU melalui story di akun Instagram pribadinya, bintang pop tersebut menjelaskan bahwa keffiyeh adalah hadiah dari ayahnya, sebagai cara untuk mengingat asal usulnya, dan mengkritik larangan Eurovision terhadap bendera dan simbol Palestina.
"Saya tidak tahu bahwa suatu hari nanti akan disebut 'simbol politik'. Ini seperti menyebut kuda Dala [patung kuda tradisional Swedia] sebagai simbol politik," tulis penyanyi yang mewakili Swedia pada kompetisi iterasi tahun 2011 itu. .
“Di mata saya, itu hanya rasisme. Saya hanya ingin menjadi inklusif dan mengenakan sesuatu yang nyata bagi saya, namun EBU tampaknya menganggap etnis saya kontroversial.
"Tidak disebutkan apa pun tentang saya, tetapi segalanya tentang mereka."
Protes dan kinerja
Kontes lagu Eropa edisi tahun 2024 ini diwarnai kontroversi karena di tengah genosida Israel di Jalur Gaza yang menewaskan 35.000 warga Palestina, sebagian besar adalah warga sipil.
Ribuan lainnya berada di bawah reruntuhan, diyakini tewas.
Hal yang lebih menyakitkan lagi, Israel ikut dalam kontes ini. Ada seruan untuk memboikot kontes. Sejumlah penggemar dan artis sempat memprotes terhadap partisipasi Israel itu.
Baca juga: Penyanyi Keturunan Palestina Elyanna Beri Pesan Emosional saat Pose di Piramida
Lihat Juga :