Mengapa Kemenangan bagi Palestina Tidak Disegerakan? Begini Jawaban Raghib Sirjani

Senin, 03 Juni 2024 - 05:15 WIB
loading...
Mengapa Kemenangan bagi...
Prof Dr Raghib Sirjani. Foto: Ist
A A A
Mengapa kemenangan bagi Palestina tidak disegerakan? Prof Dr Raghib Sirjani mengungkap bahwa pertanyaan yang sama juga pernah disampaikan oleh seorang sahabat bernama Khabab kepada Baginda Rasulullah SAW .

Suatu kali Khabab bercerita, "aku pernah datang pada Rasulullah SAW, tatkala saat itu kami sedang mengalami tekanan dari musyrikin Quraisy , lalu aku bertanya pada Rasul: wahai Rasul, tidakkah engkau meminta pada Allah (agar kemenangan disegerakan)?"

Raqhib Sirjani lalu mengutip Al Quran pada Surat Yunus ayat 22:

هُوَ الَّذِيْ يُسَيِّرُكُمْ فِى الْبَرِّ وَالْبَحْرِۗ حَتّٰٓى اِذَا كُنْتُمْ فِىْ الْفُلْكِۚ وَجَرَيْنَ بِهِمْ بِرِيْحٍ طَيِّبَةٍ وَّفَرِحُوْا بِهَا جَاۤءَتْهَا رِيْحٌ عَاصِفٌ وَّجَاۤءَهُمُ الْمَوْجُ مِنْ كُلِّ مَكَانٍ وَّظَنُّوْٓا اَنَّهُمْ اُحِيْطَ بِهِمْۙ دَعَوُا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ ەۚ لَىِٕنْ اَنْجَيْتَنَا مِنْ هٰذِهٖ لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الشّٰكِرِيْنَ ۝٢٢

Huwalladzî yusayyirukum fil-barri wal-baḫr, ḫattâ idzâ kuntum fil-fulk, wa jaraina bihim birîḫin thayyibatiw wa fariḫû bihâ jâ'at-hâ rîḫun ‘âshifuw wa jâ'ahumul-mauju ming kulli makâniw wa dhannû annahum uḫîtha bihim da‘awullâha mukhlishîna lahud-dîn, la'in anjaitanâ min hâdzihî lanakûnanna minasy-syâkirîn

Baca juga: Khotbah Jumat: Kemenangan Palestina di Era Shalahuddin Al-Ayyubi

Artinya: Dialah (Allah) yang menjadikan kamu dapat berjalan di daratan (dan berlayar) di lautan sehingga ketika kamu berada di dalam kapal, lalu meluncurlah (kapal) itu membawa mereka dengan tiupan angin yang baik dan mereka bergembira karenanya. Kemudian, datanglah badai dan gelombang menimpanya dari segenap penjuru dan mereka pun mengira telah terkepung (bahaya). Maka, mereka berdoa dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya (seraya berkata), “Sekiranya Engkau menyelamatkan kami dari (bahaya) ini, pasti kami termasuk orang-orang yang bersyukur.” ( QS Yunus : 22)

Ini adalah sebuah perumpamaan ketika orang-orang naik kapal. Ketika kondisi baik-baik saja, mereka gembira ria. Namun perhatikan, ketika tiba-tiba datang badai yang bergemuruh, "...maka mereka berdoa dengan tulus ikhlas kepada Allah semata. (Seraya berkata), “Sekiranya Engkau menyelamatkan kami dari (bahaya) ini, pasti kami termasuk orang-orang yang bersyukur.” (QS Yunus : 22)

Raghib Sirjani menjelaskan keikhlasan dan keteguhan senantiasa ketika datang di masa-masa sulit. "Allah ingin memberi kita kesempatan untuk kembali pada-Nya di saat-saat berat," tuturnya.

Kala zaman sedang keras dan keadaan tidak berpihak pada kita, justru di situ, “seorang hamba akan lebih dekat pada Allah, makin khusyu' doanya dan makin murnilah pengharapan-Nya pada Allah, bukan lagi pada manusia.

Hal ini disampaikan Raghib Sirjani sebagaimana diposting akun gen.saladin di Instagram pada Ahad 2 Juni 2024.

Baca juga: Menunggu Pembebas Al-Aqsha Seperti Umar dan Shalahuddin Al-Ayyubi

Raghib Sirjani dikenal sangat peduli pada Palestina. Beliau menggunakan sudut pandang sejarah untuk mengajak kita bagaimana caranya merealisasikan pembebasan Masjid Al Aqsha .

Hingga kini, Raqhib Sirjani mengisi materi di dua saluran televisi; Channel Al-Quds dengan materi bersambung Fathu Filasthin (Pembebasan Palestina) setiap Jumat, dan Channel Al-Risalah dengan materi Khattuzzaman; Qishshah Filastîn (Garis Masa; Kisah Palestina) setiap Senin, yang disiarkan ulang setiap Selasa dan Sabtu.

Selanjutnya, pada tadabbur Surat Yunus itu, Raqhib Sirjani melanjutkan Surat Yunus ayat 23. "...Tetapi ketika Allah menyelamatkan mereka, malah mereka berbuat kezaliman di bumi tanpa (alasan) yang benar..." (QS Yunus 23).

Rasa aman, nyaman, merasa tidak ada apa-apa dan tenggelam dalam kenikmatan seringkali menjadikan manusia lupa pada pertolongan Allah. Sebab itulah, dalam sejarah manusia, kata Dr Raghib, masa perjuangan selalu lebih lama daripada masa menikmati.

Rasulullah SAW berjuang 20 tahun lebih hingga kelak Makkah dibebaskan, namun Rasul wafat 3 tahun kemudian. Shalahuddin Al Ayyubi berjuang membebaskan Al Aqsha puluhan tahun lamanya, namun beliau hanya menikmati pembebasannya 6 tahun hingga beliau wafat.

Akan tetapi, yang dikenang dan dipelajari dari manusia-manusia hebat itu justru adalah daya juangnya menghadapi masa-masa berat. "Dan, itulah yang sedang kita alami sekarang. Masa kemenangan pasti datang, Allah yang menjanjikan itu", tutur Dr Raghib, "Dan Allah memberi kesempatan pada kita untuk beribadah sebaik-baiknya di masa berat ini."

Baca juga: Kisah Ketika Bilal Bin Rabah Adzan di Atas Reruntuhan Berhala saat Fathu Makkah
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Khotbah Iduladha di...
Khotbah Iduladha di Lapangan Masjid Agung Al Azhar, Din Syamsuddin Tekankan Pentingnya Persatuan Umat Islam
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Kemuliaan Malam...
Apakah Kemuliaan Malam Lailatul Qadar hanya Diberikan pada Umat Muslim Saja? Begini Penjelasannya
Inilah Hikmah Nuzulul...
Inilah Hikmah Nuzulul Quran, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Ayat-ayat Al Quran dan...
Ayat-ayat Al Quran dan Hadis Tentang Malam Nuzulul Quran
Apakah Peristiwa Nuzulul...
Apakah Peristiwa Nuzulul Quran Terjadi pada 17 Ramadan?
Rekomendasi
Fenomena Air Terjun...
Fenomena Air Terjun Berdarah Dikaitkan dengan Piramida di Bawah Antartika
Arkeolog Temukan Tiga...
Arkeolog Temukan Tiga Kerangka Mammoth di Gudang Anggur
Runtuhan Magnetar Bakal...
Runtuhan Magnetar Bakal Timbulkan Percikan Cahaya di Langit
Artikel Terkini
12 Amalan Populer Hari...
12 Amalan Populer Hari Asyura 10 Muharam yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Besok Hari Asyura, Ini...
Besok Hari Asyura, Ini Doa yang Dianjurkan dan Mulai Diamalkan Malam Ini!
Inilah Doa dan Cara...
Inilah Doa dan Cara Mengusap Anak Yatim di Hari Asyura
Bacaan Niat Puasa Asyura...
Bacaan Niat Puasa Asyura dan Keistimewaannya, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved