Hukum Tajwid Surat Yasin Ayat 8, yang Perlu Dipelajari
Kamis, 20 Juni 2024 - 16:51 WIB
loading...
Hukum Tajwid Surat Yasin ayat 8 ini bisa dijadikan bahan pembelajaran bagi umat muslim yang tengah mempelajari hukum tajwid. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Hukum Tajwid Surat Yasin ayat 8 ini bisa dijadikan bahan pembelajaran bagi umat muslim yang tengah mempelajari hukum tajwid. Dalam ayat ini banyak hukum bacaan Mad beserta beberapa hukum nun dan mim sukun.
Surat Yasin ayat 8 sendiri diturunkan sehubungan niat Abu Jahal bersama dua temannya yang berasal dari Bani Makhzum yang ingin mencelakai Nabi. Namun niat tersebut digagalkan atas izin Allah SWT.
Innaa ja'alnaa fiii a'naaqihim aghlaalan fahiya ilal azqooni fahum muqmahuun
Artinya : "Sungguh, Kami telah memasang belenggu di leher mereka, lalu tangan mereka (diangkat) ke dagu, karena itu mereka tertengadah."
Ghunnah sebab nun bertanda tasydid dan cara membacanya dengan dengung serta ditahan 3 harakat.
Mad thabi’i karena huruf nun berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.
2.
Mad thabi’i karena huruf nun berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.
3.
Mad jaiz munfasil alasannya karena huruf mad bertemu hamzah di lain kata. Dibaca panjang 2, 4 atau 5 harakat.
Surat Yasin ayat 8 sendiri diturunkan sehubungan niat Abu Jahal bersama dua temannya yang berasal dari Bani Makhzum yang ingin mencelakai Nabi. Namun niat tersebut digagalkan atas izin Allah SWT.
Surat Yasin Ayat 8
اِنَّا جَعَلۡنَا فِىۡۤ اَعۡنَاقِهِمۡ اَغۡلٰلًا فَهِىَ اِلَى الۡاَ ذۡقَانِ فَهُمۡ مُّقۡمَحُوۡنَ
Innaa ja'alnaa fiii a'naaqihim aghlaalan fahiya ilal azqooni fahum muqmahuun
Artinya : "Sungguh, Kami telah memasang belenggu di leher mereka, lalu tangan mereka (diangkat) ke dagu, karena itu mereka tertengadah."
Tajwid Surat Yasin Ayat 8
1. اِنَّا
Ghunnah sebab nun bertanda tasydid dan cara membacanya dengan dengung serta ditahan 3 harakat.
Mad thabi’i karena huruf nun berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.
2.
جَعَلۡنَا
Mad thabi’i karena huruf nun berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.
3.
فِىۡۤ
Mad jaiz munfasil alasannya karena huruf mad bertemu hamzah di lain kata. Dibaca panjang 2, 4 atau 5 harakat.
Lihat Juga :