Shalahuddin Al Ayyubi sang Penakluk: Kisah Pasukan Eropa Kepung Harem

Sabtu, 29 Juni 2024 - 05:35 WIB
loading...
A A A
Sa'duddin kemudian digiring ke benteng itu, dan diarak supaya ia mau memerintahkan pengikut-pengikutnya untuk menyerahkan benteng itu kepada Raja al-Shalih. Sa'duddin lalu melakukannya, akan tetapi mereka menolak.

Sa'duddin Kamesytakin pun disiksa dengan disaksikan para pengikutnya. Akan tetapi tampaknya mereka tidak mengasihaninya, sehingga matilah Sa'duddin di tengah siksaan.

Sementara itu para pengikutnya masih bertahan, menolak menyerah, dan melawan. Ketika Eropa melihat hal itu, mereka segera bergerak menuju Harem dari Humat pada bulan Jumadil Awwal dengan dugaan bahwa benteng itu sudah tidak ada lagi yang mau mempertahankannya. Dan, bahwa Raja al-Shalih masih kanak-kanak, bala tentaranya sedikit, dan Shalahuddin Al Ayyubi sedang berada di Mesir.

Mereka menggunakan kesempatan ini sebaik-baiknya, dan menuju benteng Harem.

Baca juga: Kisah Jatuhnya Damaskus ke Tangan Shalahuddin Al Ayyubi

Mereka mengepung tempat ini selama empat bulan. Benteng tersebut dihujani dengan tembakan meriam pelontar batu. Mereka berusaha mendirikan tangga di dinding benteng, dan terus berusaha hingga Raja al-Shalih membayar kepada mereka dengan sejumlah harta.

Raja lalu mengatakan kepada mereka bahwa Shalahuddin telah tiba di Syam - barangkali orang-orang yang ada di dalam benteng itu akan menyerahkannya kepada Shalahuddin. Ternyata seketika itu juga Eropa merespons ucapan Raja al-Shalih dengan menarik mundur pasukannya.

Ketika akhirnya tentara Eropa angkat kaki dari Harem, Raja al-Shalih segera mengerahkan pasukannya. Ia mengepung benteng itu, sementara para penghuninya sudah kehabisan tenaga karena bertahan menghadapi serangan tentara Eropa. Mereka menjadi seperti sasaran empuk.

Banyak penghuni benteng itu yang terbunuh dan terluka. Akhirnya mereka menyerahkan benteng Harem itu kepada Raja al-Shalih, dan kemudian Raja al-Shalih menugaskan seorang mamluk bernama Srakh.

Baca juga: Shalahuddin Al Ayyubi Sang Penakluk: Kisah Perebutan Wilayah Syam
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Sejarah Kiswah Kakbah:...
Sejarah Kiswah Kakbah: Dari Beragam Warna hingga Hitam yang Mendunia
Dibangun Lebih dari...
Dibangun Lebih dari Rp1.500 Triliun! 20 Fakta Menakjubkan Masjidil Haram
Jejak Para Singa Allah:...
Jejak Para Singa Allah: Deretan Panglima Perang Terhebat dalam Sejarah Islam
Inilah Penyebab Utama...
Inilah Penyebab Utama Iran Menjadi Negara Syiah
Kisah Runtuhnya Kekaisaran...
Kisah Runtuhnya Kekaisaran Sassaniyah: Transformasi Jati Diri Bangsa Persia di Bawah Islam
Sejarah dan Asal-usul...
Sejarah dan Asal-usul Ucapan Minal Aidin Wal Faizin
Rekomendasi
13 Gempa Bumi Berkuatan...
13 Gempa Bumi Berkuatan di Atas 8 SR yang Pernah Guncang Dunia
Fenomena Alam Suara...
Fenomena Alam Suara Terompet dari Langit Pernah Terjadi di 5 Negara ini
Ibn al-Haitham: Ilmuwan...
Ibn al-Haitham: Ilmuwan Gila Penemu Kamera, Jungkir Balikkan Teori Pemikir Yunani
Artikel Terkini
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Jangan Libatkan Anak...
Jangan Libatkan Anak dalam Konflik Perceraian, Ini Pesan Buya Yahya untuk Orang Tua
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Infografis
Bisa Senasib dengan...
Bisa Senasib dengan al-Shifa, Tentara Israel Kepung RS Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved