Kalender Hijriah Global: Ketentuan Zakat Perlu Diubah untuk Bayar Utang Peradaban

Jum'at, 05 Juli 2024 - 11:20 WIB
loading...
Kalender Hijriah Global:...
Anggota Devisi Hisab Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Tono Saksono, Ph.D. Foto: Miftah
A A A
Anggota Devisi Hisab Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah , Prof. Tono Saksono, Ph.D, menyatakan zakat umat Islam yang sebesar 2,5% per tahun tak lagi cukup sehingga perlu ditingkatkan untuk mengangsur utang peradaban.

Menurutnya, angka hipotesis total utang peradaban umat Islam karena kurang bayar zakat diperkirakan sebesar USD10 triliun. Ini terjadi selama 1200 tahun akibat penggunaan Kalender Gregorian sebagai pengganti Kalender Islam .

Hal ini dikatakan Prof Tono dalam seminar dan sosialisasi Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) bertema "KHGT: Jawaban Ijtihad Baru atas Kalender Islam Global untuk Persatuan Umat Islam Dunia" yang diselenggarakan Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta di Gedung Dakwah Muhammadiyah DKI Jakarta Ahad 30 Juni 2024 lalu.

Muhammadiyah meluncurkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) mulai 1 Muharram 1446 H atau Ahad, 7 Juli 2024 M. Hal ini menandai periode penggunaan formal KHGT bagi organisasi massa Islam ini.

Baca juga: Kalender Hijriah Global, Prof Tono: Utang Peradaban Umat Islam USD10 Triliun

Wakil Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr Endang Mintarja, mengatakan perubahan ini juga menandai rekonstruksi Wujudul Hilal yang telah digunakan sebelumnya, beralih ke sistem KHGT yang mengadopsi hasil putusan Kongres Turki 2016.

Dengan peluncuran KHGT, Muhammadiyah berharap dapat memberikan solusi atas ketidakteraturan sistem penjadwalan waktu dunia Islam saat ini, serta membayar “utang peradaban” Islam dalam bidang sistem kalender.

4 Langkah

Prof Tono menjelaskan utang zakat merupakan utang pada Allah SWT, maka upaya menaksirnya secara akurat menjadi sangat penting. Dengan demikian, sangat urgen bagi umat Islam untuk melakukan langkah-langkah berikut:

1. Menghentikan penggelembungan utang peradaban ini dengan cara semua bisnis umat Islam harus menggunakan Kalander Islam sebagai basis sistem akuntansi (haul)-nya.

"Kegagalan menghentikan penggelembungan utang peradaban ini akan menyebabkan generasi Muslim yang akan datang yang harus menanggung utang peradaban umat Islam yang terus semakin membesar," ujarnya.

Baca juga: Haedar Nashir Yakin Kalender Global Islam Bakal Hadir Meski Butuh 1 Abad

2. Alhamdulillah, pada akhir Mei 2016 lalu, para ahli astronomi dan Kalender Islam dunia telah bersepakat untuk menggunakan Kalender Islam Global dengan prinsip satu hari satu tanggal untuk seluruh Bumi. Memang, resistensi masih ada di sana-sini, namun, unifikasi Kalender Islam internasional untuk manajemen waktu ibadah dan muamalah sekaligus sudah wajib dilaksanakan karena dampak syariahnya sangat serius.

"Jadi, penerimaan dan penggunaan Kalender Islam Global harus terus dikampanyekan," ujarnya.

3. Utang zakat yang telah menumpuk selama sekitar 1200 tahun ini harus segera dihitung secara akurat.

4. Atas dasar informasi di butir 3 di atas, umat Islam harus bersepakat untuk merumuskan agar utang peradaban ini dapat dibayar dalam periode tertentu (misal: dalam 500 tahun), sehingga ketentuan zakat umat Islam tidak lagi 2,5% per tahun tapi misalnya (2.5+x)% per tahun.

Menurut Prof Tono, implementasi teknis dan politis butir ketiga inilah yang akan menjadi domain otoritas politik negara-negara berpenduduk Muslim termasuk Indonesia.

Dengan demikian, kerjasama ulama, umaro, dan ilmuwan Muslim Indonesia untuk mengkampanyekan program raksasa ini menjadi sangat penting.

Baca juga: Muhammadiyah Gunakan Kalender Hijriah Global Mulai Tahun 1446 H
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Jangan Tasyabbuh dengan...
Jangan Tasyabbuh dengan Tahun Baru Masehi, Ini Adab Menyambut 1 Muharram Menurut Ulama
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam, Baca sebelum Maghrib Nanti!
Selamat Tahun Baru Islam...
Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah, Berikut Keutamaan Muharram
Samakah 1 Muharram dengan...
Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Rekomendasi
Ilmuwan Ini Menjelaskan...
Ilmuwan Ini Menjelaskan Apa yang Sebenarnya Terjadi Ketika Manusia Mati
Arkeolog Temukan Campur...
Arkeolog Temukan Campur Tangan Tuhan di Balik Hancurnya Kota Sodom
Awan Berbentuk Gelombang...
Awan Berbentuk Gelombang Tsunami Muncul di Langit AS
Artikel Terkini
Korupsi Merupakan Karakter...
Korupsi Merupakan Karakter Orang Munafik, Dosanya Mengerikan!
Suap-Menyuap Termasuk...
Suap-Menyuap Termasuk Bentuk Korupsi yang Dilaknat, Begini Penjelasannya
Mengapa Korupsi Diharamkan...
Mengapa Korupsi Diharamkan dan Termasuk Dosa Besar dalam Islam?
Curang dalam Islam:...
Curang dalam Islam: Ancaman Pelaku Kecurangan dalam Al-Qur'an dan Hadis, Bukan Golongan Rasulullah
4 Kisah Menuntut Ilmu...
4 Kisah Menuntut Ilmu dalam Al-Qur'an yang Penuh Hikmah, dari Nabi Musa hingga Burung Hudhud
Belajar Agama Lewat...
Belajar Agama Lewat Media Sosial, Ini Etika yang Harus Diperhatikan Muslim
Infografis
10 Kota Israel Dihuni...
10 Kota Israel Dihuni Banyak Umat Islam, Ada yang 99% Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved