Kisah Khalifah Umar bin Khattab Mempertanyakan Kelambatan Amr bin Ash Menaklukkan Mesir
Kamis, 18 Juli 2024 - 14:37 WIB
loading...
A
A
A
Apa pula yang akan menimpa mereka itu kalau bukan kekayaan Mesir yang membuat mereka begitu tergoda, tergoda pada kehidupan dunia dan ingin menikmati kesenangan yang ada!
Umar adalah orang yang paling percaya bahwa hubbud dunya, cinta harta, akan merusak rasa harga diri dan keberanian dalam jiwa manusia.
Oleh karenanya, setiap berita-berita perjalanan itu terlambat datang, timbul kemarahan dalam hatinya. Setelah kemarahannya mereda ia berkata mengenai Mesir itu kepada sahabat-sahabatnya: "Mereka terlambat menaklukkannya hanya karena mereka mengada-ada."
Kemudian ia menulis surat kepada Amr bin As mengatakan: "Saya heran atas kelambatan kalian membebaskan Mesir. Sudah dua tahun lamanya kalian memerangi mereka. Tak lain itu hanya karena kalian sudah sangat mencintai harta seperti musuh-musuh kalian. Allah tidak akan membantu suatu golongan kalau tidak disertai niat yang benar."
"Saya sudah mengirim empat orang kepada Anda, dan sudah saya beritahukan bahwa yang saya ketahui setiap orang dari mereka sama dengan seribu orang, kecuali jika mereka sudah berubah seperti yang terjadi dengan yang lain."
"Begitu surat saya ini sampai, berpidatolah kepada mereka, paculah mereka untuk menghadapi musuh, tanamkanlah kesabaran dan niat baik dalam hati mereka."
Baca juga: Kisah Pasukan Muslim Mengepung Kota Iskandariah Mesir selama Berbulan-bulan
"Biarlah keempat orang itu berada di barisan depan, dan perintahkanlah mereka semua menggebrak serentak seperti gebrakan satu orang. Lakukanlah itu lepas waktu dzuhur hari Jumat, karena waktu itulah rahmat turun dan permohonan dikabulkan. Ramai-ramailah kalian berdoa kepada Allah memohonkan pertolongan dalam menghadapi musuh."
Sudah berapa bulan berlangsung pasukan Arab itu mengepung Iskandariah, sehingga Umar menganggap sudah begitu lama sampai mendorongnya ia menulis surat serupa itu?
Ibn Abdul-Hakam mengatakan: sudah berjalan 14 bulan, 5 bulan sebelum dan 9 bulan sesudah kematian Heraklius.
Balazuri menceritakan bahwa ketika Amr sampai, pihak Iskandariah memang sudah siap berperang. Amr mengirim utusan kepada pemimpin militer Romawi, Muqauqis, menyampaikan ancaman dan mengingatkan tentang kemenangan pasukan Muslimin terhadap Romawi di mana-mana.
Umar adalah orang yang paling percaya bahwa hubbud dunya, cinta harta, akan merusak rasa harga diri dan keberanian dalam jiwa manusia.
Oleh karenanya, setiap berita-berita perjalanan itu terlambat datang, timbul kemarahan dalam hatinya. Setelah kemarahannya mereda ia berkata mengenai Mesir itu kepada sahabat-sahabatnya: "Mereka terlambat menaklukkannya hanya karena mereka mengada-ada."
Kemudian ia menulis surat kepada Amr bin As mengatakan: "Saya heran atas kelambatan kalian membebaskan Mesir. Sudah dua tahun lamanya kalian memerangi mereka. Tak lain itu hanya karena kalian sudah sangat mencintai harta seperti musuh-musuh kalian. Allah tidak akan membantu suatu golongan kalau tidak disertai niat yang benar."
"Saya sudah mengirim empat orang kepada Anda, dan sudah saya beritahukan bahwa yang saya ketahui setiap orang dari mereka sama dengan seribu orang, kecuali jika mereka sudah berubah seperti yang terjadi dengan yang lain."
"Begitu surat saya ini sampai, berpidatolah kepada mereka, paculah mereka untuk menghadapi musuh, tanamkanlah kesabaran dan niat baik dalam hati mereka."
Baca juga: Kisah Pasukan Muslim Mengepung Kota Iskandariah Mesir selama Berbulan-bulan
"Biarlah keempat orang itu berada di barisan depan, dan perintahkanlah mereka semua menggebrak serentak seperti gebrakan satu orang. Lakukanlah itu lepas waktu dzuhur hari Jumat, karena waktu itulah rahmat turun dan permohonan dikabulkan. Ramai-ramailah kalian berdoa kepada Allah memohonkan pertolongan dalam menghadapi musuh."
Sudah berapa bulan berlangsung pasukan Arab itu mengepung Iskandariah, sehingga Umar menganggap sudah begitu lama sampai mendorongnya ia menulis surat serupa itu?
Ibn Abdul-Hakam mengatakan: sudah berjalan 14 bulan, 5 bulan sebelum dan 9 bulan sesudah kematian Heraklius.
Balazuri menceritakan bahwa ketika Amr sampai, pihak Iskandariah memang sudah siap berperang. Amr mengirim utusan kepada pemimpin militer Romawi, Muqauqis, menyampaikan ancaman dan mengingatkan tentang kemenangan pasukan Muslimin terhadap Romawi di mana-mana.
Lihat Juga :