Kisah Khalifah Umar bin Khattab Mempertanyakan Kelambatan Amr bin Ash Menaklukkan Mesir
Kamis, 18 Juli 2024 - 14:37 WIB
loading...
Umar menanggap Amr bin Ash lambat dalam penaklukan Mesir. Ilustrasi: Art statian
A
A
A
Kisah Khalifah Umar bin Khattab mempertanyakan kelambatan Amr bin Ash menaklukkan Mesir dari pendudukan Kristen Romawi diceritakan Muhammad Husain Haekal dalam bukunya berjudul "Al-Faruq Umar" dan diterjemahkan Ali Audah menjadi "Umar bin Khattab, Sebuah teladan mendalam tentang pertumbuhan Islam dan Kedaulatannya masa itu" (PT Pustaka Litera AntarNusa, 2000).
Dikisahkan, ketika Amr bin Ash dan pasukannya mengepung Kota Iskandariah atau Aleksandria Mesir selama berbulan-bulan, Umar bin Khattab di Madinah, senantiasa menantikan berita-berita dari Mesir dari waktu ke waktu.
Ia sangat gelisah ingin secepatnya mendapat berita tentang jatuhnya Kota Iskandariah ke tangan pasukan Muslimin. Tetapi berita ini sampai kepadanya terlambat satu bulan.
Baca juga: Penaklukan Mesir: Kisah Pasukan Muslim Terpukau Keindahan Kota Iskandariah
Keterlambatan ini membuatnya tidak senang. Ia mencari tahu apa sebabnya. Pasukan-pasukan itu yang sudah menaklukkan kota-kota dan benteng-benteng yang paling kuat dan kukuh. Dia pun tidak mengurangi bala bantuan yang harus dikirimkan kepada Amr, bala bantuan yang akan menjamin dapat mengalahkan musuh.
Kendati begitu, mengapa ia tinggal lama-lama di depan tembok-tembok kota yang terkepung itu, seolah ia dan pasukannya sudah keenakan tinggal begitu, dan seolah dengan itu sudah cukup tanpa harus ada usaha lain?
Berita-berita dari Romawi serta pergolakan yang terjadi dalam istana kerajaan setelah Heraklius meninggal juga tidak lepas dari perhatian Amirulmukminin.
Ya, bagaimana mungkin kesempatan yang jarang sekali ada untuk memperoleh kemenangan ini akan dilewatkan begitu saja oleh Amr bin As dan kawan-kawannya, yang sebelum itu mereka sudah dapat mengalahkan Romawi di Ajnadain?
Padahal waktu itu Heraklius masih hidup, dan Romawi menganggap Ajnadain adalah benteng pertama dalam rencana mempertahankan Baitulmukadas (Yerusalem), yang menurut anggapan mereka mempertahankan Baitulmukadas berarti mempertahankan agama mereka dan makam Almasih?
Kalau begitu bukanlah kekuatan Romawi yang menghentikan pasukan Muslimin di depan pintu Iskandariah. Tentu ada sesuatu yang menimpa pasukan Muslimin sehingga mereka tidak berani maju menghadapi maut dan bersedia mati syahid.
Baca juga: Kisah Amr bin Ash Menaklukkan Iskandariah: Kemenangan Muslimin di Naqiyus
Dikisahkan, ketika Amr bin Ash dan pasukannya mengepung Kota Iskandariah atau Aleksandria Mesir selama berbulan-bulan, Umar bin Khattab di Madinah, senantiasa menantikan berita-berita dari Mesir dari waktu ke waktu.
Ia sangat gelisah ingin secepatnya mendapat berita tentang jatuhnya Kota Iskandariah ke tangan pasukan Muslimin. Tetapi berita ini sampai kepadanya terlambat satu bulan.
Baca juga: Penaklukan Mesir: Kisah Pasukan Muslim Terpukau Keindahan Kota Iskandariah
Keterlambatan ini membuatnya tidak senang. Ia mencari tahu apa sebabnya. Pasukan-pasukan itu yang sudah menaklukkan kota-kota dan benteng-benteng yang paling kuat dan kukuh. Dia pun tidak mengurangi bala bantuan yang harus dikirimkan kepada Amr, bala bantuan yang akan menjamin dapat mengalahkan musuh.
Kendati begitu, mengapa ia tinggal lama-lama di depan tembok-tembok kota yang terkepung itu, seolah ia dan pasukannya sudah keenakan tinggal begitu, dan seolah dengan itu sudah cukup tanpa harus ada usaha lain?
Berita-berita dari Romawi serta pergolakan yang terjadi dalam istana kerajaan setelah Heraklius meninggal juga tidak lepas dari perhatian Amirulmukminin.
Ya, bagaimana mungkin kesempatan yang jarang sekali ada untuk memperoleh kemenangan ini akan dilewatkan begitu saja oleh Amr bin As dan kawan-kawannya, yang sebelum itu mereka sudah dapat mengalahkan Romawi di Ajnadain?
Padahal waktu itu Heraklius masih hidup, dan Romawi menganggap Ajnadain adalah benteng pertama dalam rencana mempertahankan Baitulmukadas (Yerusalem), yang menurut anggapan mereka mempertahankan Baitulmukadas berarti mempertahankan agama mereka dan makam Almasih?
Kalau begitu bukanlah kekuatan Romawi yang menghentikan pasukan Muslimin di depan pintu Iskandariah. Tentu ada sesuatu yang menimpa pasukan Muslimin sehingga mereka tidak berani maju menghadapi maut dan bersedia mati syahid.
Baca juga: Kisah Amr bin Ash Menaklukkan Iskandariah: Kemenangan Muslimin di Naqiyus
Lihat Juga :