Inilah Musuh Kita yang Sebenarnya, 9 Nama Setan dan Tugasnya

Senin, 24 Agustus 2020 - 18:58 WIB
loading...
Inilah Musuh Kita yang Sebenarnya, 9 Nama Setan dan Tugasnya
Setan diberi kemampuan lebih dalam menggoda manusia, namun setan tak mampu mengalahkan orang yang ikhlas. Foto ilustrasi/Ist
A A A
Sudah menjadi ketetapan Allah Ta'ala bahwa Iblis dan bala tentaranya akan menggoda manusia hingga Hari Kiamat. Al-Qur'an menjelaskan bagaimana tipu daya setan dalam menjerumuskan manusia. Iblis berkata: "Karena Engkau telah menghukumku tersesat, maka saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan-Mu yang lurus, kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur." (QS Al-A'raf: Ayat 16-17)

Di ayat lain, Allah 'Azza wa Jalla berfirman:

فَاَزَلَّهُمَا الشَّيْطٰنُ عَنْهَا فَاَخْرَجَهُمَا مِمَّا كَانَا فِيْهِ ۖ وَقُلْنَا اهْبِطُوْا بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ ۚ وَلَـكُمْ فِى الْاَرْضِ مُسْتَقَرٌّ وَّمَتَاعٌ اِلٰى حِيْنٍ

"Lalu setan memerdayakan keduanya (Adam dan Hawa) dari Surga sehingga keduanya dikeluarkan dari (segala kenikmatan) ketika keduanya di sana (surga). Dan Kami berfirman, Turunlah kamu! Sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain. Dan bagi kamu ada tempat tinggal dan kesenangan di bumi sampai waktu yang ditentukan." (QS. Al-Baqarah: Ayat 36). (Baca Juga: Ketika Setan Menggoda Manusia dengan Kemiskinan )

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam (SAW) juga bersabda: "Sesungguhnya setan menyusup dalam diri manusia melalui aliran darah. Aku khawatir sekiranya setan itu menyusupkan kejelekan dalam hati kalian". (Muttafaqun 'alaih).

Sekitar 14 abad lalu, sahabat Nabi yang mulia Sayyidina Umar bin Khattab RA adalah sosok sahabat yang ditakuti setan. Bahkan keberaniannya tidak hanya membuat manusia segan, tetapi juga bangsa jin pernah berkata mengenai nama-nama setan beserta tugasnya. (Baca Juga: Kisah Umar bin Khattab, Khalifah Kedua yang Ditakuti Setan )

Berikut nama-nama Iblis dan anak cucunya sebagaiman dikemukakan Syeikh Nawawi Al-Bantani dalam satu kitabnya yang menukil perkataan Umar Bin Khattab RA . Sayyidina Umar berkata bahwa anak cucu setan itu ada 9 yaitu: Zalaytun (Zalanbar), Watsin, Laqus, A'wan, Hafaf, Murroh, Masuth, Dasim, Walhan.

1. Setan Zalaytun.
Sebagian ulama mengatakan juga Zalanbur, (fahuwa sahibul aswaq). Setan ini adalah penguasa pasar dan pusat perbenlanjaan (mal). Bisikannya menyebabkan para pedagang berani bersumpah palsu atas dagangannya, berani mengurangi timbangan pembelinya dan melakukan kecurangan. Mungkin ini pula yang mengilhami Syeikh Az-Zarnuji sebagai pengarang Kitab Ta'lim Al-Muta’allim melarang para santrinya untuk makan di pasar, sebab alasan bahwa di pasar adalah tempatnya setan . Sebab di pasar inilah kejujuran benar-benar diuji.

2. Setan Watsin.
Sebagian ulama juga mengatakan setan Tabar, (fahuwa sahibul mushibat). Setan ini adalah penguasa musibah, maka sering kita melihat banyak kejadian orang-orang menjerit-jerit, meronta-ronta ketika mendapat musibah. Bahkan tidak jarang seseorang bunuh diri ketika merasa dirinya tidak kuat mendapat cobaan. Di situlah Watsin bertepuk tangan karena ternyata godaannya berhasil membuat manusia menjauh dari sabar. Oleh sebab itu Allah berfirman: Innallaha ma’as shobirin (sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar).

3. Setan A'wan.
A'wan (fahuwa sahibus sulhton) adalah setan penguasa para raja, pemerintah, pejabat, wakil rakyat. Maka mengapa hingga hari ini korupsi terus merajalela tak henti-henti, mengapa para wakil rakyat yang harusnya mensejahterkan rakyat justru malah menyengsarakan rakyat. Jawabnnya ialah sebab ketika kita diberi amanah sebagai penguasa, maka di situlah setan A'wan berbisik pantang untuk menjadikan kita sebagai pemimpin yang tercela.

4. Setan Hafaf.
Hafaf (fahuwa shohibu ssyarob) adalah setan penguasa minuman (yang memabukkan). Hafaf terus berbisik di telinga kita supaya dapat mencicipi minuman-minuman yang memabukkan. Membuat para peminum menjadi mabuk, setelah mabuk hilanglah kesadaran, dan akhirnya dengan mudah melakukan hal-hal maksiat yang lebih besar.

5. Setan Murroh.
Murroh (fahuwa shohibul mazamir) merupakan setan penguasa seruling, dalam artian penguasa alat-alat musik. Maka jika ada seseorang yang terlena dengan memainkan alat musik hingga lupa waktu, kemudian akhirnya meninggalkan salat dan sebagainya, maka sungguh ia telah terlelap oleh tipu daya setan bernama Murroh.

6. Setan Laqus.
Setan Laqus (fahuwa shohibul majus). Dikatakan pula oleh sebagian ulama bahwa setan ini selalu menjerumuskan seorang laki-laki dan perempuan untuk berbuat zina.

7. Setan Masuth.
Masuth (fahuwa shohibul akhbar) adalah setan penguasa berita. Dia akan membisikkan manusia untuk terus menebarkan isu-isu dan berita-berita yang tidak benar atau kabar bohong.

8. Setan Dasim.
Setan Dasim (fahuwa shohibul buyut). Setan ini adalah penguasa rumah. Maka sesungguhnya di dalam rumah kita terdapat setan Dasim yang sedang berkeliaran. Setan ini selalu mengganggu keharmonisan rumah tangga seseorang, jika keluarga tidak bisa mengontrol dari godaannya, maka timbullah pertengkaran hingga perceraian.

9. Setan Walhan.
Setan Walhan (fahuwa yuwaswisu fil wudhu, was sholat, wal 'ibadat) adalah setan pengganggu dan pemberi keragu-raguan dalam setiap melaksanakan wudhu, salat dan ibadah lainnya. Dia membisikkan keraguan kepada seseorang yang berwudhu agar terus mengulang-ulang wudhunya. Dengan sebab mengulang wudhunya maka akan banyak air yang terbuang dan mubadzir. Allah berfirman: "innal mubadzdziriina kanu ikhwaana ssyayathin (seseungguhnya orang-orang yang memubadzirkan sesuatu itu merupakan teman-teman setan ). Ia juga meragu-ragukan kita dalam salat, supaya salat kita tidak khusyuk, demikian ibadah yang lain.

Doa Berlindung dari Kejahatan Setan

Selain membaca Ta'awudz (أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ) dan memperbanyak dzikir, berikut doa mengusir setan sebagaimana dibadikan dalam Al-Qur'an:

وَقُل رَّبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَٰتِ ٱلشَّيَٰطِينِ
وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَن يَحْضُرُونِ


Wa Qul: Rabbi a'udżu bika min hamazātisy-syayathiin, wa a'udzu bika Rabbi Ay-yahdhuruun.

Artinya:
Dan katakanlah: "Ya Tuhanku aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan syaitan. Dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku". (Surat Al-Mu'minun Ayat 97-98)

Demikian nama-nama keturuan setan dan tugas-tugasnya menggoda manusia. Semoga Allah memberi kita taufik dan berkenan melindungi kita dari tipu daya serta gangguan setan . (Baca Juga: Kisah Iblis Galau dan Memohon Tobat Lewat Nabi Musa )

Wallahu Ta'ala A'lam
(rhs)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3550 seconds (11.97#12.26)