Perang Salib II: Kisah Kekalahan Dinasti Murabithun di Eropa
Kamis, 01 Agustus 2024 - 16:20 WIB
loading...
Di barat Eropa, tepatnya di Semenanjung Iberia, pasukan Salib berupaya mengusir Dinasti Murabithun yang berkuasa di Andalusia. Ilustrasi: Ist
A
A
A
Perang Salib II terjadi pada 1147-1150. Di barat Eropa, tepatnya di Semenanjung Iberia, pasukan Salib berupaya mengusir Dinasti Murabithun yang berkuasa di Andalusia .
Dinasti Murabithun berasal dari Maghrib atau Maroko . Dinasti tersebut didirikan oleh Suku Berber pada tahun 1040. Masuknya Dinasti Murabithun ke Andalusia, Semenanjung Iberia karena keterlibatan Dinasti Murabithun pada Pertempuran Sagrajas 1086.
Pertempuran tersebut berhasil dimenangkan oleh Dinasti Murabithun yang berhasil memukul mundur invasi kerajaan-kerajaan Kristen di utara Semenanjung Iberia.
Pada tahun 1090, Yusuf bin Tasyfin memutuskan untuk menaklukkan Andalusia dengan cara menundukkan thaifah-thaifah yang terdapat di Andalusia di bawah pemerintahan Dinasti Murabithun.
Baca juga: Perang Salib II: Bukan Hanya Perang Katolik dengan Islam
Perang Lisbon
Jonathan Phillips dalam bukunya berjudul "The Crusades 1095-1204" (New York: Routledge 2014) menyebut pertempuran yang bersejarah di Perang Salib II dari front barat adalah Pertempuran Lisbon yang terjadi dari tanggal 1 Juli 1147 hingga 25 Oktober 1147. Pertempuran tersebut dimenangkan oleh Kerajaan Portugal , dibantu oleh pasukan Salib yang datang dari Inggris .
Pasukan Salib tersebut bertujuan mengikuti Perang Salib di Yerusalem akan tetapi singgah di pantai utara Porto dan akhirnya membantu Kerajaan Portugal yang dipimpin oleh Afonso I untuk merebut Lisbon dari Thaifah Badajoz.
Kondisi politik Islam yang penuh persaingan antara dinasti-dinasti kecil membuat kekuatan Islam lemah, tidak seperti masa-masa Kekhalifahan Cordoba dan Dinasti Murabithun.
Dengan jatuhnya Lisbon, penguasaan Islam atas kota tersebut telah selesai. Selain pertempuran Lisbon, Perang Salib di front barat juga terjadi antara Alfonso VII, Raja Leon, dan Castilla melawan Dinasti Murabithun yang pada waktu itu kekuatannya melemah.
Dinasti Murabithun berasal dari Maghrib atau Maroko . Dinasti tersebut didirikan oleh Suku Berber pada tahun 1040. Masuknya Dinasti Murabithun ke Andalusia, Semenanjung Iberia karena keterlibatan Dinasti Murabithun pada Pertempuran Sagrajas 1086.
Pertempuran tersebut berhasil dimenangkan oleh Dinasti Murabithun yang berhasil memukul mundur invasi kerajaan-kerajaan Kristen di utara Semenanjung Iberia.
Pada tahun 1090, Yusuf bin Tasyfin memutuskan untuk menaklukkan Andalusia dengan cara menundukkan thaifah-thaifah yang terdapat di Andalusia di bawah pemerintahan Dinasti Murabithun.
Baca juga: Perang Salib II: Bukan Hanya Perang Katolik dengan Islam
Perang Lisbon
Jonathan Phillips dalam bukunya berjudul "The Crusades 1095-1204" (New York: Routledge 2014) menyebut pertempuran yang bersejarah di Perang Salib II dari front barat adalah Pertempuran Lisbon yang terjadi dari tanggal 1 Juli 1147 hingga 25 Oktober 1147. Pertempuran tersebut dimenangkan oleh Kerajaan Portugal , dibantu oleh pasukan Salib yang datang dari Inggris .
Pasukan Salib tersebut bertujuan mengikuti Perang Salib di Yerusalem akan tetapi singgah di pantai utara Porto dan akhirnya membantu Kerajaan Portugal yang dipimpin oleh Afonso I untuk merebut Lisbon dari Thaifah Badajoz.
Kondisi politik Islam yang penuh persaingan antara dinasti-dinasti kecil membuat kekuatan Islam lemah, tidak seperti masa-masa Kekhalifahan Cordoba dan Dinasti Murabithun.
Dengan jatuhnya Lisbon, penguasaan Islam atas kota tersebut telah selesai. Selain pertempuran Lisbon, Perang Salib di front barat juga terjadi antara Alfonso VII, Raja Leon, dan Castilla melawan Dinasti Murabithun yang pada waktu itu kekuatannya melemah.
Lihat Juga :