Menyayat Hati...! Merangkul Palestina dengan Puisi

Minggu, 18 Agustus 2024 - 09:43 WIB
loading...
Menyayat Hati...! Merangkul...
Grafiti di Beirut menunjukkan gambar penyair Palestina Mahmoud Darwish pada bulan Januari 2014. Foto/Ilustrasi: MEE
A A A
Teks berikut berbicara tentang merangkul Palestina melalui bahasa puitis, yang dapat mengemukakan apa yang sering dianggap "tak terucapkan", memaksa kita untuk berinvestasi dalam kerja keras menguraikan dan memahami.

Para penyair menggambarkan bagaimana orang berinteraksi, mengecewakan satu sama lain, dan merangkul satu sama lain.

Ada pelukan yang mematikan: pelukan yang mencekik, mengaburkan, dan memusnahkan - tetapi tidak dapat menghapus Palestina. Ada juga pelukan yang tidak diinginkan: pelukan yang menghantui, tetapi saling menjerat kedua belah pihak.

Terakhir, ada pelukan yang bersahabat: hangat dan menenangkan, tetapi jauh, dan tidak dapat menawarkan perlindungan dari proses dehumanisasi Israel yang sedang berlangsung.

"Pelukan Israel meratakan dan membungkam, yang bertujuan untuk mengubah wilayah tersebut dan membubarkan Palestina," tulis Brigitte Herremans dalam artikelnya berjudul "War on Gaza: How to embrace Palestine through poetry" yang dilansir Middle East Eye atau MEE pada Sabtu, 17 Agustus 2024.

Baca juga: Genosida Israel: Era Dominasi AS Telah Berakhir

Brigitte Herremans adalah peneliti pascadoktoral di Pusat Hak Asasi Manusia Universitas Ghent. Ia meneliti hubungan antara seni dan akuntabilitas dalam konteks Suriah dan Palestina.

Dari tahun 2002 hingga 2018, Brigitte Herremans bekerja sebagai petugas kebijakan Timur Tengah untuk LSM Broederlijk Delen dan Pax Christi Flanders. Dari tahun 2017 hingga 2019, ia bekerja sebagai petugas kebijakan Timur Tengah dan Afrika Utara di BOZAR, pusat seni rupa di Brussels.

Selanjutnya ia menulis:

Pelukan Israel tersebut tidak hanya bersifat fisik, merampas tanah orang-orang melalui kekuatan yang luar biasa dan kekerasan genosida, di samping puluhan tahun penghancuran dan pemindahan atas nama penebusan, peradaban, dan "pembelaan diri".

Mereka juga bertujuan merampas ingatan dan suara orang-orang, merendahkan dan menguras sumud (ketahanan) Palestina, dan akhirnya menciptakan kategori "orang-orang yang berlebihan", dalam kata-kata filsuf Hannah Arendt.

Ada pula pelukan yang kurang nyata, tetapi tetap sangat merusak, yang dihasilkan dari kolaborasi dan kepentingan yang tumpang tindih. Hasilnya adalah lebih banyak pembungkaman, mencegah orang-orang Palestina menceritakan kisah mereka dan menuntut kembali hak-hak mereka. Mahmoud Darwish memutuskan untuk menjadi penyair Troy "karena Troy tidak menceritakan kisahnya".

Baca juga: Genosida Israel Menimbulkan Bencana Lingkungan dan Iklim

Anda Akan Tinggal saat Kami Tinggal
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Tadabur Surat Al Maidah...
Tadabur Surat Al Maidah Ayat 21 : Perintah untuk Membela Palestina
Al-Quran Menegaskan...
Al-Quran Menegaskan Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil
Rekomendasi
Lubang Lapisan Ozon...
Lubang Lapisan Ozon di Antartika Menciut
4 Penemuan Ilmuwan Muslim...
4 Penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia saat Ini
Teliti Bencana Kebakaran...
Teliti Bencana Kebakaran Hutan, Ilmuwan Temukan Keajaiban pada Pohon
Artikel Terkini
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Fakta Sejarah: Hijrah...
Fakta Sejarah: Hijrah Nabi SAW Terjadi di Bulan Rabiul Awal, Bukan Muharram
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved