4 Ayat Surah An-Nisa yang Lebih Baik dari Dunia dan Seisinya
Rabu, 26 Agustus 2020 - 16:36 WIB
loading...
A
A
A
3. وَلَوْ أَنَّهُمْ إِذ ظَّلَمُوٓا۟ أَنفُسَهُمْ جَآءُوكَ فَٱسْتَغْفَرُوا۟ ٱللَّهَ وَٱسْتَغْفَرَ لَهُمُ ٱلرَّسُولُ لَوَجَدُوا۟ ٱللَّهَ تَوَّابًا رَّحِيمًا
Walau annahum idzzhalamu anfusahum jauka fas taghfarullaha was taghfara lahumurraluuhu lawajadullaha tawwabar rahima.
Artinya:
Sesungguhnya jikalau mereka ketika menganiaya dirinya datang kepadamu ( Nabi Muhammad SAW ), lalu memohon ampun kepada Allah dan Rasul pun memohonkan ampun untuk mereka, tentulah mereka mendapati Allah Mahapenerima taubat lagi Mahapenyayang. (Surah An-Nisa Ayat 64)
4. وَمَن يَعْمَلْ سُوٓءًا أَوْ يَظْلِمْ نَفْسَهُۥ ثُمَّ يَسْتَغْفِرِ ٱللَّهَ يَجِدِ ٱللَّهَ غَفُورًا رَّحِيمًا
Waman ya mal suu'a au yadh lim nafsahu tsumma yas tagh firillaha yajidillaha ghafuu ra rahima.
Artinya:
Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun (beristighfar) kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Surat An-Nisa Ayat 110)
Jabir bin Abdillah An-Anshari RA berkata bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda: "Syafaatku untuk orang-orang yang berdosa besar dari ummatku, siapa yang mendustakannya tidak akan mencapainya." Jabir RA berkata: "Orang yang tidak berdosa besar tidak memerlukan syafaat sebagaimana ayat di atas". (Baca Juga: Begini Cara Rasulullah SAW Mengajarkan Ilmu-ilmu yang Ganjil )
Wallahu Ta'ala A'lam
(rhs)
Lihat Juga :