Khotbah Jumat Tentang Maulid Nabi Muhammad SAW
Jum'at, 13 September 2024 - 05:15 WIB
loading...
A
A
A
Ma’asyiral muslminin wazumratal mu’minin hafidhakumullâh,
Nabi Muhammad adalah manusia pilihan Allah sebagai utusan di muka bumi. Beliau bukan hanya diutus untuk kalangan bangsa Arab, namun seluruh manusia bahkan alam semesta. Hal ini dijelaskan dalam Al-Qur’an Surat as-Saba’ ayat 28:
“Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui.” (QS. As-Saba: 28).
Imam al-Baidhawi dalam kitab tafsirnya menyebut sebab pengutusan Nabi Muhammad sebagai rahmat dan kasih sayang bagi seluruh alam ialah karena beliau memang diutus di muka bumi ini sebagai sumber kebahagiaan dan kebaikan bagi kehidupan manusia lain di dunia maupun akhirat kelak.
Lalu, ditegaskan Imam Ibnu ‘Abbas yang menyebutkan dalam tafsirnya bahwa siapa pun yang menerima ajaran kasih sayang dari Nabi Saw dan mensyukurinya, maka ia akan bahagia hidupnya. Sebaliknya, mereka yang menolak dan ingkar akan merugi selama hidupnya.
Maasyiral Muslimin rahimakumullah,
Kehadiran Nabi Muhammad Saw ke dunia ini juga membawa misi memperbaiki akhlak manusia. Rasulullah Saw bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Bukhari, Baihaqi, dan Hakim:
“Sungguh aku diutus menjadi Rasul untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.”
Nabi Muhammad adalah manusia pilihan Allah sebagai utusan di muka bumi. Beliau bukan hanya diutus untuk kalangan bangsa Arab, namun seluruh manusia bahkan alam semesta. Hal ini dijelaskan dalam Al-Qur’an Surat as-Saba’ ayat 28:
وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلا كَافَّةً لِلنَّاسِ بَشِيرًا وَنَذِيرًا وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لا يَعْلَمُونَ
“Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui.” (QS. As-Saba: 28).
Imam al-Baidhawi dalam kitab tafsirnya menyebut sebab pengutusan Nabi Muhammad sebagai rahmat dan kasih sayang bagi seluruh alam ialah karena beliau memang diutus di muka bumi ini sebagai sumber kebahagiaan dan kebaikan bagi kehidupan manusia lain di dunia maupun akhirat kelak.
Lalu, ditegaskan Imam Ibnu ‘Abbas yang menyebutkan dalam tafsirnya bahwa siapa pun yang menerima ajaran kasih sayang dari Nabi Saw dan mensyukurinya, maka ia akan bahagia hidupnya. Sebaliknya, mereka yang menolak dan ingkar akan merugi selama hidupnya.
Maasyiral Muslimin rahimakumullah,
Kehadiran Nabi Muhammad Saw ke dunia ini juga membawa misi memperbaiki akhlak manusia. Rasulullah Saw bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Bukhari, Baihaqi, dan Hakim:
إِنَّمَا بُعِثْتُ لأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الأَخَلاقِ
“Sungguh aku diutus menjadi Rasul untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.”
Lihat Juga :