Klaim Gagasan Israel Raya dari Alkitab Ibrani: Rencana Oded Yinon dan Allon

Selasa, 15 Oktober 2024 - 05:27 WIB
loading...
A A A
Tema utama dari Rencana Yinon adalah bahwa Israel dapat meningkatkan dominasi regionalnya dengan mendorong ketidakstabilan, konflik internal, dan akhirnya memecah belah negara-negara di sekitarnya.

Dengan melemahkan negara-negara seperti Irak , Suriah, dan Mesir , Israel dapat mencegah terbentuknya front Arab yang bersatu, sebagaimana rencana yang dipromosikan oleh para Zionis terkemuka ini.

1. Pemecahan negara-negara Arab: Inti dari argumen Yinon adalah bahwa keamanan dan dominasi jangka panjang Israel akan lebih baik dijamin dengan melemahkan dan memecah belah negara-negara Arab tetangga.

Ia percaya bahwa perbatasan yang ditetapkan oleh kekuatan kolonial setelah Perang Dunia I—terutama di bawah Perjanjian Sykes-Picot—menciptakan negara-negara multietnis yang tidak stabil seperti Irak, Suriah, dan Lebanon.

Yinon melihat ini sebagai kesempatan bagi rezim pendudukan Israel untuk memanfaatkan kerapuhan mereka yang melekat.

2. Pecahnya Irak: Yinon merekomendasikan pemisahan Irak menjadi tiga entitas terpisah: negara Syiah di selatan, negara Sunni di tengah, dan negara Kurdi di utara. Fragmentasi ini dirancang untuk melemahkan kemampuan Irak dalam menimbulkan ancaman terpadu terhadap Israel.

Baca juga: Theodor Herzl, Tokoh Zionis Israel yang Coba Suap Sultan Abdul Hamid II

3. Melemahnya Lebanon: Rencana tersebut juga difokuskan pada Lebanon, yang sudah berada dalam pergolakan perang saudara pada saat Yinon menulis.

Ia mengusulkan fragmentasi permanen Lebanon menjadi negara-negara yang lebih kecil dan homogen secara etnis, sehingga mengurangi kapasitasnya untuk bertindak secara kohesif. Ini terjadi jauh sebelum Hizbullah muncul.

4. Disintegrasi Suriah: Menurut Rencana Yinon, Suriah harus dibagi menjadi beberapa wilayah berbeda berdasarkan garis etnis dan agama—Alawi, Sunni, Druze, dan Kurdi.

Suriah yang terpecah-pecah akan kurang mampu menantang ambisi teritorial Israel, khususnya terkait Dataran Tinggi Golan.

5. Mesir: Yinon menyarankan bahwa Mesir juga dapat menghadapi ketidakstabilan internal, yang akan menguntungkan Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
3 Janji Allah SWT dalam...
3 Janji Allah SWT dalam Al Quran untuk Bani Israel, 2 Sudah Terbukti
Kembali Korban Berjatuhan...
Kembali Korban Berjatuhan di Gaza Utara, Ambulans Dompet Dhuafa Terus Evakuasi Tiada Henti
Palestina di Era Shalahuddin...
Palestina di Era Shalahuddin Al-Ayyubi, Negeri Penuh Berkah yang Kini Hancur Lebur di Tangan Zionis
Rekomendasi
Pabrik Senjata Berusia...
Pabrik Senjata Berusia 5.500 Tahun Ditemukan di Israel
Ilmuwan Yakin Iklim...
Ilmuwan Yakin Iklim di Bumi Berubah Akibat Anomali Antarbintang
Tukang Kayu Memainkan...
Tukang Kayu Memainkan Peran Penting dalam Peradaban Mesopotamia
Artikel Terkini
Curang dalam Islam:...
Curang dalam Islam: Ancaman Pelaku Kecurangan dalam Al-Qur'an dan Hadis, Bukan Golongan Rasulullah
4 Kisah Menuntut Ilmu...
4 Kisah Menuntut Ilmu dalam Al-Qur'an yang Penuh Hikmah, dari Nabi Musa hingga Burung Hudhud
Belajar Agama Lewat...
Belajar Agama Lewat Media Sosial, Ini Etika yang Harus Diperhatikan Muslim
Hukum Ngaji Online Menurut...
Hukum Ngaji Online Menurut Gus Baha, Kapan Lewat Internet dan Kapan Harus Berguru Langsung?
Generasi Muda Diingatkan...
Generasi Muda Diingatkan Bijak Gunakan Gadget dan Media Sosial, Jangan Abaikan Kewajiban
Dakwah di Media Sosial...
Dakwah di Media Sosial : Cara Menebar Kebaikan dan Meraih Pahala Jariyah
Infografis
Peta Israel Raya, Provokasi...
Peta Israel Raya, Provokasi Zionis atau Rencana Nyata?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved