Kisah Burung Ababil dalam Al Qur'an : si Gagah Pembawa Kerikil dari Neraka
Senin, 13 Januari 2025 - 16:08 WIB
loading...
A
A
A
Disebutkan dalamSirah Nabawiyahkarya Shafiyurrahman Al-Mubarakfuri, pasukan bergajah tersebut berada di bawah pimpinan Abrahah bin Shabah, seorang Gubernur Jenderal Najasyi Habasyah di Yaman. Mereka datang ke Makkah untuk menghancurkan Ka'bah namun Allah SWT menggagalkan rencananya dengan mengutus burung ababil.
Ibnu Hisyam mengatakan, "Al-ababil berarti kawanan, dan masyarakat Arab tidak menggunakan kata itu dalam bentuk mufrad (tunggal."
Ibnu 'Abbas dan adh-Dhahhak mengatakan, "Ababil berarti sebagian mengikuti sebagian lainnya."
Al-Hasan al-Bashri dan Qatadah mengatakan, "Ababil berarti sangat banyak."
Mujahid mengatakan, "Ababil berarti sekumpulan yang saling mengikuti dan berkumpul."
Ibnu Zaid mengatakan, "Al-ababil berarti yang berbeda-beda, yang datang dari semua penjuru."
Sesungguhnya Allah SWT Maha Besar, tidak ada pasukan yang dapat mengalahkan kebesaran-Nya.
Senantiasa berserah diri kepada Allah SWT. Sesungguhnya Allah SWT akan selalu melindungi hamba-Nya yang beriman.
Baca juga: Kisah Ulat Berzikir dan Malunya Nabi Daud AS
Arti Burung Ababil
Dikutip dari sumber buku yang sama, para ulama mengartikan burung ababil sebagai berikut:Ibnu Hisyam mengatakan, "Al-ababil berarti kawanan, dan masyarakat Arab tidak menggunakan kata itu dalam bentuk mufrad (tunggal."
Ibnu 'Abbas dan adh-Dhahhak mengatakan, "Ababil berarti sebagian mengikuti sebagian lainnya."
Al-Hasan al-Bashri dan Qatadah mengatakan, "Ababil berarti sangat banyak."
Mujahid mengatakan, "Ababil berarti sekumpulan yang saling mengikuti dan berkumpul."
Ibnu Zaid mengatakan, "Al-ababil berarti yang berbeda-beda, yang datang dari semua penjuru."
Hikmah Kisah Burung Ababil
Kisah burung ababil mengandung beberapa hikmah. Mengutip bukuCerita Al Quranyang disusun oleh Tim Erlangga for Kids, berikut di antaranya:Sesungguhnya Allah SWT Maha Besar, tidak ada pasukan yang dapat mengalahkan kebesaran-Nya.
Senantiasa berserah diri kepada Allah SWT. Sesungguhnya Allah SWT akan selalu melindungi hamba-Nya yang beriman.
Baca juga: Kisah Ulat Berzikir dan Malunya Nabi Daud AS
(wid)
Lihat Juga :