Dai Ambassador Dompet Dhuafa Warnai Kehidupan Muslim Jawa di Kaledonia Baru
Kamis, 20 Maret 2025 - 15:32 WIB
loading...
A
A
A
Banyak di antaranya berasal dari wilayah Magelang, Jawa Tengah. Sejak 2010, mereka telah mendatangkan seorang pengajar agama (Kaum) untuk memberikan pelajaran mengenai pengurusan jenazah sesuai dengan praktik dan ajaran Islam.
Ustaz Basyir Arif memulai kegiatan dengan berbuka puasa bersama, dilanjutkan dengan salat Magrib berjemaah, serta membahas berbagai isu yang terkait dengan Islam di Noumea. Setelah itu, kami melaksanakan salat Isya, diikuti dengan Tarawih dan Witir, dan diakhiri dengan sebuah ceramah. Terselip rasa bungah dan bahagia dalam beribadah di tengah suasana yang sederhana ini.
”Namun pada Rabu (12/3/2025), kami mendapat berita sedih tentang meninggalnya seorang anggota dari komunitas keturunan Jawa di Noumea. Ia juga salah satu anggota asosiasi tempat kami berdakwah setiap hari Jumat,” ujarnya. Baca juga: Agama Warga Negara Kaledonia Baru dan Persentasenya
Proses pemakaman di Noumea mengharuskan jenazah untuk dimandikan dan dikremasi. Setelah itu, jenazah disimpan di ruang duka dekat area pemakaman sambil menunggu persetujuan dari pemerintah setempat untuk melangsungkan pemakaman. Hal ini jauh berbeda dengan di Indonesia di mana proses pemakaman dapat dilaksanakan pada hari yang sama.
Pada Kamis (13/3/2025), mereka tahlilan dan yasinan di ruang duka tersebut. Lalu pada Jumat (14/03/2025), jenazah baru dapat dimakamkan dan kami turut berpartisipasi dalam salat jenazah serta berdoa. Selama tujuh malam setelah salat Magrib, asosiasi menyelenggarakan tahlilan dan yasinan, dan kami ikut serta dalam penutupan acara tersebut.
Ustaz Basyir Arif memulai kegiatan dengan berbuka puasa bersama, dilanjutkan dengan salat Magrib berjemaah, serta membahas berbagai isu yang terkait dengan Islam di Noumea. Setelah itu, kami melaksanakan salat Isya, diikuti dengan Tarawih dan Witir, dan diakhiri dengan sebuah ceramah. Terselip rasa bungah dan bahagia dalam beribadah di tengah suasana yang sederhana ini.
”Namun pada Rabu (12/3/2025), kami mendapat berita sedih tentang meninggalnya seorang anggota dari komunitas keturunan Jawa di Noumea. Ia juga salah satu anggota asosiasi tempat kami berdakwah setiap hari Jumat,” ujarnya. Baca juga: Agama Warga Negara Kaledonia Baru dan Persentasenya
Proses pemakaman di Noumea mengharuskan jenazah untuk dimandikan dan dikremasi. Setelah itu, jenazah disimpan di ruang duka dekat area pemakaman sambil menunggu persetujuan dari pemerintah setempat untuk melangsungkan pemakaman. Hal ini jauh berbeda dengan di Indonesia di mana proses pemakaman dapat dilaksanakan pada hari yang sama.
Pada Kamis (13/3/2025), mereka tahlilan dan yasinan di ruang duka tersebut. Lalu pada Jumat (14/03/2025), jenazah baru dapat dimakamkan dan kami turut berpartisipasi dalam salat jenazah serta berdoa. Selama tujuh malam setelah salat Magrib, asosiasi menyelenggarakan tahlilan dan yasinan, dan kami ikut serta dalam penutupan acara tersebut.
(poe)
Lihat Juga :