9 Contoh Kultum Jelang Idulfitri, Mengisi Akhir Ramadan dan Menyambut Hari Kemenangan

Kamis, 27 Maret 2025 - 05:00 WIB
loading...
9 Contoh Kultum Jelang...
Biasanya, di penghujung bulan Ramadan, para penceramah mengangkat tema Idulfitri, hari raya umat Islam yang juga disebut sebagai hari kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa. Foto ilustrasi/ist
A A A
Kumpulan contoh kultum menjelang Idulfitri menarik disimak. Materinya bisa dijadikan referensi ceramah singkat saat mengisi waktu sebelum berbuka puasa hingga di sela-sela salat tarawih.

Bulan Ramadan juga identik dengan kultum alias kuliah tujuh menit. Di Indonesia sendiri, kultum ini disampaikan penceramah kepada jemaah dalam beberapa waktu berbeda, seperti sebelum berbuka puasa, sebelum tarawih, di sela-sela antara tarawih dan witir hingga sebelum mengerjakan salat subuh.

Biasanya, di penghujung bulan Ramadan, penceramah mengangkat tema Idulfitri , hari raya umat Islam yang juga disebut sebagai hari kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa. Berikut beberapa contohnya.

Contoh Kultum Jelang Idulfitri

1. Contoh Pertama

Jemaah salat tarawih yang dirahmati oleh Allah,

Tidak terasa sebentar lagi kita semua segera memasuki bulan Syawal setelah berhasil melaksanakan ibadah puasa Ramadan. Tak lama lagi, tiba saatnya bagi kita untuk merayakan kemenangan atas ibadah yang telah kita lakukan dalam momen hari raya Idul Fitri.

Jemaah sekalian,

Hari raya Idul Fitri menjadi hari yang sangat dinanti-nanti kaum muslimin seluruh dunia. Sebab, ini adalah momen Allah memberikan anugerah yang sangat banyak kepada kita semua, tidak hanya berupa pahala atas ibadah yang kita lakukan selama ini, namun Allah juga mengampuni semua dosa-dosa yang ada dalam diri kita.

Pada salah satu haditsnya Rasulullah SAW bersabda: "Jika hari raya Idul Fitri telah tiba, para malaikat akan berbaris di pintu-pintu jalan sambil menyerukan: 'Wahai golongan umat Islam, segeralah berangkat kepada Tuhan Yang Maha Mulia. Dia akan menganugerahi kebaikan dan memberikan pahala yang sangat besar. Sungguh, kamu telah diperintahkan untuk beribadah di malam hari, lalu kamu laksanakannya. Kamu diperintahkan berpuasa di siang hari, lalu kamu kerjakan. Kamu telah memenuhi seruan Tuhanmu, maka terimalah hadiahmu. Kemudian ketika mereka sudah selesai menunaikan shalat (hari raya Idul Fitri), malaikat berseru kembali: "Ketahuilah bahwa Tuhanmu telah mengampuni dosa-dosamu. Maka kembalilah keperjalanan hidup kalian selanjutnya, sebagai orang-orang yang memperoleh petunjuk." (HR At-Thabrani)

Sebagai penutup, marilah sekali lagi kita memanfaatkan penghujung bulan suci ini untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah. Semoga Allah menerima amal ibadah kita dan menjadikan kita termasuk hamba-Nya yang bertakwa.

Wa billahi taufiq wal hidayah, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

2. Contoh Kedua

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Jemaaah sekalian yang dirahmati Allah Swt,

Alhamdulillah, tinggal menghitung hari saja kita di bulan Ramadan. Sebentar lagi, kita akan kembali berpisah dengan bulan penuh berkah ini dan merayakan kemenangan di hari Idul Fitri.

Hadirin sekalian,

Idul Fitri bukan sekadar hari kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh di bulan Ramadan. Akan tetapi, ini menjadi momen di mana kita kembali kepada fitrah, yakni kesucian dan kebersihan hati.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

“Barang siapa berpuasa Ramadan atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR. Bukhari dan Muslim).

Jemaah sekalian, Idul Fitri mengajarkan kita untuk tetap menjaga nilai-nilai kebaikan yang telah kita tanamkan selama Ramadan. Ibadah, ketakwaan, dan amal baik tidak boleh berhenti setelah Ramadan berlalu, melainkan harus terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, zakat fitrah juga menjadi salah satu ibadah penting yang tak boleh terlewat dan harus ditunaikan sebelum Idul Fitri. Zakat ini berfungsi untuk membersihkan jiwa dari kesalahan kecil selama puasa serta membantu mereka yang kurang mampu agar dapat merayakan hari raya dengan penuh kebahagiaan.

Maka, akhirnua marilah kita jadikan Idul Fitri sebagai titik awal untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih taat kepada Allah. Semoga kita termasuk hamba-hamba Allah yang mendapatkan keberkahan di hari yang fitri.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

3. Contoh Ketiga

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang telah memberikan kita nikmat iman, Islam, dan kesehatan sehingga kita dapat menjalani ibadah puasa sampai penghujung bulan suci Ramadan ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Copyright © 2025 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.1800 seconds (0.1#10.24)