Mengenalkan Ketauhidan Sejak Dini pada Anak
Rabu, 09 September 2020 - 18:03 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga : Tarif Swab Test Semua Rumah Sakit Akan Distandardisasi )
Langka pertamanya adalah memberikan hapalan , kemudian pemahaman, kemudian kepercayaan (i'tiqad), keyakinan dan pembenaran. Hal ini bsa terjadi pada diri anak tanpa harus diberi bukti (alasan) yang nyata. Ini adalah karunia dari Allah Ta'ala pada hati manusia bahwa Dia melapangkan hati manusia untuk menerima iman di awal pertumbuhannya tanpa perlu argumentasi atau bukti yang nyata.
Itu semua karena setiap bayi yang lahir diciptakan Allah Ta'ala di atas fitrah keimanan. Sebagaimana firman Allah Ta'ala :
وَإِذْ أَخَذَ رَبُّكَ مِنۢ بَنِىٓ ءَادَمَ مِن ظُهُورِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَأَشْهَدَهُمْ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمْ أَلَسْتُ بِرَبِّكُمْ ۖ قَالُوا۟ بَلَىٰ ۛ شَهِدْنَآ ۛ أَن تَقُولُوا۟ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ إِنَّا كُنَّا عَنْ هَٰذَا غَٰفِلِينَ
"Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi". (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)" (QS Al-A'raf : 172)
(Baca juga : Jogja Ditransfer Duit dari Pusat Rp1,32 Triliun, Buat Apa? )
Jadi, akidah Islam adalah perkara yang wajib diajarkan terlebih dahulu. Setelah akidah ini tertanam kuat dalam diri dan hati sang anak, maka akan banyak faedah yang akan dirasakan anak ketika memiliki akidah shahihah. Ia akan terbiasa tawadlu dan selalu meminta pertolongan hanya kepada Allah terutama saat mengalami kesulitan.
Ia akan menyandarkan kesuksesan dan kebahagiaan hidup dengan selalu bersyukur kepada Allah Ta’ala. Ia akan mampu menerima segala kejadian yang menimpanya, yang menyenangkan maupun sebaliknya karena semua adalah kehendak-takdir-Nya.
(Baca juga : Rayakan Haornas, Ini Harapan Penyerang Muda Persija Jakarta )
Dengan landasan akidah yang kokoh di atas Al-Qur`an dan al-Hadis, insya allah anak akan terjaga dan senantiasa dalam lindungan Allah. Praktik pengukuhan akidah perlu terus menerus dibiasakan agar anak merasakan manfaatnya dengan menjauhkan kisah-kisah atau cerita yang menodai ke-shahih-an akidah, termasuk film atau game yang menyimpang.
Wallahu A'lam
Langka pertamanya adalah memberikan hapalan , kemudian pemahaman, kemudian kepercayaan (i'tiqad), keyakinan dan pembenaran. Hal ini bsa terjadi pada diri anak tanpa harus diberi bukti (alasan) yang nyata. Ini adalah karunia dari Allah Ta'ala pada hati manusia bahwa Dia melapangkan hati manusia untuk menerima iman di awal pertumbuhannya tanpa perlu argumentasi atau bukti yang nyata.
Itu semua karena setiap bayi yang lahir diciptakan Allah Ta'ala di atas fitrah keimanan. Sebagaimana firman Allah Ta'ala :
وَإِذْ أَخَذَ رَبُّكَ مِنۢ بَنِىٓ ءَادَمَ مِن ظُهُورِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَأَشْهَدَهُمْ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمْ أَلَسْتُ بِرَبِّكُمْ ۖ قَالُوا۟ بَلَىٰ ۛ شَهِدْنَآ ۛ أَن تَقُولُوا۟ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ إِنَّا كُنَّا عَنْ هَٰذَا غَٰفِلِينَ
"Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi". (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)" (QS Al-A'raf : 172)
(Baca juga : Jogja Ditransfer Duit dari Pusat Rp1,32 Triliun, Buat Apa? )
Jadi, akidah Islam adalah perkara yang wajib diajarkan terlebih dahulu. Setelah akidah ini tertanam kuat dalam diri dan hati sang anak, maka akan banyak faedah yang akan dirasakan anak ketika memiliki akidah shahihah. Ia akan terbiasa tawadlu dan selalu meminta pertolongan hanya kepada Allah terutama saat mengalami kesulitan.
Ia akan menyandarkan kesuksesan dan kebahagiaan hidup dengan selalu bersyukur kepada Allah Ta’ala. Ia akan mampu menerima segala kejadian yang menimpanya, yang menyenangkan maupun sebaliknya karena semua adalah kehendak-takdir-Nya.
(Baca juga : Rayakan Haornas, Ini Harapan Penyerang Muda Persija Jakarta )
Dengan landasan akidah yang kokoh di atas Al-Qur`an dan al-Hadis, insya allah anak akan terjaga dan senantiasa dalam lindungan Allah. Praktik pengukuhan akidah perlu terus menerus dibiasakan agar anak merasakan manfaatnya dengan menjauhkan kisah-kisah atau cerita yang menodai ke-shahih-an akidah, termasuk film atau game yang menyimpang.
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :