Menyikapi Ujian Hidup dalam Pandangan Para Ulama
Selasa, 09 September 2025 - 17:30 WIB
loading...
A
A
A
Perlu juga dipahami para muslimah, salah satu keadaan yang paling disukai Allah adalah ketika hambanya dalam posisi sabar. Yakni bersabar dalam setiap keadaan yang ditakdirkan Allah.
Al-Imam Asy-Syafi'i rahimahullah berkata:
"Bersabarlah dengan sabar yang baik maka kelapangan itu bagimu akan begitu dekat".
"Barang siapa mendekatkan diri kepada Allah Ta'ala dalam segala urusannya maka dia pasti akan selamat".
"Barang siapa yang yakin dengan Allah Ta'ala, maka ia pasti tidak merasakan penderitaan".
"Barangsiapa berharap kepada Allah Ta'ala maka Allah Ta'ala pasti akan memberi pertolongan."
(Lihat kitab Tafsir Ibnu Katsir 8/432)
Baca juga: 12 Tanda Ujian Hidup, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Dengan hujjah Al-Imam Asy-Syafi'i rahimahullah itulah, maka hendaknya setiap muslim selalu ingat akan pahala dan manfaat bersabar. Allah akan mendatangkan dan memberi banyak pahala kepada hamba-NYA yang bersabar.
Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam telah mengingatkan kepada kita bahwa Allah Azza wa Jalla akan memberikan ujian berupa berbagai musibah. Berbagai musibah itu adalah ujian untuk mengetahui hamba-NYA yang bersabar.
"Abu Hurairah berkata, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam bersabda:
"Barang siapa dikehendaki oleh Allah kebaikan maka akan diberi musibah". (H. R. Bukhari)
Karena itulah, kaum muslimin perlu memahami hakikat ujian dan kesabarannya. Perlu juga kemaknai eksistensi waktu dan menjalaninya dengan lapang dada atas setiap yang Allah takdirkan. Kemarin adalah masa lalu, hari ini adalah kenyataan, dan hari esok adalah harapan. Waktu terkadang terlalu lambat bagi mereka yang menunggu, terlalu cepat bagi yang takut, terlalu panjang bagi yang gundah, dan terlalu pendek bagi yang bahagia. Tapi bagi yang selalu mengasihi, waktu adalah keabadian. Ketika masih ada waktu luang, maka bersabarlah dalam penantian, isilah segenap ruang waktu yang kita miliki untuk mempersiapkan bekal kembali ke alam kekal.
Sadarilah waktu sekarang terasa amatlah singkat pertanda kiamat kian dekat. Semoga Allah Azza wa Jalla mengaruniakan hidayah-Nya kepada kita, sehingga tetap istiqamah. Harus senantiasa memperbanyak istighfar kepada Allah Azza wa Jalla dan selalu memohon pertolongan-Nya agar kita menjadi hamba-hamba-Nya yang selamat hingga akhir waktu mampu meraih ridha-Nya. Aamiin Ya Rabb. Wallahu'Alam
Baca juga: 5 Ujian Hidup Manusia di Dunia, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Al-Imam Asy-Syafi'i rahimahullah berkata:
"Bersabarlah dengan sabar yang baik maka kelapangan itu bagimu akan begitu dekat".
"Barang siapa mendekatkan diri kepada Allah Ta'ala dalam segala urusannya maka dia pasti akan selamat".
"Barang siapa yang yakin dengan Allah Ta'ala, maka ia pasti tidak merasakan penderitaan".
"Barangsiapa berharap kepada Allah Ta'ala maka Allah Ta'ala pasti akan memberi pertolongan."
(Lihat kitab Tafsir Ibnu Katsir 8/432)
Baca juga: 12 Tanda Ujian Hidup, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Dengan hujjah Al-Imam Asy-Syafi'i rahimahullah itulah, maka hendaknya setiap muslim selalu ingat akan pahala dan manfaat bersabar. Allah akan mendatangkan dan memberi banyak pahala kepada hamba-NYA yang bersabar.
Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam telah mengingatkan kepada kita bahwa Allah Azza wa Jalla akan memberikan ujian berupa berbagai musibah. Berbagai musibah itu adalah ujian untuk mengetahui hamba-NYA yang bersabar.
أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُوْلُ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ يُرِدِ اللهُ بِهِ خَيْرًا يُصِبْ مِنْهُ
"Abu Hurairah berkata, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam bersabda:
"Barang siapa dikehendaki oleh Allah kebaikan maka akan diberi musibah". (H. R. Bukhari)
Karena itulah, kaum muslimin perlu memahami hakikat ujian dan kesabarannya. Perlu juga kemaknai eksistensi waktu dan menjalaninya dengan lapang dada atas setiap yang Allah takdirkan. Kemarin adalah masa lalu, hari ini adalah kenyataan, dan hari esok adalah harapan. Waktu terkadang terlalu lambat bagi mereka yang menunggu, terlalu cepat bagi yang takut, terlalu panjang bagi yang gundah, dan terlalu pendek bagi yang bahagia. Tapi bagi yang selalu mengasihi, waktu adalah keabadian. Ketika masih ada waktu luang, maka bersabarlah dalam penantian, isilah segenap ruang waktu yang kita miliki untuk mempersiapkan bekal kembali ke alam kekal.
Sadarilah waktu sekarang terasa amatlah singkat pertanda kiamat kian dekat. Semoga Allah Azza wa Jalla mengaruniakan hidayah-Nya kepada kita, sehingga tetap istiqamah. Harus senantiasa memperbanyak istighfar kepada Allah Azza wa Jalla dan selalu memohon pertolongan-Nya agar kita menjadi hamba-hamba-Nya yang selamat hingga akhir waktu mampu meraih ridha-Nya. Aamiin Ya Rabb. Wallahu'Alam
Baca juga: 5 Ujian Hidup Manusia di Dunia, Kaum Muslim Wajib Tahu!
(wid)
Lihat Juga :