Meremehkan Dosa Awal Datangnya Musibah dan Bencana

Rabu, 16 September 2020 - 20:25 WIB
loading...
A A A
“Ya Allah, ampunilah aku apa yang telah aku kerjakan sebelum ini dan apa yang belum aku lakukan. Dan apa yang aku sembunyikan dan apa yang aku kerjakan terang-terangan . Dan aku minta ampun dari segala dosa yang Engkau lebih tahu daripada aku. Sesungguhnya Engkau yang mendahulukan dan yang mengakhirkan. Tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau Ya Allah.”

Dalam uraian ceramahnya di Jakarta, pekan lalu, Ustad Syafik mengatakan, dalam doa tersebut apakah yang diminta oleh Nabi? Apakah minta jabatan di dunia? Minta kursinya supaya tidak disingkirkan? Tidak. Dalam doanya Nabi meminta ampun. Ini adalah doa yang biasa dibaca Nabi.

(Baca juga : Sifat Malu Adalah Kunci dari Semua Kebaikan )

Penjelasan dari doa memohon ampunan tersebut adalah : “Ya Allah, ampunilah aku apa yang telah aku kerjakan sebelum ini”. Nabi meminta ampunan. Padahal beliau terjaga, ma’shum. Beliau memberikan contoh kepada kita, seakan-akan beliau berkata kepada kita: “Engkau jangan sok suci, wahai manusia. Banyak dosa dan kesalahan yang engkau perbuat. Dan engkau akan terus berbuat kesalahan, terus lagi melakukan dosa, terus lagi. Karena engkau sudah ditakdirkan berbuat dosa.”

Maka solusi dari seseorang banyak berbuat dosa adalah menjauhi dosa dan tatkala terjebak dalam dosa, ikuti dengan amal shalih dan minta ampun kepada Allah ‘Azza wa Jalla. Nabi minta ampun dari apa yang telah terjadi.

Ketika Nabi mengatakan, “Dan apa yang belum aku lakukan,” hal itu menunjukkan kesadaran penuh seorang manusia, sekarang dia tidak berbuat dosa, tapi akan berbuat. Maka Beliau minta ampun. Dan di antara yang harus dikerjakan seorang muslim adalah minta ampun.

ما نزل بلاء إلا بذنب ولا رفع إلا بتوبة

“Bala itu tidak turun melainkan disebabkan dosa. Dan tidak diangkat kecuali dengan bertaubat.” Bala itu turun karena dosa dan diangkat karena taubat. Maka hendaknya manusia terus belajar doanya Nabi ”Alaihish Shalatu was Salam di atas. Kita memohon ampun atas semua dosa. Yang mungkin seluruh penduduk bumi ini tidak tahu dengan dosa kita. Maka kita minta ampun. Dan bisa jadi kita pernah berburuk sangka kepada Allah yang kita sendiri tidak tahu bahwa engkau telah berbuat dosa.

(Baca juga : Besok, Polisi Gelar Rekonstruksi Penusukan Syekh Muh Ali Jaber )

“Dan aku minta ampun dari segala dosa yang Engkau lebih tahu daripada aku.” Ini termasuk doa yang pendek tapi mengandung permohonan ampunan kepada Allah yang sangat luas sekali. Nabi ‘Alaihish Shalatu was Salam mengajarkan kepada kita untuk membaca istighfar, beliau juga mengajarkan untuk membaca rabbigh firli, tapi beliau juga mengajarkan kepada kita doa-doa yang begitu indahnya.

Begitulah, sebagian kita saat ini mengerjakan dosa tapi beranggapan bahwa itu bukan perbuatan dosa. Ini parah sekali. Apa penyebabnya? Tidak punya ilmu, tidak mau belajar. Dia berfikir yang dia kerjakan itu tidak mengapa. Standarnya mengatakan boleh dan tidak boleh itu apa? Apakah perasaan kita? Akal kita? Atau logika kita? Atau tradisi dan budaya yang ada lalu firman Allah dikesampingkan dan sabda Nabi ”Alaihish Shalatu was Salam dicampakkan?

(Baca juga : Serapan Subsidi Bunga UMKM Rendah, Pemerintah Bakal Luncurkan Program Baru )

Maka tidak sedikit manusia-manusia yang menganggap orang lain berlebih-lebihan dalam beragama, padahal dia yang menyepelekan agama. Mereka menganggap orang lain fanatik, sedangkan dia sudah mulai meninggalkan agamanya.

وَمَا تَشَاءُونَ إِلَّا أَن يَشَاءَ اللَّـهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ ﴿٢٩﴾

“Apa saja yang kalian kehendaki, tidak bakal terjadi kecuali Allah menghendakinya. Allah pemilik alam semesta ini.” (QS. At-Takwir: 29)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Menganiaya Diri dalam...
Menganiaya Diri dalam Islam: Antara Dosa dan Konsekuensinya
Apakah Dosa Dilipatgandakan...
Apakah Dosa Dilipatgandakan di Bulan Rajab? Begini Penjelasannya!
Jangan Sepelekan Dosa...
Jangan Sepelekan Dosa Kecil, Ngeri Akibatnya
Benarkah Musibah Datang...
Benarkah Musibah Datang Karena Meremehkan Dosa? Begini Penjelasannya!
Memamerkan Kecantikan,...
Memamerkan Kecantikan, Dosa yang Sering Diremehkan Kaum Wanita
4 Amalan Ringan Kaum...
4 Amalan Ringan Kaum Wanita Berpahala, Nomor 4 Malah Sering Dilanggar
Rekomendasi
Dunia Bawah Laut Purba...
Dunia Bawah Laut Purba Jadi Kunci Bukti Peradaban Kuno
Gempa Turki dan Suriah,...
Gempa Turki dan Suriah, UNESCO: Warisan Budaya dan Sejarah Dunia dalam Bahaya
Diselimuti Jutaan Telur...
Diselimuti Jutaan Telur Raksasa, Gunung Berapi Bawah Laut Purba Ditemukan
Artikel Terkini
Doa agar Dijauhkan dari...
Doa agar Dijauhkan dari Perceraian dan Konflik Rumah Tangga
Nafkah Anak Setelah...
Nafkah Anak Setelah Perceraian: Berapa Besar yang Wajib Diberikan Ayah?
Hak Harta Pernikahan...
Hak Harta Pernikahan dalam Islam: Aturan dan Pembagiannya Saat Perceraian
Apakah Islam Mengenal...
Apakah Islam Mengenal Harta Gono-gini? Begini Penjelasan Hukum Kepemilikan Suami dan Istri
Kumpulan Ayat-ayat Al...
Kumpulan Ayat-ayat Al Quran tentang Pernikahan yang Penting Diketahui
9 Hadis tentang Pernikahan,...
9 Hadis tentang Pernikahan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Infografis
Waspada, Bencana Hidrometeorologi...
Waspada, Bencana Hidrometeorologi Datang Lebih Awal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved