Ada Saatnya Waktu itu Habis, Nafas Kita kembali ke Pemilik-Nya
Kamis, 17 September 2020 - 17:20 WIB
loading...
A
A
A
Kemenangan bukan ditentukan oleh seberapa banyak sisa waktu , tapi seberapa banyak goal yang dicetak selama limit waktu yang diberikan. Waktu panjang bukan penentu kemenangan jika dihabiskan hanya untuk mengover-over bola, tanpa ada cetakan point goal yang menentukan keberhasilan.
Ada saatnya waktu itu habis. Nafas kembali diambil pemilik-Nya. Badan terkujur kaku. Jasad menjadi bangkai. Tulang belulang hanya berserakan dimakan cacing tanah. Lantas, apa dan kemana diri kita selanjutnya?
Mana mobil mewah? Mana rumah megah? Mana pangkat dan jabatan terhormat? (Baca Juga: 2 Nikmat yang Sering Membuat Manusia Tertipu )
Semua sudah tidak laku lagi di alam barzakh, sebab semua itu adalah hasil dari usaha nilai waktu yang ekspaired, sudah habis masa kedaluwarsanya. Nilai waktu yang dihargai di alam baru ini adalah nilai waktu unlimited, amal shaleh dan amal ibadah lillahi ta'ala.
Ketika Imam Ahmad bin Hanbal ditanya: "Wahai Imam kapan Anda beristirahat, letih mengajar dan beribadah?" Imam Ahmad hanya menjawab: "Sekiranya sebelah kakiku kuketahui telah menginjak surga." Masya Allah. (Baca Juga: Salafus Shalih Berbicara tentang Waktu, Simak Nasihatnya! )
Wallahu Ta'ala A'lam
Ada saatnya waktu itu habis. Nafas kembali diambil pemilik-Nya. Badan terkujur kaku. Jasad menjadi bangkai. Tulang belulang hanya berserakan dimakan cacing tanah. Lantas, apa dan kemana diri kita selanjutnya?
Mana mobil mewah? Mana rumah megah? Mana pangkat dan jabatan terhormat? (Baca Juga: 2 Nikmat yang Sering Membuat Manusia Tertipu )
Semua sudah tidak laku lagi di alam barzakh, sebab semua itu adalah hasil dari usaha nilai waktu yang ekspaired, sudah habis masa kedaluwarsanya. Nilai waktu yang dihargai di alam baru ini adalah nilai waktu unlimited, amal shaleh dan amal ibadah lillahi ta'ala.
Ketika Imam Ahmad bin Hanbal ditanya: "Wahai Imam kapan Anda beristirahat, letih mengajar dan beribadah?" Imam Ahmad hanya menjawab: "Sekiranya sebelah kakiku kuketahui telah menginjak surga." Masya Allah. (Baca Juga: Salafus Shalih Berbicara tentang Waktu, Simak Nasihatnya! )
Wallahu Ta'ala A'lam
(rhs)
Lihat Juga :