Raihlah Berkah dari Ibrah Ibunda Para Rasul

loading...
Raihlah Berkah dari Ibrah Ibunda Para Rasul
Siti Maryam, Ibunda Nabi Isa alaihissalam, salah satu ibunda Rasul Allah yang ketulusan dan kasih sayangnya menjadi potret heroik seorang ibu terhadap anaknya. Foto ilustrasi/ist
Peran seorang ibu melampaui batas-batas kebiasaan manusia. Islam pun kerap kali membahas tentang dahsyatnya doa seorang ibu bagi anak-anaknya. Ibu sejati hanya punya satu niat yang tulus, yaitu ingin membahagiakan anaknya. Karena itu Allah Ta'ala memberikan karomah secara khusus kepara para ibu. Allah Ta'ala memberikan kemuliaan kepada ibu, melebihi kemuliaan yang diberikan kepada ayah.

Ingat hadis Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam :

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ قَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَنْ أَحَقُّ بِحُسْنِ الصُّحْبَةِ قَالَ ‏ “‏ أُمُّكَ ثُمَّ أُمُّكَ ثُمَّ أُمُّكَ ثُمَّ أَبُوكَ ثُمَّ أَدْنَاكَ أَدْنَاكَ ‏‏

Dalam Kitab Sahih Muslim, diriwayatkan oleh Abu Hurairah, seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam,siapa yang paling berhak untuk aku berbakti? Rasulullah berkata; Ibumu, lalu ibumu, lalu ibumu, lalu ayahmu, lalu orang-orang yang terdekat denganmu.”



(Baca juga :Salah Satu Tanda Dekatnya Kiamat : Perhatikan Pakaian Perempuan)

Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam memosisikan derajat seorang ibu melebihi ayah. Karena itu Rasulullah mengingatkan pentingnya kepatuhan anak terhadap orang tua perempuan. Ibu sejati hanya punya satu tujuan yang tidak pernah berhenti untuk diperjuangkan, yaitu mengantarkan anak meraih mimpi-mimpinya.

Ibu adalah karomah bagi anak-anaknya. Bukti karomah itu ialah bahwa ibu selalu bisa memberikan apa saja yang terbaik untuk anaknya. Ibu selalu ada untuk anaknya dan bisa menghadirkan keajaiban di saat anak-anaknya dalam bahaya. Ustadz Muchyidin Zainudin menjelaskan dalam tausiyahnya bahwa kehadiran kita di dunia ini, tidak dapat kita pungkiri, adalah dengan sebuah pengorbanan yang sangat besar dari ibu kita.



Dalam Al-Quran, Allah Subhanahu wa Ta'ala menggambarkan dalam surah Luqman ayat 14:
halaman ke-1 dari 4
cover top ayah
وَّمَا هُوَ بِقَوۡلِ شَاعِرٍ‌ؕ قَلِيۡلًا مَّا تُؤۡمِنُوۡنَۙ
Dan Al-Qur'an bukanlah perkataan seorang penyair. Sedikit sekali kamu beriman kepadanya.

(QS. Al-Haqqah:41)
cover bottom ayah
preload video