Perbedaan Hewan Dam Haji dan Kurban, Simak Penjelasannya di Sini!
Jum'at, 22 Mei 2026 - 16:42 WIB
loading...
Perbedaan hewan dam haji dan hewan kurban ini penting diketahui umat Islam. Meskipun disembelih dalam momen yang hampir bersamaan di bulan Zulhijjah, namun peruntukkan tujuan ibadahnya berbeda. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Perbedaan hewan dam haji dan hewan kurban ini penting diketahui umat Islam. Meskipun disembelih dalam momen yang hampir bersamaan di bulan Zulhijjah, namun peruntukkan tujuan ibadahnya berbeda.
Dalam Islam, hewan dam (hady) adalah hewan ternak atau yang lainnya yang dihadiahkan untuk Tanah Haram (Tanah Suci) . Dinamakan demikian karena ia dihadiahkan untuk Allah SWT. Sedangkan hewan kurban adalah hewan yang disembelih di rumah-rumah pada hari lduladha dan hari-hari Tasyrik untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Umat Islam melakukan ijma (konsensus) tentang disyariatkannya hal tersebut.
Ibnu Qayyim berkata, berkurban untuk pencipta bagaikan fidyah bagi jiwa yang akan binasa. Karena Allah berfirman:
"Bagi tiap-tiap umat telah kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhdap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka (QS Al-Hajj: 34).
Oleh karena itu, menyembelih hewan dan mengalirkan darah atas nama Allah selalu merupakan hal yang dianjurkan dalam setiap agama. Hewan dam yang paling afdal adalah unta, kemudian sapi jika dikurbankan semua. Karena harganya yang tinggi dan manfaatnya yang banyak bagi fakir miskin. Kemudian setelah itu kambing.
Baca juga: 3 Jenis Hewan Kurban Sesuai Syariat, Cek Penjelasannya di Sini!
Paling baiknya hewan dari setiap jenis hewan di atas adalah yang paling bagus kualitasnya. kemudian yang harganya paling mahal. Sebagaimana firman Allah:
"Barang siapa mengagungkan syiar-syiar Allah maka sesungguhnya itu timbul dari ketakwaan hati. (QS Al-Haji: 32).
Dalam Islam, hewan dam (hady) adalah hewan ternak atau yang lainnya yang dihadiahkan untuk Tanah Haram (Tanah Suci) . Dinamakan demikian karena ia dihadiahkan untuk Allah SWT. Sedangkan hewan kurban adalah hewan yang disembelih di rumah-rumah pada hari lduladha dan hari-hari Tasyrik untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Umat Islam melakukan ijma (konsensus) tentang disyariatkannya hal tersebut.
Ibnu Qayyim berkata, berkurban untuk pencipta bagaikan fidyah bagi jiwa yang akan binasa. Karena Allah berfirman:
وَلِكُلِّ اُمَّةٍ جَعَلۡنَا مَنۡسَكًا لِّيَذۡكُرُوا اسۡمَ اللّٰهِ عَلٰى مَا رَزَقَهُمۡ مِّنۡۢ بَهِيۡمَةِ الۡاَنۡعَامِ ؕ فَاِلٰهُكُمۡ اِلٰـهٌ وَّاحِدٌ فَلَهٗۤ اَسۡلِمُوۡا ؕ وَبَشِّرِ الۡمُخۡبِتِيۡنَ
"Bagi tiap-tiap umat telah kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhdap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka (QS Al-Hajj: 34).
Oleh karena itu, menyembelih hewan dan mengalirkan darah atas nama Allah selalu merupakan hal yang dianjurkan dalam setiap agama. Hewan dam yang paling afdal adalah unta, kemudian sapi jika dikurbankan semua. Karena harganya yang tinggi dan manfaatnya yang banyak bagi fakir miskin. Kemudian setelah itu kambing.
Baca juga: 3 Jenis Hewan Kurban Sesuai Syariat, Cek Penjelasannya di Sini!
Paling baiknya hewan dari setiap jenis hewan di atas adalah yang paling bagus kualitasnya. kemudian yang harganya paling mahal. Sebagaimana firman Allah:
ذٰلِكَ وَمَنۡ يُّعَظِّمۡ شَعَآٮِٕرَ اللّٰهِ فَاِنَّهَا مِنۡ تَقۡوَى الۡقُلُوۡبِ
"Barang siapa mengagungkan syiar-syiar Allah maka sesungguhnya itu timbul dari ketakwaan hati. (QS Al-Haji: 32).
Lihat Juga :