Lembah Keheranan dan Kebingungan: Sang Putri yang Mencintai Hambanya

Rabu, 23 September 2020 - 06:57 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Istana Tegaskan Pilkada 2020 Dilaksanakan Sesuai Jadwal

Mereka yang ada di sekelilingnya menanyakan kenapa ia berbuat demikian, dan apa yang telah terjadi. Kata hamba itu, "Tak mungkin menggambarkan apa yang telah kulihat, tiada orang lain yang mungkin pernah melihatnya kecuali dalam mimpi, karena apa yang telah terjadi padaku tak mungkin pernah terjadi pada siapa pun sebelumnya. Tiada lagi rahasia yang lebih menakjubkan."

Seorang kawannya berkata, "Bangunlah dan ceritakan pada kami setidak-tidaknya satu dari seratus peristiwa yang terjadi itu."

Jawab si hamba, "Aku bingung sebab apa yang kulihat itu kualami dengan tubuh lain. Selagi tak mendengar apa-apa, aku mendengar segalanya; selagi tak melihat apa-apa, aku melihat segalanya."

Yang lain berkata, "Adakah kau telah kehilangan kesadaranmu atau adakah kau telah bermimpi?"

Baca juga: Pilkada Serentak Tak Ditunda, Ganjar : Semua Harus Siap dengan Prokes Ketat

"Ah," kata hamba itu, "aku tak tahu apakah aku mabuk atau sadar ketika itu. Apakah lagi yang lebih membingungkan daripada sesuatu yang tak tersingkap dan juga tak tersembunyi. Apa yang telah kulihat itu tak mungkin akan kulupakan, namun aku tak dapat membayangkan di mana peristiwa itu terjadi. Selama semalam suntuk aku bersuka-suka dengan seorang puteri jelita yang tiada bandingnya. Siapa dan apakah sebenarnya dia itu, aku tak tahu. Hanya cinta yang tinggal, itu saja. Tetapi Tuhan mengetahui yang sebenarnya."

Baca juga: Cegah Covid-19, Kampanye Pilkada Disarankan Total Digital

Ibu dan Anak yang Meninggal
Seorang yang sedang lewat, yang melihat seorang ibu sedang menangisi kubur anaknya perempuan, berkata, "Wanita ini lebih unggul daripada kami laki-laki, sebab ia tahu siapa yang telah hilang daripadanya dan dengan siapa dia telah berpisah. Beruntunglah perempuan, atau laki-laki, yang tahu siapa yang telah hilang daripadanya, dan siapa yang dia tangisi. Akan halnya diriku, meskipun aku duduk meratap dan airmataku mengucur bagai hujan, namun aku tak tahu siapa yang kutangisi. Perempuan ini menggondol bola keunggulan dari ribuan orang macam aku ini, sebab ia telah menemukan wangian makhluk yang telah hilang daripadanya."

Kunci yang Hilang
Seorang Sufi mendengar orang berseru, "Adakah yang menemukan kunci? Pintuku terkunci dan aku berdiri di debu jalanan. Bila pintuku tinggal tertutup, apa yang mesti kulakukan?"

Baca juga: Keras Kepala Gelar Pilkada, Migrant Care: Pemerintah Tumpul Sensitivitas

Sufi itu berkata padanya, "Mengapa kau risau? Karena pintu itu pintumu, tinggal saja di dekatnya, meskipun tertutup. Bila kau punya kesabaran untuk menunggu cukup lama tentulah seseorang akan membukakan pintu itu bagimu. Keadaanmu lebih baik dari keadaanku, sebab aku tak punya pintu maupun kunci. Doakan saja pada Tuhan semoga aku dapat menemukan pintu, yang terbuka ataupun tertutup.

Orang selalu hidup dalam angan-angan, dalam mimpi; tiada yang melihat segala sesuatu sebagaimana adanya. Kepada dia yang mengatakan padamu, "Apa yang mesti kulakukan?" katakanlah padanya, "Jangan lakukan apa yang sudah biasa kau lakukan selama ini; jangan berbuat apa yang sudah biasa kau perbuat selama ini." Ia yang memasuki Lembah Keheranan ini cukup sedih memikirkan seratus dunia. Bagi diriku, aku bingung dan tersesat. Ke mana aku akan melangkah? Doakan pada Tuhan semoga aku tahu! Tetapi ingat, ratapan insan akan menurunkan kerahiman.

Murid yang Melihat Gurunya dalam Mimpi
Seorang murid pada suatu malam melihat almarhum gurunya dalam mimpi dan berkata padanya, "Macam mana kiranya keadaan di tempat Tuan berada sekarang? Sepeninggal Tuan, murid Tuan ini telah terjerat dalam kebingungan dan merana karena duka."

Sang guru menjawab, "Aku dalam keheranan sedemikian rupa sehingga aku hanya dapat menggigit punggung tanganku. Aku ada dalam lubang penjara, diam tercengang-cengang; dan aku lebih merasa terkejut daripada yang pernah kualami dalam hidup."
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Kisah Qarun dalam Al-Quran:...
Kisah Qarun dalam Al-Qur'an: Dari Orang Saleh Menjadi Binasa karena Harta
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
Kisah Nabi Muhammad...
Kisah Nabi Muhammad SAW Sujud Sangat Lama, Ternyata Ini Penyebabnya
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Rekomendasi
Blue Fire di Dunia Ada...
Blue Fire di Dunia Ada Berapa? Ada 3 dan Salah Satunya di Indonesia
4 Perbedaan El Nino...
4 Perbedaan El Nino dan La Nina yang Sering Dianggap Sama
Jawaban Mengapa Planet...
Jawaban Mengapa Planet Saudara Bumi Kehilangan Semua Airnya Terkuak!
Artikel Terkini
Tak Hanya untuk Rebo...
Tak Hanya untuk Rebo Wekasan, 12 Doa Tolak Bala Bisa Diamalkan Kapan Saja
Apa Itu Ayat Salamun...
Apa Itu Ayat Salamun Rebo Wekasan?
Asal Usul Rebo Wekasan,...
Asal Usul Rebo Wekasan, Hukum Salat Sunnah dan Sedekah Tolak Bala Menurut Islam
Populer di Bulan Safar...
Populer di Bulan Safar : Mengapa Ada Tradisi Rebo Wekasan di Indonesia?
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Infografis
Daftar Aset dan Kekayaan...
Daftar Aset dan Kekayaan Organisasi Islam Muhammadiyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved