Shilah: Hanyut oleh Kekhusyuan Salat di Malam Pengantin

Sabtu, 26 September 2020 - 04:39 WIB
loading...
A A A
Pada malam pernikahan , keponakannya membawa beliau ke pemandian panas, lalu memasukkan dia ke rumah yang bagus dan wangi. Ketika dua mempelai telah bersama, Shilah salat sunnah dua raka’at sedangkan Mu’azhah bermakmum di belakangnya. Hanyut oleh kekhusyuan salat, keduanya salat hingga menjelang fajar.

Keesokan harinya putra pamannya datang seraya berkata, “Wahai putra pamanku, engkau telah mendapatkan hadiah putri pamanmu, tapi engkau tinggalkan dia, engkau salat semalam suntuk.”

Beliau menjawab, “Engkau mengajakku masuk ke tempat yang membuatku ingat neraka . Setelah itu engkau mengajakku ke ruangan yang membuatku ingat surga . Maka pikiranku terbelah dua hingga pagi.”

Keponakannya bertanya, “Tempat manakah yang Anda maksudkan wahai pamanku?” beliau berkata, “Kemarin engkau bawa aku ke pemandian panas, maka aku ingat akan panasnya jahannam. Kemudian engkau masukkan aku ke kamar pengantin, maka aku ingat akan wewangian surga…”

Syahid
Shilah bin Asyyam bukan sekadar seorang ahli ibadah, banyak taubat dan zuhud, tetapi juga seorang mujahid dan pahlawan yang tangkas dan tangguh. Setiap pemimpin mengharapkan dia bergabung dalam pasukannya. Masing-masing ingin memetik keutamaan dari tekad dan keberaniannya.

Baca juga: RI Masuk 92% Negara di Dunia yang Ekonominya Krisis Terdampak Corona

Ja’far bin Zaid menuturkan kisahnya, “Kami berangkat dalam sebuah peperangan, sementara Shilah bin Asyyam dan Hisyam bin Amir berada dalam regu kami. Begitu berhadapan dengan pasukan musuh, Shilah dan temannya itu langsung menerjang dan masuk di tengah-tengah mereka. Membabatkan pedang ke kanan dan ke kiri dengan tangkas hingga musuh kocar-kacir.Para pemimpin musuh berkata satu sama lain, “Dua muslim saja cukup memporak-porandakan kita, bagaimana jadinya jika semua terjun dalam kancah perang? Maka menyerahlah kepada mereka dan tunduklah kepada mereka.”

Tahun 76 Hijriyah, Shilah bin Asyyam turut serta dalam pasukan muslimin yang bergerak menuju daerah seberang sungai (Turkistan) disertai oleh putranya. Tatkala dua pasukan telah berhadapan dan perang telah berkobar, Shilah berkata kepada putranya, “Wahai putraku, majulah dahulu dan gempurlah musuh-musuh Allah itu agar aku bisa mengorbankan dirimu kepada-Nya demi ridha-Nya dan tidak hilang segala titipan-Nya.”

Maka bersegeralah pemuda tersebut terjun ke medan perang bagaikan anak panah terlepas dari busurnya. Dia terus berperang hingga akhirnya tersungkur syahid . Kemudian ayahnya menyusul memasuki kancah peperangan dan berjuang hingga syahid di sisi putranya.

Begitu berita gugurnya bapak dan anak itu sampai di Bashrah, para wanita mendatangi Mu’azhah Al-Adawiyah untuk berbelasungkawa. Namun Mu’azhah berkata, “Bila kalian kemari untuk mengucapkan selamat, maka aku sambut kedatangan kalian, namun jika kalian datang untuk yang lain (berbelasungkawa), maka sebaiknya kalian kembali, semoga Allah membalas kebaikan kalian.”
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Wafat di Makkah saat...
Wafat di Makkah saat Beribadah Haji: Raih Pahala Syahid dan Beri Syafaat
Kisah Khalifah Umar...
Kisah Khalifah Umar bin Khattab yang Ingin Mati Syahid dan Doa-doanya
Dalil-dalil Tentang...
Dalil-dalil Tentang Mati Syahid, Bersumber dari Ayat Al Quran dan Hadis
Dahsyatnya Pahala Mati...
Dahsyatnya Pahala Mati Syahid : 6 Kemuliaan yang Dijanjikan
5 Golongan Ini Mendapatkan...
5 Golongan Ini Mendapatkan Derajat Mati Syahid, Siapa Saja Mereka?
Benarkah Gugur Saat...
Benarkah Gugur Saat Bertugas Termasuk Mati Syahid? Begini Kriterianya Dalam Islam
Rekomendasi
Ribuan Meteorit di Antartika...
Ribuan Meteorit di Antartika Ditakdirkan Hilang Selamanya
Mesir Temukan Minyak...
Mesir Temukan Minyak Baru di Gurun Barat
Super Blue Blood Moon...
Super Blue Blood Moon 2018, Gerhana Bulan Terindah Sepanjang Sejarah yang Sangat Jarang Terjadi
Artikel Terkini
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Mengenal Keutamaan Puasa...
Mengenal Keutamaan Puasa Asyura, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
Mengenal 3 Amalan Utama...
Mengenal 3 Amalan Utama Bulan Muharram, Sayang untuk Dilewatkan!
Muharram dan Lahirnya...
Muharram dan Lahirnya Kalender Hijriyah: Kisah di Balik Penanggalan Umat Islam
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved