Biara Khalid bin Walid dan Kisah Pengepungan Panjang Damsyik

Sabtu, 03 Oktober 2020 - 09:12 WIB
loading...
A A A
Di sekeliling tembok dipasang pula parit-parit dengan lebar lebih dari tiga meter, dialirkan ke dalamnya air Sungai Barada. Dengan demikian seluruh Damsyik itu sudah merupakan sebuah benteng dengan menara-menara di setiap penjuru. Tak mungkin ada penyerang yang dapat menerobos kecuali sesudah diadakan pengepungan lama yang akan membuat penghuninya menjadi lemah, kehilangan semangat dan memaksa mereka menyerah.

Pengepungan
Abu Ubaidah sudah memperkirakan untuk menyerbu kota yang kukuh ini memerlukan pengepungan yang cukup lama. Maka diperintahkannya pasukannya membuka dan menempati gereja-gereja dan rumah-rumah daerah subur sekitar Damsyik itu. Diperkirakannya juga bahwa Heraklius sudah mengirim pasukan dari Hims atau Palestina untuk mengepung kekuatannya yang di sekitar Damsyik di antara benteng-benteng kota dengan kekuatan pasukan Romawi.

Baca juga: Loyalis Akui Amien Rais Tetap Dijadikan Magnet bagi Partai Ummat

Abu Ubaidah memerintahkan Zul-Kula' al-Himyari menempatkan markasnya di suatu tempat antara Damsyik dengan Hims, sedang Alqamah bin Hakim dan Masruq al-Akki diperintahkan bermarkas di antara Damsyik dengan Palestina.

Setelah merasa puas dengan strateginya itu para perwira dan pasukannya diperintahkan maju untuk mengepung ibu kota, sebagai persiapan untuk melancarkan serangan. la juga menunjukkan pintu mana yang harus menjadi bagian mereka masing-masing. Dia sendiri turun di Gerbang al-Jabiah, Amr bin As di Gerbang Tauma', Syurahbil bin Hasanah di Gerbang al-Faradis dan Yazid bin Abi Sufyan di Gerbang Kisan sedang Khalid bin Walid di Gerbang asy-Syarqi.

Baca juga: Din Syamsuddin ke Moeldoko: KAMI Bukan Orang-orang Pengecut

Tak jauh dari Gerbang itu ada sebuah biara bernama Biara Saliba, yang oleh Khalid dijadikan tempat tinggalnya, dan kemudian disebut "Biara Khalid."

Pasukan Muslimin mulai menempatkan beberapa manjaniq dan "tank-tank" di sekitar kota dan mulai menyerang benteng-benteng kota itu. Tetapi benteng-benteng itu rupanya begitu kukuh sehingga dapat bertahan dari peralatan Arab dan segala macamnya yang masih bersahaja dan anggota-anggota pasukan yang digunakan pun belum begitu terlatih untuk menghadapi cara-cara pengepungan demikian. Oleh karenanya, setiap serangan mendapat perlawanan dan pengawal-pengawal "tank" manjaniq dipukul mundur dengan panah dan tombak.

Baca juga: Din Syamsuddin Minta Moeldoko Tak Mudah Lempar Tuduhan

Ketika itu Nestas, gubernur kota itu dan Bahan panglima perangnya yakin sekali bahwa Heraklius tidak akan membiarkan ibu kota kerajaannya di Syam itu jatuh ke tangan musuh-musuhnya sementara ia tinggal tak jauh di Hims dengan pasukannya yang sangat besar, dan orang-orang Arab itu tidak akan bertahan lama dan akan melepaskan kepungannya pergi dari sana seperti yang sudah pernah dilakukan musuh-musuh sebelumnya.

Baca juga: Jimly: Untuk Apa KAMI Dimusuhi, Kalau Tak Setuju Abaikan Saja

Keyakinan ini memperpanjang perlawanan mereka, dan pasukan Muslimin tidak pula dapat menembus kota. Sebenarnya Heraklius tidak menyalahi dugaan mereka. Dari Hims sudah dikirimnya beberapa pasukan sebagai bala bantuan ke Damsyik. Tetapi dalam perjalanan angkatan bersenjata ini dihadang oleh Zul-Kula' dan oleh pasukan berkuda dari Yaman, maka terjadilah pertempuran sengit antara keduanya. (Bersambung)
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Doa Umar bin Khattab...
Doa Umar bin Khattab agar Bisa Meninggal di Tanah Suci
Karomah Khalid bin Walid,...
Karomah Khalid bin Walid, Si Pedang Allah yang Tak Mempan Diracun
Jejak Hormuz dan Khalid...
Jejak Hormuz dan Khalid bin Walid: Dari Duel Maut hingga Gerbang Penaklukan Persia
Kisah Khalifah Umar...
Kisah Khalifah Umar bin Khattab yang Ingin Mati Syahid dan Doa-doanya
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Debat Sengit Khalifah Abu Bakar dan Umar bin Khattab Tentang Pembangkang Bayar Zakat
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Karena Jarang Senyum dan Jutek, Umar bin Khattab 2 Kali Ditolak Lamarannya
Rekomendasi
Bertuliskan Allah dan...
Bertuliskan Allah dan Bintang Daud, Antropologi Temukan Petunjuk Cincin Nabi Sulaimain
Jawaban Mengapa Planet...
Jawaban Mengapa Planet Saudara Bumi Kehilangan Semua Airnya Terkuak!
Mengapa Pelangi Terlihat...
Mengapa Pelangi Terlihat Ada 7 Warna? Ini Fakta Sebenarnya
Artikel Terkini
Kemenhaj Ingatkan Jemaah...
Kemenhaj Ingatkan Jemaah Haji Tak Bawa Air Zamzam dalam Koper
21.948 Jemaah Haji Reguler...
21.948 Jemaah Haji Reguler dan 7.702 Haji Khusus Sudah Tiba di Indonesia
Fitnah Akhir Zaman:...
Fitnah Akhir Zaman: Mengapa Wanita Menjadi Sasaran Utama Fitnah Dajjal?
Jemaah asal Tuban Bagikan...
Jemaah asal Tuban Bagikan Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah Haji yang Tenang
Syarat Istithaah Sukses...
Syarat Istithaah Sukses Tekan Angka Jemaah Haji Indonesia Sakit Pascaarmuzna
Kunjungi Misi Haji di...
Kunjungi Misi Haji di Makkah, Wamenhaj Arab Saudi Puji Perubahan Radikal Sistem Haji Indonesia
Infografis
Daftar Aset dan Kekayaan...
Daftar Aset dan Kekayaan Organisasi Islam Muhammadiyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved