Inilah 10 Adab Berbicara Agar Lisan Terjaga

loading...
Inilah 10 Adab Berbicara Agar Lisan Terjaga
Muslimah yang dapat menjaga lisan dengan bertutur kata yang baik serta santun, adalah cerminan akhlak yang baik. Foto ilustrasi/ist
Akhlak yang baik akan mengeluarkan bahasa yang baik. Karena itu, seorang muslimah hendaknya menggunakan tata karma dan tutur kata yang baik pula. Jangan sampai bahasa lisan yang disampaikan menyakiti orang lain, ketus, nyelekit dan menimbulkan permusuhan.

Contoh terbaik adalah Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam. Perkataan beliau begitu lembut dan santun. Sehingga masing-masing lawan bicaranya merasa dia yang paling dimuliakan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam.

(Baca juga :Keutamaan Syafa'at dan Cara Mendapatkannya)

Seorang muslimah pun harusmeneladani perilaku yang dicontohkan Rasulullah. Karena itu, ada beberapa adab yang perlu diperhatikan dalam berbicara lisan ini. Di antaranya:



1. Jangan terlalu banyak bicara yang tidak bermanfaat.

Hendaknya ucapan yang disampaikan menjadi perkataan yang ringkas, jelas yang tidak bertele-tele yang dengannya akan memperpanjang pembicaraan.

Allah Ta’ala berfirman:



لا خير في كثير من نجواهم إلا من أمر بصدقة أو معروف أو إصلاح بين الناس ” (النساء: الآية 114).
halaman ke-1 dari 6
cover top ayah
وَاتَّخَذُوۡا مِنۡ دُوۡنِهٖۤ اٰلِهَةً لَّا يَخۡلُقُوۡنَ شَيۡـًٔـا وَّهُمۡ يُخۡلَقُوۡنَ وَلَا يَمۡلِكُوۡنَ لِاَنۡفُسِهِمۡ ضَرًّا وَّلَا نَفۡعًا وَّلَا يَمۡلِكُوۡنَ مَوۡتًا وَّلَا حَيٰوةً وَّلَا نُشُوۡرًا‏
Namun mereka mengambil tuhan-tuhan selain Allah untuk disembah, padahal mereka tuhan-tuhan itu tidak menciptakan apa pun, bahkan mereka sendiri diciptakan oleh manusia, dan tidak kuasa untuk menolak bahaya terhadap dirinya dan tidak dapat mendatangkan manfaat serta tidak kuasa mematikan, menghidupkan, dan tidak pula membangkitkan.

(QS. Al-Furqan:3)
cover bottom ayah
preload video