Kisah Sayyidah Fathimah dan Asal-usul Keranda Mayat

loading...
Kisah Sayyidah Fathimah dan Asal-usul Keranda Mayat
Sayyidah Fathimah Az-Zahra radhiyallahu anha dijuluki sebagai penghulu perempuan surga dan teladan terbaik bagi kaum perempuan di dunia. Foto ilustrasi/Ist
Sayyidah Fathimah Az-Zahra radhiyallahu 'anha adalah satu dari empat perempuan pemuka surga. Putri kesayangan Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم ini lahir dari rahim mulia Sayyidah Khadijah binti Khuwailid yang juga salah satu perempuan pemuka surga. Sayyidah Fathimah dijuluki sebagai pemimpin perempuan umat Islam dan teladan terbaik bagi kaum perempuan di dunia.

Ada satu kisah Sayyidah Fathimah yang sangat berharga dan penuh hikmah. Kisah ini berkaitan dengan akhlak beliau dalam menjaga kehormatan. Dari kisah inilah cikal bakal dibuatnya keranda mayat yang kini digunakan umat Islam di seluruh dunia. Berikut kisahnya. (Baca Juga: Sayyidah Fathimah, Perempuan Pemberani yang Dicintai Rasulullah)

Ketika Sayyidah Fathimahsedang sakit diambang wafat, maka Asma bintu Umais radhiyallahu 'anha datang menjenguknya. Maka Fathimah berkata kepada Sayyidah Asma: "Wahai Asma, aku begitu malu ketika harus keluar besok hari di hadapan para lelaki (ketika aku telah meningal) dan tubuhku dibawa di atas peti mati".

Peti mati ketika itu hanyalah sebuah kayu datar yang terbuka.Tubuh mayyit yang sudah tertutup oleh kain kafan akan diletakkan di atasnya dan ditutup lagi dengan sebuah kain sebagai tambahan. Fathimah sangat malu dan sedih ketika tubuhnya akan terbentuk oleh kain kafan.



Beliau tidak ingin ada seorang lelaki dapat melihat bentuk dan lekuk tubuhnya. Maka dengarkanlah kembali isi curhatan Fathimahyang sungguh mendalam:

إِنِّي قَدِ اسْتَقْبَحْتُ مَا يُصْنَعُ بِالنِّسَاءِ أَنْ يُطْرَحَ عَلَى الْمَرْأَةِ الثَّوْبُ فَيَصِفُهَا

"Sesungguhnya aku merasa malu dengan apa yang terjadi untuk para wanita ketika mereka dipakaikan sebuah kain kafan, maka kafan itu membentuk tubuhnya".



Mendengar curhan hati dari Fathimah, maka Asma bintu Umais berkata padanya:
halaman ke-1 dari 3
cover top ayah
وَلَا تُصَلِّ عَلٰٓى اَحَدٍ مِّنۡهُمۡ مَّاتَ اَبَدًا وَّلَا تَقُمۡ عَلٰى قَبۡرِهٖ ؕ اِنَّهُمۡ كَفَرُوۡا بِاللّٰهِ وَرَسُوۡلِهٖ وَمَاتُوۡا وَهُمۡ فٰسِقُوۡنَ‏
Dan janganlah engkau (Muhammad) melaksanakan shalat untuk seseorang yang mati di antara orang-orang munafik, selama-lamanya dan janganlah engkau berdiri mendoakan di atas kuburnya. Sesungguhnya mereka ingkar kepada Allah dan Rasul-Nya dan mereka mati dalam keadaan fasik.

(QS. At-Taubah:84)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video