Berdoa Keburukan untuk Orang yang Menzalimi

Senin, 26 Oktober 2020 - 19:20 WIB
loading...
A A A
Dalam hadis lainnya, Nabi Shalallahu’alaihi wa sallam juga mendoakan kaum kafir pada Perang Ahzab :

مَلَأَ اللهُ قُبُوْرَهُمْ وَبثيُوْتَهُمْ نَارًا

“Semoga Allah memenuhi kuburan dan rumah mereka dengan api…” (HR Bukhari dan Muslim).

(Baca juga : Selain Jadi Pesepak Bola Sukses, Pogba Juga Konon Muslimin yang Taat )

Secara umum, NabiShalallahu’alaihi wa sallam juga mendoakan keburukan atas para pengkhianat urusan umat ini. Sabdanya :

اللَّهُمَّ مَنْ وَلِيَ مِنْ أَمْرِ أُمَتِيْ شَيْئًا فَشَقَ عَلَيْهِمْ فَاشْقُقْ عَلَيْهِ
“Ya Allah, siapa saja yang mengurus suatu urusan umatku lalu dia mempersulit mereka, maka persulit urusannya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Berkata al imam Nawawi rahimahullah :

اعلم أن هذا الباب واسع جدا، وقد تظاهر على جوازه نصوص الكتاب والسنة، وأفعال سلف الأمة وخلفها، وقد أخبر الله سبحانه وتعالى في مواضع كثيرة معلومة من القرآن عن الأنبياء صلوات الله وسلامه عليهم بدعائهم على الكفار

“Ketahuilah bahwa permasalahan ini sangat luas. Telah jelas kebolehan hal tersebut (mendoakan keburukan kepada orang yang berbuat zalim) berdasarkan nash-nash Al Qur`an dan As sunnah. Juga berdasarkan perbuatan generasi umat Islam terdahulu (salaf) maupun generasi terkemudian (khalaf), dan Allah ta’ala juga telah menyebutkan di banyak tempat dalam al Qur’an tentang para nabi-nabinya yang mendoakan kecelakaan atas orang-orang kafir.”(Al Adzkar An-Nawawiyyah.hlm 479)

Baca juga : Sikapi Perkembangan Kamtibmas, Anies Siapkan RPP untuk Pelajar di Jakarta )

Kesimpulannya, mendoakan keburukan kepada orang lain itu dilarang dalam agama, kita diperintahkan untuk mendoakan kebaikan kepada sesama muslim bahkan orang kafir dengan memohonkan hidayah kepada mereka.

Namun bila karena suatu sebab, boleh kita meminta kepada Allah untuk membalas kejahatan orang lain, dan meskipun itu makruh tapi secara umum masih lebih baik dari pada kita sendiri yang berusaha untuk membalasnya. Dan kalau kezaliman itu menyangkut kepentingan umum apalagi agama, hukumnya tidak makruh lagi.

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Doa Khusus di Hari Tasyrik,...
Doa Khusus di Hari Tasyrik, Jangan Lupa Amalkan!
Doa Niat Berkurban Iduladha...
Doa Niat Berkurban Iduladha Lengkap dengan Artinya
Doa Memasuki Bulan Zulhijjah,...
Doa Memasuki Bulan Zulhijjah, Jangan Dilewatkan!
Doa Saat Memasuki Masjidil...
Doa Saat Memasuki Masjidil Haram, Singkat dan Mudah Dihapal Jemaah Haji
Doa Saat Melihat Kakbah...
Doa Saat Melihat Kakbah Lengkap dengan Artinya
Rekomendasi
Penemuan DNA Kuno Mengubah...
Penemuan DNA Kuno Mengubah Arah Sejarah Manusia
Ilmuwan Ungkap Sa-Nakht...
Ilmuwan Ungkap Sa-Nakht Firaun Raksasa yang Tak Pernah Tercatat dalam Sejarah
Objek Misterius Menerangi...
Objek Misterius Menerangi Langit Malam di Jepang Bagian Barat
Artikel Terkini
9 Hadis tentang Pernikahan,...
9 Hadis tentang Pernikahan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Ingin Menikah? Bulan...
Ingin Menikah? Bulan Zulhijjah dan Muharram Jadi Waktu yang Penuh Keberkahan
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Cerita Unik Khalifah...
Cerita Unik Khalifah Al-Mahdi: Bangun Insfrastruktur Makkah dan Tradisi Parfum di Masjidil Haram
Data Kemenhaj, 6.333...
Data Kemenhaj, 6.333 Jemaah Haji Kembali ke Tanah Air
Infografis
10 Kota Israel Dihuni...
10 Kota Israel Dihuni Banyak Umat Islam, Ada yang 99% Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved