Tanda Irhashat Menjelang Kelahiran Rasulullah yang Mulia

loading...
Tanda Irhashat Menjelang Kelahiran Rasulullah yang Mulia
Beberapa riwayat menyebutkan telah terjadi irhashat (tanda-tanda awal yang menunjukkan kenabian) ketika Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam dilahirkan. Foto/dok madani
Irhashat adalah pertanda untuk menunjukkan tanda kelahiran seorang Nabi (sebelum kenabian). Irhasat ini merupakan peristiwa luar biasa yang tidak terjadi kecuali pada seorang Nabi.

Menjelang kelahiran Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم, ada beberapa peristiwa luar biasa yang menjadi Irhashat beliau. Hal ini menunjukkan kemuliaan beliau sebagai makhluk teragung sepanjang zaman.(Baca Juga: 14 Keistimewaan Nabi Muhammad yang Tidak Dimiliki Manusia Lain)

Syeikh Shafiyyur-Rahman Al-Mubarakfury dalam Sirah Nabawiyah yang bersumber dari Kitab Ar-Rahiqul Makhtum menyebut bahwa Sayyidul Mursalin Rasulullahصلى الله عليه وسلم lahir di tengah kabilah besar, Bani Hasyim di Makkah pada hari Senin, 9 Rabi'ul Awwal, tahun Gajah atau 40 tahun berlalunya kekuasaan Kisra Anusyirwan. Namun, riwayat lain yang populer menyebut kelahiran beliau tanggal 12 Rabi'ul Awwal sebagaimana diperingati kaum muslimin di Indonesia.

Beberapa riwayat menyebutkan telah terjadi irhashat (tanda-tanda awal yang menunjukkan kenabian) ketika beliau shallallahu 'alaihi wa sallam dilahirkan. Di antaranya: (1) Runtuhnya 14 balkon istana kekaisaran. (2) Padamnya api yang sekian lama disembah oleh kaum Majusi. (3) Hancurnya gereja-gereja di sekitar danau Saawah setelah
airnya menyusut. Riwayat ini dilansir oleh Imam ath-Thabari dan Al-Baihaqi.



Tanda Irhashat yang mengiringi peristiwa kelahiran Rasulullah juga diceritakan dalam Kitab 'Dalail Nubuwwah' karya Al-Hafidz al-Mustaghfiry. Salah satu peristiwanya dialami seorang bernama Amru bin Murah al-Jahny yang meriwayatkan sebagai berikut: "Dulu pada masa Jahiliyyah, aku dan rombonganku pernah sedang menunaikan haji di Makkah (versi haji kaum Jahiliyah sebelum masa kenabian).

Pada suatu malam, aku bermimpi melihat cahaya terang benderang memancar dari Ka'bah hingga ke Bukit Tsabir. Tak lama kemudian, terdengarlah suara ghaib dalam bentuk cahaya yang sangat terang benderang mengatakan:

"Telah tersingkap kegelapan. Telah bersinar cahaya yang menerangi. Telah diutus seorang Khatamun an-Anbiyya(Nabi akhir zaman) yang menerangi segala penjuru lain." Tampaklah bagiku istana-istana Hairah dan putihnya Madyan. Cahaya itu menampakkan suara: "Telah datang Islam. Telah tumbang berhala-berhala. Telah tersambung jalinan silaturrahim."



Lantas aku pun terbangun dari tidurku. Aku menceritakan mimpi yang kualami pada rombonganku tentang apa yang akan terjadi di Makkah dari suku Quraisy. Tak lama setelah kami pulang ke negeri kami, kami pun mendengar berita bahwa Ahmad (Muhammad) telah diutus ke muka bumi." (Baca Juga: Keutamaan Maulid Nabi Muhammad yang Jarang Diketahui Orang)
halaman ke-1 dari 2
cover top ayah
وَلَقَدۡ يَسَّرۡنَا الۡقُرۡاٰنَ لِلذِّكۡرِ فَهَلۡ مِنۡ مُّدَّكِرٍ
Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al-Qur'an untuk pelajaran, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?

(QS. Al-Qamar:22)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video