Maulid Nabi

Kisah Sedih di Usia 8 Tahun: Ibu dan Kakek Rasulullah Wafat

loading...
Kisah Sedih di Usia 8 Tahun: Ibu dan Kakek Rasulullah Wafat
Ilustrasi/Ist
TATKALA Nabi Muhammad SAW berumur enam tahun, ibunda Siti Aminah membawanya berziarah ke makam ayahandanya Abdullah di Madinah (Yatsrib). Siti Aminah membawa serta Ummu Aiman untuk mendampinginya. (Baca juga: Awalnya Halimah Tak Berminat Membawa Bayi Muhammad karena Yatim dan Miskin)

Siti Aminah tinggal di sana selama satu bulan, kemudian kembali ke Makkah. Tetapi dalam perjalanan pulang itu Siti Aminah jatuh sakit, kemudian meninggal dan dikuburkan di Abwa’ yang berada antara Makkah dan Madinah.

Muhammad Husain Haekal dalam bukunya yang berjudul Sejarah Hidup Muhamad menceritakan oleh Umm Aiman, beliau dibawa pulang ke Makkah. Beliau pulang dengan dengan tangis dan hati yang pilu. Beliau merasakan hidup yang makin sunyi. (Baca juga: Kecam Penghinaan Nabi Muhammad, Iran Panggil Diplomat Prancis)

Kakek Abdul-Muthalib memang sangat mencintainya. Tetapi sungguhpun begitu, kenangan sedih sebagai anak yatim-piatu itu bekasnya masih mendalam sekali dalam jiwanya sehingga di dalam Qur'anpun disebutkan, ketika Allah mengingatkan Nabi akan nikmat yang dianugerahkan kepadanya itu:



اَلَمۡ يَجِدۡكَ يَتِيۡمًا فَاٰوٰى
وَوَجَدَكَ ضَآ لًّا فَهَدٰى

"Bukankah engkau dalam keadaan yatim-piatu? Lalu diadakanNya orang yang akan melindungimu? Dan menemukan kau kehilangan pedoman, lalu ditunjukkanNya jalan itu?" (Qur'an, 93: 6-7)

Tentu saja Muhammad kecil sangat berduka ditingggal ibunya. Sekarang anak kecil itu menjadi seorang yatim piatu. (Baca juga: Arab Saudi Kecam Kartun yang Menghina Nabi Muhammad SAW)



Diasuh Abdul Muthalib
Sepeninggal Ibunda Aminah, Muhammad sepenuhnya diasuh oleh kakeknya Abdul Muthallib yang sangat menyayanginya melebihi sayangnya kepada anak-anaknya.
halaman ke-1 dari 3
cover top ayah
وَلَـقَدۡ زَيَّـنَّا السَّمَآءَ الدُّنۡيَا بِمَصَابِيۡحَ وَجَعَلۡنٰهَا رُجُوۡمًا لِّلشَّيٰطِيۡنِ‌ وَاَعۡتَدۡنَا لَهُمۡ عَذَابَ السَّعِيۡرِ
Dan sungguh, telah Kami hiasi langit yang dekat, dengan bintang-bintang dan Kami jadikannya (bintang-bintang itu) sebagai alat-alat pelempar setan, dan Kami sediakan bagi mereka azab neraka yang menyala-nyala.

(QS. Al-Mulk:5)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video