Mengapa Bahasa Arab Dipilih sebagai Bahasa Al-Qur'an?

Sabtu, 09 Mei 2020 - 08:30 WIB
loading...
Mengapa Bahasa Arab...
Ustaz DR Miftah el-Banjary, pakar Ilmu Linguistik Arab dan Tafsir Al-Quran. Foto/Ist
A A A
Ustaz Dr Miftah el-Banjary MA
Kepala Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA)
Program Pascasarjana IAI Cipasung Tasikmalaya

Sesungguhnya Kitab suci Al-Qur'an diturunkan dalam bahasa Arab. Sebagian orang menduga bahwa diturunkannya wahyu Ilahi ini ke dalam bahasa Arab, boleh jadi disebabkan turunnya kepada bangsa Arab di negeri Arab, oleh karena itu Al-Qur'an berbahasa Arab .

Barangkali dugaan yang sama pula, sekiranya turunnya di Persia, maka Al-Qur'an berbahasa Persia atau jika turunnya di Eropa maka hal yang sama Al-Qur'an berbahasa Eropa. Boleh jadi, Al-Qur'an turun di Asia atau Indonesia akan berbahasa Melayu yang kita pahami hari ini. Jika demikian, pemahaman kebanyakan orang seperti itu, tentu keliru.

Ada alasan lain yang mendasari mengapa Allah Ta'ala memilih dan menentukan bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur'an . Bukan sekadar masyarakat penerima pertama wahyu tersebut merupakan bangsa Arab, akan tetapi lebih jauh dari itu, disebabkan kelebihan serta keistimewaan bahasa Arab yang tidak dimiliki bahasa lain di dunia.

Bahasa Arab dipilih sebagai bahasa Al-Qur'an , faktor utamanya karena ia memiliki kemampuan menampung makna dan pesan wahyu Ilahiyyah yang sangat luas dan kaya dan ini tidak dimiliki bahasa lainnya di dunia. Hal ini bisa terlihat dari kekayaan kosakata yang dimilikinya.

Menurut pandangan Utsman Ibnu Jinni (932-1002 M), kosakata bahasa Arab pada umumnya mempunyai dasar tiga huruf mati yang dapat dibentuk dengan berbagai bentuk yang setiap perubahan bentuknya masih dapat menghasilkan berbagai makna dari akar kata yang sama.

Misalnya, kata qâala (قال) artinya berkata yang terambil dari huruf qaf, wauw dan lam. Dari kata qa-wauw- lam itu semuanya dapat dibentuk menjadi tiga bentuk yang masing-masing bentuk memiliki makna yang berbeda-beda. Betapa pun ada huruf yang didahulukan atau di belakangkan, kesemuanya mengandung makna dasar yang menghimpunnya.

Kata Qaala (قال) yang berarti berkata mengisyaratkan gerakan yang mudah dari mulut ke lidah. Karena itu, huruf pertama yang digunakan haruslah bergerak, bukankah upaya untuk berkata dalam arti menggerakkan mulut dan lidah.

Jika komposisi huruf-huruf itu dibolak-balikkan menjadi wa-qa-la (وقل) maka akan menghasilkan makna lain, yaitu mengangkat kaki dengan memantapkan kaki sebelahnya sebagai tumpuan untuk menjaga keseimbangan tubuh. Hal ini pun maknanya merujuk pada adanya gerak atau gerakan.

Pun demikian, jika posisi kata lainnya diubah menjadi "la-qi-ya" (لقي) yang artinya bergerak menuju sesuatu untuk bertemu atau berjumpa. (Baca Juga: 50 Istilah Arab yang Populer di Masyarakat Berikut Artinya)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Momen Vicky Shu Belajar...
Momen Vicky Shu Belajar Al-Fatihah Bahasa Isyarat Bersama Disabilitas Tunarungu
Berapa Lama Seluruh...
Berapa Lama Seluruh Ayat Al Quran Diturunkan? Ini Fakta di Balik 22 Tahun Perjalanannya!
Dukung Pemenuhan Kebutuhan...
Dukung Pemenuhan Kebutuhan Al-Qur'an, Sinar Mas Wakafkan 2.000 Mushaf kepada ICMI
Segera Hadir untuk Umat...
Segera Hadir untuk Umat Muslim, Al-Qur’an Terjemah Bahasa Betawi
Penjelasan Mulianya...
Penjelasan Mulianya Kedudukan Perempuan dalam Al-Qur'an
Wamenag Jelaskan Inovasi...
Wamenag Jelaskan Inovasi Mushaf Al-Qur’an Isyarat kepada Menteri Besar Kelantan
Rekomendasi
Ilmuwan Ungkap Teka-teki...
Ilmuwan Ungkap Teka-teki Fenomena Kematian Paus di Dasar Laut
Dipercaya untuk Melukai...
Dipercaya untuk Melukai Nabi Muhammad, Fenomena Batu Besar Ini di Luar Nalar
Mengapa Ikan Kiamat...
Mengapa Ikan Kiamat Dikaitkan dengan Bencana Alam, Ini Jawaban Ilmiahnya
Artikel Terkini
Suap-Menyuap Termasuk...
Suap-Menyuap Termasuk Bentuk Korupsi yang Dilaknat, Begini Penjelasannya
Mengapa Korupsi Diharamkan...
Mengapa Korupsi Diharamkan dan Termasuk Dosa Besar dalam Islam?
Curang dalam Islam:...
Curang dalam Islam: Ancaman Pelaku Kecurangan dalam Al-Qur'an dan Hadis, Bukan Golongan Rasulullah
4 Kisah Menuntut Ilmu...
4 Kisah Menuntut Ilmu dalam Al-Qur'an yang Penuh Hikmah, dari Nabi Musa hingga Burung Hudhud
Belajar Agama Lewat...
Belajar Agama Lewat Media Sosial, Ini Etika yang Harus Diperhatikan Muslim
Hukum Ngaji Online Menurut...
Hukum Ngaji Online Menurut Gus Baha, Kapan Lewat Internet dan Kapan Harus Berguru Langsung?
Infografis
Janji Lindungi Muslim,...
Janji Lindungi Muslim, Putin Kutuk Pembakaran Al-Qur'an di Swedia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved