Membangun Kota Kufah, Khalifah Umar Tegur Keras Sa'ad Bin Abi Waqqash

Senin, 09 November 2020 - 13:39 WIB
loading...
Membangun Kota Kufah,...
Ilustrasi/Ist
A A A
SA'AD bin Abi Waqqash mengutus Abdullah bin al-Mu'tam dari Mosul dan Qa'qa' bin Amr dari Jalula untuk meneliti tempat yang baik buat pemukiman orang-orang Arab seperti digambarkan oleh Khalifah Umar bin Khattab .

Sementara itu, Amirulmukminin juga menanyakan orang-orang di sekitarnya di Madinah siapa yang tahu tentang seluk beluk tempat di Irak. Adakah yang mengetahui tempat yang cocok untuk pemukiman orang-orang Arab.

Pertama, daerah yang akan dipilih untuk pemukiman harus kering seperti di pedalaman, tetapi ada sumber air yang bagus. Kedua, jangan terhalang oleh lautan atau jembatan untuk pengiriman bala bantuan kepada pasukan yang tinggal di daerah itu jika sewaktu-waktu diperlukan. (Baca juga: Di Persia, Orang-Orang Arab Menjadi Kurus dan Loyo )

Muhammad Husain Haekal dalam bukunya berjudul " Umar bin Khattab " memaparkan mereka sependapat bahwa kota Kufah yang di dekat Hirah itulah letak yang terbaik. Kufah kotanya hijau, segar dan sehat, seperti Hirah, terletak di sepanjang Furat, dan tidak jauh dari padang pasir.

Sa’ad berangkat dari Mada'in ke Kufah dan mencari tempat yang paling tinggi. Di tempat itu ia membangun sebuah masjid , dan halaman luas di sekitarnya kira-kira sejauh sasaran anak panah dari tengah masjid, dibiarkan untuk dijadikan pasar bagi orang yang berjual beli. (Baca juga: Penyerangan Delta Furat dan Tigris Tanpa Izin Khalifah Umar bin Khattab )

Sesudah masjid dibangun, kemudian dipasang sebuah tenda seluas dua ratus depa dengan tiang-tiang dari pualam yang diambil dari istana-istana Kisra , langit-langitnya menyerupai langit-langit gereja Romawi.

Di sekeliling pekarangan masjid digali parit supaya orang tidak berebut menyerbu bangunan itu.

Seorang ahli bangunan orang Persia membangun sebuah rumah model bangunan Kisra dari batu merah untuk Sa’ad yang sekaligus dijadikan baitulmal, berhadapan dengan mesjid dan diberi nama Istana Sa’ad .

Di sekitar halaman masjid dibangun pula tempat-tempat tinggal tentara, setiap kabilah memilih tempatnya sendiri kemudian dipasang kemah.

Sesudah keadaan mereka mantap Sa’ad menulis laporan kepada Khalifah Umar bin Khattab. Isinya: "Saya sudah sampai di sebuah tempat di Kufah, terletak di antara daratan Hirah dengan Sungai Furat. Di, tempat ini rerumputan esparto dan tanaman untuk makan ternak tumbuh subur. Saya biarkan pasukan Muslimin memilih tempat ini atau Mada'in. (Baca juga: Ketika Khalifah Umar bin Khattab Memimpin Perang dari Jarak Jauh )

Mereka yang senang tinggal di Mada'in saya biarkan di sana sebagai tempat pengintaian."

Akhirnya permukiman di Kufah tentara itu pun jadi. Kekuatan mereka pun sudah pulih. Mereka meminta izin kepada Umar akan mendirikan tempat-tempat tinggal dari batang-batang buluh (bambu) yang lebih tahan dibandingkan kemah. Umar mengizinkan dengan suratnya yang mengatakan: "Barak tentara lebih penting bagi kalian. Saya tidak ingin menentang kalian."

Begitu surat Umar dibacakan kepada mereka, segera mereka mendirikan tempat-tempat tinggal dari batang-batang buluh. Tetapi kemudian terjadi kebakaran di tempat itu yang melalap semua tempat tinggal mereka.

Malam itu mereka sudah tak mempunyai tempat berteduh lagi. Adakah mereka akan mengulang lagi kembali ke kemah? Itu adalah tempat berteduh yang mutlak perlu untuk melindungi orang dari tempat terbuka. Tetapi mereka kini sudah biasa tinggal dalam rumah sehingga mereka tidak tahan lagi tinggal di kemah-kemah. (Baca juga: Lagi, 100.000 Pasukan Persia Tewas di Jalula, Sisanya Terdesak Lari ke Iran )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Doa Umar bin Khattab...
Doa Umar bin Khattab agar Bisa Meninggal di Tanah Suci
Kisah Runtuhnya Kekaisaran...
Kisah Runtuhnya Kekaisaran Sassaniyah: Transformasi Jati Diri Bangsa Persia di Bawah Islam
Asal-usul Nama Iran:...
Asal-usul Nama Iran: Mengapa Identitas Persia Ditinggalkan?
Raja Yazdigird Terasing...
Raja Yazdigird Terasing : Runtuhnya Kekuasaan Persia di Tangan Khalifah Utsman bin Affan
Jejak Hormuz dan Khalid...
Jejak Hormuz dan Khalid bin Walid: Dari Duel Maut hingga Gerbang Penaklukan Persia
Kisah Khalifah Umar...
Kisah Khalifah Umar bin Khattab yang Ingin Mati Syahid dan Doa-doanya
Rekomendasi
Danau Hantu Pagi Hari...
Danau Hantu Pagi Hari Airnya Luber, Beberapa Jam Kemudian Mengering
Fenomena Ledakan Gurita...
Fenomena Ledakan Gurita Langka Melanda Perairan Inggris
Subuh ke Magrib hanya...
Subuh ke Magrib hanya 1 Jam, Puasa di Murmansk Cuma 60 Menit
Artikel Terkini
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Perilaku Manusia Modern...
Perilaku Manusia Modern dan Tanda Dekatnya Fitnah Dajjal
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved