PCNU Jakpus: Pentingnya Memperkuat Hubungan Ulama dan Umara

loading...
PCNU Jakpus: Pentingnya Memperkuat Hubungan Ulama dan Umara
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jakarta Pusat, Gus Syaifuddin, saat pembukaan Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) angkatan ke-255 di Jakarta Selatan, Jumat (13/11/2020). Foto/Ist
Dalam satu Hadis yang diriwayatkan Imam Abu Nu'aim,Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Ada dua golongan manusia yang jika mereka baik, akan baik seluruh manusia, dan jika mereka rusak, akan rusaklah seluruh manusia. Mereka adalah ulama dan umara."

Betapa pentingnya hubungan baik ulama dan umara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Keduanya mempunyai peran yang menentukan kebaikan sebuah bangsa. Apabila hubungan keduanya tidak baik, maka rakyat akan menjadi korbannya. (Baca Juga: Santri dan Ulama Depok Bangga Kotanya Dipimpin Seorang Kiai)

Demikian pesan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Jakarta Pusat, Gus Syaifuddin, saat pembukaan Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) angkatan ke-255 PCNU Jakarta Pusat di Jakarta Selatan, Jumat (13/11/2020).

Gus Syaifuddin mengingatkan kepada 44 ketua Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) untuk memperkuat hubungan ulama dan umara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Gus Syaifuddin menerangkan, hadis di atas menggambarkan begitu pentingnya peran keduanya dalam mewujudkan kehidupan yang baik.



"Hadirnya Bapak Bayu Meghantara (Wali Kota Jakarta Pusat) bersama jajarannya di acara pembukaan MKNU ini merupakan bukti bahwa hubungan antara PCNU Jakpus dan Umara semakin kuat," tegasnya. (Baca Juga: Peringati Maulid Nabi, Warga Nahdliyin Gelar Jerman Bersholawat)

Gus Syaifuddin berharap para ketua Ranting NU bersemangat menjalin hubungan dengan pihak pemerintah di tempatnya. "Setelah mengikuti MKNU ini, para ketua ranting langsung agendakan berkunjung dan silaturahim ke lurahnya masing-masing," ujarnya.

Bayu Meghantara mengatakan sebagai pemerintah, pihaknya akan mendukung kegiatan keagamaan dan sosial NU Jakarta Pusat. "Dalam berorganisasi, ada dua poin utama yang harus dilakukan pengurus NU. Pertama, rasa memiliki. Kedua, menjaga komunikasi. Jika keduanya dilakukan oleh para pengurus NU, saya yakin NU di Jakarta Pusat akan semakin maju," katanya. (Baca Juga: Peringatan Hari Santri, Kolaborasi Umara dan Ulama Jadi Kunci)
(rhs)
cover top ayah
مَا يَلۡفِظُ مِنۡ قَوۡلٍ اِلَّا لَدَيۡهِ رَقِيۡبٌ عَتِيۡدٌ
Tidak ada suatu kata yang diucapkannya melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu siap (mencatat).

(QS. Qaf:18)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video