Doa-doa Para Nabi yang Tercantum Dalam Al-Qur'an
Rabu, 18 November 2020 - 17:58 WIB
loading...
A
A
A
"Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.” (QS. Al A’raf : 23).
(Baca juga : Beredar Foto Anies Baswedan Jadi Imam Salat Magrib di Polda, Warganet Doakan Jadi Presiden )
2.Doa beramal Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail
Nabi Ibrahim dan putranya, Nabi Ismail, bergotong-royong membangun sebuah rumah Allah di Makkah. Itulah Ka’bah yang hingga kini menjadi kiblat umat muslim sedunia. Saat menyelesaikan pembangunan Baitullah, kedua nabi berdoa agar amalan mereka diterima Allah ta’ala.
وَإِذْ يَرْفَعُ إِبْرَٰهِۦمُ ٱلْقَوَاعِدَ مِنَ ٱلْبَيْتِ وَإِسْمَٰعِيلُ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّآ ۖ إِنَّكَ أَنتَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْعَلِيمُ
Wa iż yarfa'u ibrāhīmul-qawā'ida minal-baiti wa ismā'īl, rabbanā taqabbal minnā, innaka antas-samī'ul-'alīm
"Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Baqarah : 127).
(Baca juga : Rugi Akibat Kejahatan Siber Tembus Rp8.160 Triliun )
3.Doa kesembuhan Nabi Ayyub
Nabiyullah Ayyub mendapat salah satu ujian Allah yang terberat. Ujian tersebut yakni semua keturunannya meninggal, hartanya hangus tak tersisa, ditambah penyakit yang merusak tubuh perkasa dan wajah tampannya. Namun semua itu dihadapi sang utusan Allah dengan sangat sabar.
Doa beliau untuk kesembuhannya ini sangat menarik. Beliau tidak meminta kesembuhan, namun hanya memuji Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Setelah memanjatkan doa ini, penyakit yang dideritanya bertahun-tahun itu pun sembuh. Bahkan tak hanya itu, keturunan dan hartanya pun kembali diberikan Allah dengan jumlah berlipat ganda dari sebelumnya.
(Baca juga : Dongkrak Pariwisata, Jabar Kembangkan 76 Objek Wisata Baru Berbasis Alam )
۞ وَأَيُّوبَ إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُۥٓ أَنِّى مَسَّنِىَ ٱلضُّرُّ وَأَنتَ أَرْحَمُ ٱلرَّٰحِمِينَ
Wa ayyụba iż nādā rabbahū annī massaniyaḍ-ḍurru wa anta ar-ḥamur-rāḥimīn
"(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.” (QS. Al Anbiya : 83).
(Baca juga : Beredar Foto Anies Baswedan Jadi Imam Salat Magrib di Polda, Warganet Doakan Jadi Presiden )
2.Doa beramal Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail
Nabi Ibrahim dan putranya, Nabi Ismail, bergotong-royong membangun sebuah rumah Allah di Makkah. Itulah Ka’bah yang hingga kini menjadi kiblat umat muslim sedunia. Saat menyelesaikan pembangunan Baitullah, kedua nabi berdoa agar amalan mereka diterima Allah ta’ala.
وَإِذْ يَرْفَعُ إِبْرَٰهِۦمُ ٱلْقَوَاعِدَ مِنَ ٱلْبَيْتِ وَإِسْمَٰعِيلُ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّآ ۖ إِنَّكَ أَنتَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْعَلِيمُ
Wa iż yarfa'u ibrāhīmul-qawā'ida minal-baiti wa ismā'īl, rabbanā taqabbal minnā, innaka antas-samī'ul-'alīm
"Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Baqarah : 127).
(Baca juga : Rugi Akibat Kejahatan Siber Tembus Rp8.160 Triliun )
3.Doa kesembuhan Nabi Ayyub
Nabiyullah Ayyub mendapat salah satu ujian Allah yang terberat. Ujian tersebut yakni semua keturunannya meninggal, hartanya hangus tak tersisa, ditambah penyakit yang merusak tubuh perkasa dan wajah tampannya. Namun semua itu dihadapi sang utusan Allah dengan sangat sabar.
Doa beliau untuk kesembuhannya ini sangat menarik. Beliau tidak meminta kesembuhan, namun hanya memuji Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Setelah memanjatkan doa ini, penyakit yang dideritanya bertahun-tahun itu pun sembuh. Bahkan tak hanya itu, keturunan dan hartanya pun kembali diberikan Allah dengan jumlah berlipat ganda dari sebelumnya.
(Baca juga : Dongkrak Pariwisata, Jabar Kembangkan 76 Objek Wisata Baru Berbasis Alam )
۞ وَأَيُّوبَ إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُۥٓ أَنِّى مَسَّنِىَ ٱلضُّرُّ وَأَنتَ أَرْحَمُ ٱلرَّٰحِمِينَ
Wa ayyụba iż nādā rabbahū annī massaniyaḍ-ḍurru wa anta ar-ḥamur-rāḥimīn
"(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.” (QS. Al Anbiya : 83).
Lihat Juga :