Begini Adab Serta Doa Masuk dan Keluar Masjid

Selasa, 08 Desember 2020 - 07:25 WIB
loading...
Begini Adab Serta Doa...
Masjidil Haram/Foto/Ilustrasi/zaudigazette
A A A
KATA masjid terulang sebanyak 28 kali di dalam Al-Qur’an . Menurut Prof Dr Muhammad Quraish Shihab dalam Wawasan Al-Qur’an (2000), dari segi bahasa, kata masjid terambil dari akar kata sajada-sujud, yang berarti patuh, taat, serta tunduk dengan penuh hormat dan ta’dzim. Meletakkan dahi, kedua tangan, lutut, dan kaki ke bumi, yang kemudian dinamai sujud oleh syariat, adalah bentuk lahiriah yang paling nyata dari makna-makna di atas.

Itulah sebabnya mengapa bangunan yang dikhususkan untuk melaksanakan salat dinamakan masjid, yang artinya "tempat bersujud." (Baca juga: Dugaan Politik Uang, Massa Gerebek Kampanye Gelap di Masjid )

Dalam pengertian sehari-hari, masjid merupakan bangunan tempat salat kaum Muslim. Tetapi, karena akar katanya mengandung makna tunduk dan patuh, hakikat masjid adalah tempat melakukan segala aktivitas yang mengandung kepatuhan kepada Allah semata. Karena itu Al-Qur’an surat Al-Jin ayat 18, misalnya, menegaskan bahwa:

وَأَنَّ الْمَسَاجِدَ لِلَّهِ فَلَا تَدْعُوا مَعَ اللَّهِ أَحَدًا

Sesungguhnya masjid-masjid itu adalah milik Allah, karena janganlah menyembah selain Allah sesuatu pun.” (QS Al-Jin: 18)

Selain itu, Quraish Shihab dalam buku yang sama juga mengemukakan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Telah dijadikan untukku (dan untuk umatku) bumi sebagai masjid dan sarana penyucian diri.” (HR Bukhari dan Muslim melalui Jabir bin Abdullah).

Dari Jabir bin ‘Abdillah, Rasulullah SAW bersabda,

وَجُعِلَتْ لِىَ الأَرْضُ مَسْجِدًا وَطَهُورًا ، وَأَيُّمَا رَجُلٍ مِنْ أُمَّتِى أَدْرَكَتْهُ الصَّلاَةُ فَلْيُصَلِّ

“Seluruh bumi dijadikan sebagai tempat salat dan untuk bersuci. Siapa saja dari umatku yang mendapati waktu salat, maka salatlah di tempat tersebut” (HR. Bukhari no. 438 dan Muslim no. 521).

Doa Masuk Masjid
Rasulullah SAW menganjurkan membaca doa pada saat masuk dan keluar masjid sebagaimana terdapat dalam hadis Abu Sa’id radhiyallahu 'anhu:

إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمُ الْمَسْجِدَ فَلْيَقُلِ اللَّهُمَّ افْتَحْ لِى أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ. وَإِذَا خَرَجَ فَلْيَقُلِ اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ

Artinya: "Jika salah seorang di antara kalian memasuki masjid, maka ucapkanlah, 'Allahummaf-tahlii abwaaba rahmatik' (Ya Allah, bukakanlah pintu-pintu rahmat-Mu). Jika keluar dari masjid, ucapkanlah: 'Allahumma inni as-aluka min fadhlik' (Ya Allah, aku memohon pada-Mu di antara karunia-Mu)" (HR. Muslim 713)

Jadi doa masuk masjid umumnya cukup membaca: Allaahumaghfirlii dzunuubii waftah lii abwaaba rahmatika.

Baca juga: Begini Makna Anak yang Saleh yang Mendoakan Kedua Orang Tuanya

Sedangkan dalam buku Majmu’ Syarif oleh Mujahidin Nur dan tim disebutkan doa masuk masjid adalah sbb:

اعوذ بالله العلي العظيم وبوجهه الكريم وبسلطانه القديم من الشيطان الرجيم الحمد لله رب العالمين اللهم صل وسلم علي محمد وعلي آل محمد اللهم اغفرلي ذنوبي وافتح لي أبواب رحمتك

"A'uudzu billahil 'aliyyil 'azhiimi. Wa biwajhihil kariimi, wa bisulthaanihil qadiimi minasy syaythaanir rajiimi alhamdu lillahi rabbil 'aalamiina. Allaahumma shalli wa sallim 'alaa muhammadin wa 'alaa aali muhammadin. Allaahumaghfirlii dzunuubii waftah lii abwaaba rahmatika."

Artinya: “Aku berlindung kepada Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Besar. Dan demi wajah-Nya yang Maha Mulia dan dengan kekuasaan-Nya yang tak berpermulaan (berlindung aku) dari kejahatan setan yang terkutuk. Segala puji kepunyaan Allah Tuhan semesta alam. Ya Allah, sanjung dan selamatkanlah Nabi Muhammad SAW dan keluarganya. Ya Allah, ampunilah segala dosaku dan bukakanlah bagiku segala pintu rahmat-Mu.”

Sementara itu, doa keluar masjid adalah sbb:

اَللهُمَّ اِنِّى اَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ

"Allaahumma innii as’aluka min fadhlika."

Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu karunia-Mu.”

Baca juga: 5 Doa Ketika Mengalami Kesulitan

Adab Masuk Masjid

Doa yang berbeda terdapat dalam buku Ensiklopedia Islam Al Kamil yang ditulis oleh Syaikh Muhammad bin Ibrahim bin Abdullah At Tuwaijiri yang menjelaskan tentang adab jika hendak memasuki masjid.

1. Tenang dan tidak terburu-buru.

Disunnahkan bagi seorang muslim masuk masjid dengan kondisi yang tenang, dan tidak mengatupkan antarjari jemarinya, karena sedang dalam salat.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah sallallahu alaihi wasallam bersabda, “Apabila telah dikumandangkan iqamah, maka janganlah mendatanginya dengan berlari-lari, akan tetapi datangilah dengan tenang. Apa yang kalian dapatkan, salatlah dan apa (rakaat) yang tertinggal maka sempurnakanlah. Sesungguhnya salah seorang kalian bila telah berniat menuju salat maka dia dalam salat.”(HR. Bukhari dan Muslim)

2. Mendahulukan kaki kanan ketika masuk masjid.

Disunnahkan bagi seorang muslim jika datang ke masjid, mendahulukan kaki kanan ketika masuk masjid, seraya mengucapkan, “Aku berlindung kepada Allah Yang Maha Agung dan kepada wajah-Nya yang Mulia, dan kekuasaan-Nya yang dahulu, dari setan yang terkutuk.”(HR. Abu Dawud)

3. Mendahulukan kaki kiri ketika keluar masjid.

Disunnahkan jika keluar dari masjid dahulukan kaki kiri seraya mengucapkan, “Dengan nama Allah, salawat dan salam atas Rasulullah, ya Allah sesungguhnya aku memohon karunia-Mu. Ya Allah jagalah aku dari setan yang terkutuk.”(HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah)

4. Mengucapkan salam kepada orang yang berada di dalam masjid, kemudian salat tahiyatul masjid dua rakaat.

5. Berzikir, membaca Al-Qur'an atau Sunnah.

Disunnahkan untuk mengisi waktu saat menunggu hingga salat didirikan dengan berdizikir kepada Allah, membaca Al-Qur'an, atau sunnah-sunnah. Dan berusaha berada di shaf pertama, disisi kanan Imam.

6. Dibolehkan sesekali tidur di masjid.

Hal ini karena boleh dilakukan karena adanya keperluan, seperti orang fakir miskin dan orang asing yang tidak mempunyai tempat tinggal. Tetapi menjadikan masjid sebagai tempat tinggal dan tempat mengobrol itu dilarang, kecuali bagi orang yang beriktikaf dan sebagainya. (Baca juga: Doa Qunut Saat Shalat Subuh dan Qunut Nazilah )
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Bolehkah Mengejar Jabatan...
Bolehkah Mengejar Jabatan dalam Islam? Ini Penjelasan Hadis dan Kisah Nabi Yusuf AS
Mengapa Akhlak Begitu...
Mengapa Akhlak Begitu Penting dalam Islam? Ini Penjelasan Lengkap Berdasarkan Hadis
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Dalil Hadis tentang...
Dalil Hadis tentang Keutamaan Muharram dan Amalannya
Kisah Utsman bin Affan...
Kisah Utsman bin Affan Merobohkan Masjid Nabawi, Bangun Ulang Menjadi Megah
Inilah 4 Masjid yang...
Inilah 4 Masjid yang Harus Dikunjungi Jemaah Haji di Tanah Suci
Rekomendasi
Ajaib! Pohon Beringin...
Ajaib! Pohon Beringin Ini Tak Bisa Ditumbangkan, Beberapa Kali Ditebang Tumbuh Lagi
Jika Sumur Neraka Berpenghuni,...
Jika Sumur Neraka Berpenghuni, Sains Pastikan Bukan Makhluk Sembarangan
Makam Kuno Luxor Simpan...
Makam Kuno Luxor Simpan Rahasia Soal Firaun dan Nabi Musa
Artikel Terkini
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Infografis
7 Masjid Tua di Jakarta...
7 Masjid Tua di Jakarta yang Ikonik dan Sarat Sejarah Islam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved