Khubaib, Orang Pertama yang Mengerjakan Salat Sunnah Sebelum Dibunuh
Rabu, 13 Mei 2020 - 07:30 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian Khubaib berkata, "Ya Allah, hitunglah jumlah mereka, bunuhlah mereka segera, jangan sisakan seorang pun dari mereka". Kemudian Khubaib bersyair: "Aku tidak peduli ketika aku terbunuh sebagai muslim. Di sisi apa pun bagi Allah kematianku. Itu semua pada Tuhan yang satu jika Ia berkehendak. Allah memberikan berkah pada setiap bagian tubuh yang terputus".
Lalu Abu Sirwa’ah 'Uqbah bin al-Harits tegak berdiri membunuh Khubaib. Khubaib adalah orang pertama yang men-sunnah-kan shalat (sunnat) bagi setiap muslim yang terbunuh dalam keadaan sabar. (HR. Al-Bukhari).
Sedemikian kokohnya iman Khubaib sehingga ketika ia diminta oleh kafir Quraisy berbalik dari Islam dan Nabi SAW , ia menjawab: "Jika semua yang ada di atas bumi menjadi milikku, niscaya aku tidak akan pernah berbalik dari Islam".
Subhanallah, inilah keimanan sahabat yang sangat menggetarkan hati. Meski Khubaib dihina dan dibunuh sadis oleh musuh Islam, beliau tetap berpegang teguh kepada tauhid dan wafat dalam keadaan syahid .
Salat Sunnah 2 Rakaat Sebelum Dibunuh
Adapun amalan salat sunnah 2 rakaat yang dikerjakan Khubaib bukanlah amalan biasa. Amalan ini tidak pernah dikerjakan oleh siapapun termasuk sahabat yang lain. (Baca Juga: Berdzikir di Antara Salat Tarawih, Ini Kata Ustaz Abdul Somad)
Menurut Ustaz Abdul Somad , amalan salat sunnah 2 rakaat itu tidak pernah diajarkan Rasulullah SAW . "Hai orang-orang beriman, jika kamu akan dibunuh, salat sunnahlah dua rakaat". Nabi tidak pernah mengatakan demikian.
Namun, salat sunnah dua rakaat ini murni inisiatif dari Khubaib. Maka Khubaib melakukan perbuatan yang tidak dilakukan, tidak diucapkan dan tidak diajarkan Rasulullah SAW . Kendati masuk kategori bid'ah, tapi inilah bid’ah hasanah. Setelah disampaikan kepada Rasulullah SAW , diakui beliau, amalan ini pun menjadi Sunnah Taqririyyah. (Baca Juga: Kisah Perbedaan Pendapat Sahabat Pada Masa Rasulullah SAW)
Wallahu A'lam
Lalu Abu Sirwa’ah 'Uqbah bin al-Harits tegak berdiri membunuh Khubaib. Khubaib adalah orang pertama yang men-sunnah-kan shalat (sunnat) bagi setiap muslim yang terbunuh dalam keadaan sabar. (HR. Al-Bukhari).
Sedemikian kokohnya iman Khubaib sehingga ketika ia diminta oleh kafir Quraisy berbalik dari Islam dan Nabi SAW , ia menjawab: "Jika semua yang ada di atas bumi menjadi milikku, niscaya aku tidak akan pernah berbalik dari Islam".
Subhanallah, inilah keimanan sahabat yang sangat menggetarkan hati. Meski Khubaib dihina dan dibunuh sadis oleh musuh Islam, beliau tetap berpegang teguh kepada tauhid dan wafat dalam keadaan syahid .
Salat Sunnah 2 Rakaat Sebelum Dibunuh
Adapun amalan salat sunnah 2 rakaat yang dikerjakan Khubaib bukanlah amalan biasa. Amalan ini tidak pernah dikerjakan oleh siapapun termasuk sahabat yang lain. (Baca Juga: Berdzikir di Antara Salat Tarawih, Ini Kata Ustaz Abdul Somad)
Menurut Ustaz Abdul Somad , amalan salat sunnah 2 rakaat itu tidak pernah diajarkan Rasulullah SAW . "Hai orang-orang beriman, jika kamu akan dibunuh, salat sunnahlah dua rakaat". Nabi tidak pernah mengatakan demikian.
Namun, salat sunnah dua rakaat ini murni inisiatif dari Khubaib. Maka Khubaib melakukan perbuatan yang tidak dilakukan, tidak diucapkan dan tidak diajarkan Rasulullah SAW . Kendati masuk kategori bid'ah, tapi inilah bid’ah hasanah. Setelah disampaikan kepada Rasulullah SAW , diakui beliau, amalan ini pun menjadi Sunnah Taqririyyah. (Baca Juga: Kisah Perbedaan Pendapat Sahabat Pada Masa Rasulullah SAW)
Wallahu A'lam
(rhs)
Lihat Juga :