Istiqamah Bershalawat, Karunia Allah akan Berlimpah
Minggu, 13 Desember 2020 - 17:48 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga : Pemerintah Pastikan Belum Ada Penetapan Harga Vaksin )
Berkata Syekh Ramadhon Al Buthi, "Redaksi shalawat alil qodri tersebut langsung berasal dari Nabi SAW."
Syaikh Husain Muhammad Syaddad Ba’Umar dalam kitabnya Kaifiyat al-Wushul Liru’yat Sayyidina al-Rasul Muhammad SAW mengatakan;
"Sayyid Ahmad Zaini Dahlan, seorang mufti Makkah al-Mukarramah berkata di dalam majmu’-nya yang terkumpul di dalamnya sejumlah shalawat atas Rasulullah SAW : ”Sesungguhnya salah satu bacaan utama yang banyak diucapkan oleh orang-orang saleh adalah bacaan shalawat al 'alil qodri yang barang siapa membacanya terus menerus pada malam jum’at meskipun satu kali, niscaya akan tersingkap baginya ruh yang menyerupai ruh Rasulullah SAW , ketika dia akan meninggal dan masuk ke dalam kubur. Dia akan melihat bahwa Nabi saw sendiri yang menguburkannya atau memasukkannya ke liang lahat.”
(Baca juga : Jangan Ludahi Wajah Manusia, Cak Nun Sindir Siapa? )
Mungkin saja maknanya adalah ada kebaikan saat meninggal bagi yang rutin bershalawat.
Sebagian orang saleh berkata: ‘Bagi siapa yang rutin membacanya setiap malam sepuluh kali dan pada malam Jum’at sebanyak seratus kali, dia akan memperoleh karunia yang besar dan kebaikan yang melimpah dengan kehendak Allah Ta’ala.”
(Baca juga : Dari Tagar Trending, Puisi dan Video Diunggah Warganet Harap HRS Dibebaskan )
Wallahu A'lam
Berkata Syekh Ramadhon Al Buthi, "Redaksi shalawat alil qodri tersebut langsung berasal dari Nabi SAW."
Syaikh Husain Muhammad Syaddad Ba’Umar dalam kitabnya Kaifiyat al-Wushul Liru’yat Sayyidina al-Rasul Muhammad SAW mengatakan;
"Sayyid Ahmad Zaini Dahlan, seorang mufti Makkah al-Mukarramah berkata di dalam majmu’-nya yang terkumpul di dalamnya sejumlah shalawat atas Rasulullah SAW : ”Sesungguhnya salah satu bacaan utama yang banyak diucapkan oleh orang-orang saleh adalah bacaan shalawat al 'alil qodri yang barang siapa membacanya terus menerus pada malam jum’at meskipun satu kali, niscaya akan tersingkap baginya ruh yang menyerupai ruh Rasulullah SAW , ketika dia akan meninggal dan masuk ke dalam kubur. Dia akan melihat bahwa Nabi saw sendiri yang menguburkannya atau memasukkannya ke liang lahat.”
(Baca juga : Jangan Ludahi Wajah Manusia, Cak Nun Sindir Siapa? )
Mungkin saja maknanya adalah ada kebaikan saat meninggal bagi yang rutin bershalawat.
Sebagian orang saleh berkata: ‘Bagi siapa yang rutin membacanya setiap malam sepuluh kali dan pada malam Jum’at sebanyak seratus kali, dia akan memperoleh karunia yang besar dan kebaikan yang melimpah dengan kehendak Allah Ta’ala.”
(Baca juga : Dari Tagar Trending, Puisi dan Video Diunggah Warganet Harap HRS Dibebaskan )
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :